
aira membawa nampan berisi sarapan tuan muda sakti,sambil berusaha menenangkan hatinya yang tiba tiba protes merasa ingin di hargai."sabarr,,, sabar,,, sekarang ini kau sedang berada dalam cengkraman manusia yang paling menyebalkan sedunia aira, jadi jangan pernah berharap kau akan mendapatkan ucapan terima kasih atas apapun yang kau lakukan, lagian kenapa juga kau terlalu lincah berlagak sok baik pake acara menolong segala siih"?biarkan saja manusia itu merasa kesakitan dan nikmati saja pertunjukannya"celoteh aira dalam hatinya.
tak lama kemudian aira sampai di depan kamar tuan muda sakti dan aira langsung masuk ke dalamnya tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu, aira kemudian meletakkan sarapan tuan muda sakti di atas meja dan kemudian langsung berbalik hendak meninggalkan kamar. "heiii enak saja kau mau pergi seenaknya begitu, kembali ke sini dan suapi aku"bentak tuan muda sakti kepada aira. aira dengan spontan langsung menghentikan langkahnya,dengan muka yang masam aira langsung berbalik dan melayangkan protesnya kepada tuan muda sakti."maaf tuan muda sakti kan kakimu yang terkilir bukan tanganmu"ucap aira."oooh kau sudah mulai berani membangkang yah, kau sudah merasa hebat karena sudah menolongku tadi haah? bentak tuan muda sakti kepada aira.
aira tanpa berbicara langsung melangkah kembali ke arah tuan muda sakti,baginya tidak ada gunanya berdebat dengan manusia yang ada di hadapannya sekarang, tidak pernah akan menang dirinya. aira kemudianlangsung duduk mengambil sendok dan piring, dirinya lalu menyendokkan makanan ke piring dan kemudian langsung menyendokkan kembali makanan itu ke arah tuan muda sakti. dan dengan tidak tahu malunya tuan muda sakti langsung membuka mulutnya dan melahap makanan yang di suapkan ke mulutnya."dasar tua bangka, semoga kau keselek sendok,tidak malu dengan umur, udah kayak anak kecil aja"maki aira dalam hatinya.
__ADS_1
"ambilkan hpku"perintah tuan muda sakti kepada aira, aira langsung beringsut dan mengambilkan hp yang letaknya tidak berada jauh dari tuan muda sakti.tuan muda sakti kemudian mengutak atik hpnya sambil senyum senyum sendiri.aira yang sedari tadi sudah sangat jengkel dengan tuan muda sakti, bertambah dongkol karena dirinya merasa tuan muda sakti sengaja mengerjainya.untuk melampiaskan kejengkelan hatinya aira lalu menyendokkan makanan banyak banyak dan langsung menyuapkan ke dalam mulut tuan muda sakti.
"uhuk,, uuhukk,,airr,, air,, cepaaaattt"teriak tuan muda sakti sambil terbatuk batuk tanpa menoleh kepada aira.wajahnya kemerahan, dan tangannya langsung mengurut ngurut lehernya."mampuusss,,, mati aja sekalian"maki aira dalam hatinya.aira lalu menyodorkan air minum yang berada di samping tuan muda sakti,dan tuan muda sakti langsung menyambar gelas yang di pegang aira dan langsung meneguknya."glukk, glukk,, aaahh leganya".ucap tuan muda sakti dan kemudian dirinya langsung menatap tajam ke arah aira."heiii kau mau membunuhku haah"?bentak tuan muda sakti kepada aira.aira hanya menundukkan pandangannya dengan ketakutan dan tidak berani membantah,aira juga tidak mau meminta maaf karena dirinya memang sengaja membuat tuan muda sakti keselek.
"ayo suapi aku lagi"perintah tuan muda sakti, kali ini aira menyuapkan makanan dengan perlahan lahan karena aira takut dengan tatapan mata tuan muda sakti yang seolah olah ingin menelannya."kau,,, sudah sejauh mana tugas yang aku berikan kepadamu"?sudah selesaikah kau bersihkan kebun belakang itu"?tanya tuan muda sakti kepada aira. ii,,, iya tuan muda, sebentar lagi selesai ucap aira sambil menundukkan pandangannya."ciih makanya kalau di berikan tugas itu yang becus dong, jangan hanya bersantai santai, ingat yah kau di sini ini karena menjalani hukuman bukan karena aku ingin mempekerjakan dirimu"ucap tuan muda sakti. "yeee siapa juga yang mau bekerja dengan manusia sepertimu"sahut aira dalam hatinya.
__ADS_1
"maaf tuan muda, aku kira tadi sudah selesai, makanya aku cepat cepat karena aku ingin segera membersihkan kebun belakang dan tidak hanya bersantai santai saja"ucap aira sengaja mengatakan kembali ucapan tuan muda sakti kepadanya barusan."hhhmmm kau mau menyindirku rupanya, pintar juga kau membalikkan perkataan yang di tujukkan kepadamu yah"ucap tuan muda sakti."cepat kau atur pakaian yang akan aku pakai ke kantor, segera ga pakai lama!!! bentak tuan muda sakti."terserah kau mau mengambilkan baju seperti apa,aku ingin kau berinisitif tidak usah banyak bertanya kepadaku"kata tuan muda sakti ketika melihat raut muka aira yang sudah ingin membuka mulutnya untuk protes kepada tuan muda sakti.
"dasar manusia sinting,mana aku tahu selera pakaianmu yang seperti apa, nyuruh ga pake lama lagi, ku siapkan pakaian dalam aja kau baru tau rasa yah"omel aira panjang pendek dalam hatinya. aira tampak kebingungan ketika masuk ke dalam ruangan yang berisi penuh dengan pakaian tuan muda sakti, dirinya menggaruk garuk kepalanya yang mendadak gatal berulang kali."gila,, pakaian sebanyak ini jadi bingung aku milihnya"keluh aira.aira lalu mengambil stelan jas yang berwarna biru dongker di padukan dengan kemeja putih. "hhmmm ini aja deeh,moga pilihanku tidak mengecewakan"gumam aira.
setelah menyiapkan semua perlengkapan tuan muda sakti untuk ke kantor, aira lalu bergegas keluar dari kamar tuan muda sakti beserta nampan yang berisi bekas sarapan tuan muda sakti. "airaa, aku tunggu 5 menit cepat ganti pakaianmu dan ikut aku ke kantor"teriak tuan muda sakti yang baru keluar dari kamar mandinya kepada aira baru keluar dari dalam kamarnya.sebenarnya aira mendengar teriakan tuan muda sakti tapi kali ini aira berpura pura tidak mendengarkannya."ciihh ngapain manusia itu teriak teriak kayak tarsan, pura pura ga denger aja aahh"kata aira sambil berlalu pergi tanpa mau berbalik lagi.
__ADS_1
"heeiii ada apa tuan muda sakti teriak teriak"?tanya sekretaris pram kepada aira, aira langsung terkejut dengan munculnya sekretaris pram di hadapannya.eehh,,ii,, iya tuan,siapa yang teriak teriak"?tanya aira pura pura balik bertanya kepada sekretaris pram."memangnya kau tidak mendengar suara tuan muda sakti berteriak"?tanya sekretaris pram kepada aira.aira langsung menggelengkan kepalanya dan segera pergi dari hadapan sekretaris pram."mending kabur aja deh, sebelum masalah bertambah, bussyet dah tuh orang muncul dari mana siih, tiba tiba nongol aja udah kayak hantu"ucap aira sambil terus berjalan menjauh dan sekilas aira melirik ke arah sekretaris pram yang tampak melongok ke dalam kamar tuan muda sakti.