Bukan Salah Jodoh

Bukan Salah Jodoh
memulai lembaran baru


__ADS_3

tok,, tok,, tok terdengar suara pintu di ketuk dari luar, "masuklah"terdengar seruan dari dalam ruangan.pintu perlahan lahan terbuka dan tampaklah sosok sekretaris pram, dirinya lalu berjalan mendekat kepada tuan muda sakti yang saat ini sedang duduk di kursi kerjanya." maaf tuan muda, saya sudah memerintahkan kepala pelayan tentang apa yang harus di lakukan wanita itu besok"ucap sekretaris pram sambil menundukan pandangannya.


"hhmmm baiklah, kita liat besok bagaimana pekerjaan cewek sialan itu. semoga tenaganya sebesar nyalinya karena sudah berani mencelakaiku"ucap tuan muda sakti."bagaimana dengan nona amasya tuan muda? haruskah aku mencegah dia keluar negeri ataukah aku akan memberikan pelajaran kepada menejernya karena sudah membuat kekasih tuan lebih mementingkan karirnya di bandingkan cintanya? ucap sekretaris pram kepada tuan muda sakti.


"biarkan saja dia pram,biarkan dirinya memuaskan keinginan hatinya sendiri.walaupun kadang aku sangat ingin menghancurkan karirnya, dan orang orang di sekitarnya agar dirinya tetap berada dalam pelukanku.tapi aku ingin lihat, seberapa sukses karirnya tanpa campur tanganku, seberapa besar cintanya padaku saat aku tidak lagi di sampingnya, akankah amasya tetap merindukanku dan menyesali keputusannya untuk meninggalkanku,ataukah amasya merasakan kebebasan yang selalu dirinya inginkan"ucap sakti kepada sekretaris pram.

__ADS_1


"baiklah tuan muda, aku tidak akan mengambil tindakan apapun untuk nona amasya seperti perintah tuan"ucap sekretaris pram." kau boleh kembali pram, beristrirahatlah" ucap sakti lagi kepada sekretaris pram."baik tuan, terima kasih.akan akan pulang beristirahat"ucap sekretaris pram lalu menundukan tubuh sejenak ke arah tuan muda sakti sebelum dirinya membalikkan tubuhnya menuju ke arah pintu untuk keluar dari ruangan kerja tuan muda sakti.


tinggalah kini tuan muda sakti di dalam ruangan kerjanya, dirinya masih merenung membayangkan penolakan yang di lakukan oleh kekasihnya amasya kepada dirinya."amasya,,amasya haruskah aku melepaskanmu begitu saja? ataukah kau harus menerima hukuman atas perbuatanmu padaku"?sakti berbicara seorang diri.tuan muda sakti lalu mengalihkan pandangannya ke arah jam dinding yang berada di ruang kerjanya,, dan ternyata jam telah menunjukkan pukul 02.00 malam"ooh ternyata sudah larut malam,sebaiknya aku segera beristirahat"ucap sakti lalu beranjak keluar dari ruang kerjanya.sakti lalu berjalan menuju kamarnya untuk segera beristirahat.


tok,, tok,, tok aira,, airaa ayo bangun terdengar suara memanggil perlahan.tok,,tok,, tok, tookkk. aira,, airaaaa suara itu kembali memanggil nama aira dengan nada yang sedikit di naikkan.haah,,,aira langsung membuka matanya seketika dan langsung bangun dari tidurnya."loh ini aku ada di mana yah"?ucap aira kebingungan menatap sekelilingnya,"kenapa aku bisa berada di tempat ini yah"aira memutar otaknya dan seketika dirinya teringat sesuatu. "ooh tuhan sekarang kan aku sedang berada di rumahnya tuan muda sakti untuk menjalani hukuman darinya"ucap aira sambil menepuk jidatnya. "mati aku sekarang jam brapa yah"aira meraih ponselnya untuk melihat jam"ooh tuhan sekarang sudah jam 05.00 pagi sepertinya aku terlambat bangun.tok,,tok, tookk,airaaa,,kembali suara itu terdengar dari balik pintu,aira seketika beranjak dari tempat tidurnya dan langsung menuju pintu kamar.aira lalu membuka pintu kamar,dan di hadapannya telah berdiri nia pelayan wanita yang telah meminjamkan bajunya kepada aira."selamat pagi aira, apakah tidurmu nyenyak semalam"?tanya nia sambil tersenyum kepada aira. "selamat pagi nia, tidurku sangat nyenyak sekali sampai sampai aku harus di bangunkan olehmu, maafkan aku yang terlambat bangun tidur"ucap aira sambil tersenyum malu lalu menundukkan wajahnya.

__ADS_1


"mulai sekarang kau harus bisa mengikuti peraturan yang ada di rumah ini aira,salah satunya harus tepat waktu,tapi karena ini hari pertamamu, jadi kau masih ku maafkan. lain kali aku akan menghukummu jika tidak tepat waktu"ucap kepala pelayan sambil menatap tajam ke arah aira.


"baik pak, aku janji tidak akan mengulanginya lagi"ucap aira masih tetap menundukan pandangannya. "baiklah, mari kita makan karena setelah itu masih banyak pekerjaan rumah yang harus di selesaikan"ucap kepala pelayan sambil mengambil makanan dihadapannya.aira lalu duduk d kursi dan ikut mengambil makanan lalu disuapkan ke mulutnya.aira mengedarkan pandangan ke semua orang yang berada di meja makan itu, semuanya makan tanpa bersuara, semuanya makan dengan lahapnya dan tanpa adanya bunyi sendok yang beradu dengan piring.


selesai makan lalu para pelayan bergerak membersihkan kembali meja makan, aira juga bergerak untuk membantu namun kepala pelayan lagi lagi mencegahnya. "aira kau ikutlah dengan nia, dirinya akan menunjukan di mana tempatmu bekerja" ucap kepala pelayan.aira lalu mengikuti langkah nia berjalan ke arah belakang rumah, "aira. gantilah bajumu dengan baju kerja yang ada di kamar itu lalu kau ambilah peralatanmu di sebelah situ"tunjuk nia kepada aira.

__ADS_1


setelah aira melaksanakan petunjuk yang di katakan oleh nia, dirinya lalu kembali ke arah nia yang masih berdiri menunggunya. "baiklah aira tempatmu bekerja di sebelah situ"kata nia sambil menunjuk ke arah rimbunan semak semak.aku akan kembali ke dalam yaa aira, nanti jam 12.00 kembalilah untuk makan siang kata nia sambil membalikkan badannya pergi meninggalkan aira.


aira berjalan ke arah yang di tunjukkan oleh nia,, ooh tuhann ternyata kebun ini luas sekali, tapi mengapa seperti tidak terawat yah? aira keheranan sendiri.kebun ini di tumbuhi rumput liar di antaranya banyak bunga bunga cantik yang bermekaran,,hhmm mungkin ini adalah kebun bunga yah guman aira lagi.sepertinya aku harus mengeluarkan tenaga ekstra untuk membuat kebun bunga ini kembali menjadi kebun bunga yang cantik, tapi aku harus mulai dari mana yah untuk bekerja? aira celingak celinguk sambil menggaruk garuk kepalanya yang tidak gatal. "aah bodo amat aku harus mulai dari mana yang penting aku harus cepat cepat bekerja agar aku cepat menyelesaikan hukumanku, kata aira dalam hati."semangat aira,mulailah lembaran baru dalam hidupmu dengan senyuman semoga harimu selalu menyenangkan dan semoga keberuntungan akan datang kepadamu setelah kejadian ini"aira berkata pada dirinya sendiri lalu mulai bernyanyi nyanyi kecil sambil mulai mencabut rumput rumput liar yang ada di hadapannya.


__ADS_2