
"hhmm,,oouuhhh,,aska tolong hentikan,,,rintih amasya di sela sela rasa nikmat yang kini semakin membuatnya ketagihan karena aska begitu pintar membuat hasratnya semakin bergelora.aska yang seakan tidak mendengar ucapan amasya tetap saja melanjutkan aktifitasnya,bahkan aska kini mulai melepaskan bra yang di pakai oleh amasya.aska kemudian langsung menyergap dada amasya dan menyedotnya dengan penuh gairah membuat amasya kembali merintih keenakan menikmati sedotan aska yang selama ini belum pernah dirinya dapatkan dari tunangannya sakti.rupanya memang aska sangat pintar mengelabui amasya sehingga dengan mudahnya amasya masuk dalam jebakan aska.
aska kemudian perlahan lahan menurunkan tangannya dan mulai memegang celana yang di pakai oleh amasya,tangan aska kemudian berusaha membuka kancing celana amasya,namun amasya dengan sigap langsung memegang tangan aska dan menggelengkan kepalanya.aska rupanya tidak mau menyerah begitu saja dengan penolakan yang di lakukan oleh amasya,tangannya kemudian dengan cepat masuk kedalam celana yang di pakai oleh amasya dan langsung meremas bagian sensitif dari tubuh amasya.
seketika amasya kembali berusaha mengeluarkan tangan aska,namun aska yang sudah terlanjur merasakan bahwa bagian sensitif itu telah basah karena gairah tetap mempertahankan agar tangannya terus berada di dalam situ.tangan aska lalu mulai mengelus elus dengan perlahan dan sesekali menekan nekan permukaannya.hal itu membuat amasya berhenti untuk mengeluarkan tangan aska,dirinya seketika merasakan ada sesuatu yang ingin keluar dari dalam tubuhnya,entah apa itu.
aska yang sudah sangat hapal dengan tingkah wanita yang sedang bergairah terus saja melakukan aktifitasnya,mengelus elus bagian sensitif amasya sambil berusaha keras menahan gairahnya sendiri yang saat ini sudah menuntut untuk di salurkan.aska ingin membuat amasya ketagihan kepada dirinya,sehingga nanti tiba saatnya aska bisa melakukan niat jahatnya tanpa ada paksaan kepada amasya."oouuuhh,,asskaaa,,ak,,akuu,,ingiiinn,,aaaahh,,"terdengar erangan amasya begitu jelas di telinga aska dan aska tahu pasti kalau saat ini amasya sudah mendapatkan puncak kenikmatannya.
__ADS_1
aska kemudian mengecup sekali lagi dada amasya dan mengeluarkan tangannya yang saat ini sudah terasa sangat basah dari celana amasya."beristirahatlah sejenak di sofa ini,aku akan ke kamar mandi dulu,"ucap aska sambil berdiri,aska sepertinya ingin melepaskan sesuatu yang saat ini terasa begitu menyiksa di dalam dirinya.amasya hanya menganggukkan kepalanya tanpa berkata kata,amasya kemudian merebahkan tubuhnya di sofa tempat mereka duduk,sedangkan aska sudah berjalan meninggalkan amasya tergolek sendiri.
setelah menuntaskan urusannya dalam kamar mandi,aska kemudian kembali menjumpai amasya yang menunggunya sambil tiduran.aska lalu menyunggingkan senyumnya begitu matanya bertemu dengan tatapan amasya."jadi bagaimana?apakah kau sudah bisa ingat dan bisa melakukann apa yang sudah kita lakukan tadi kepada tunanganmu?"tanya aska kepada amasya."sepertinya kau sedang memanfaatkanku saat ini aska"sahut amasya menatap tajam aska kemudian beranjak bangun dari tidurnya."loh?,,memanfaatkan bagaimana maksudmu???,,aku tidak pernah berniat memanfaatkanmu,buktinya aku tidak melakukan tindakan yang membuat kau menjadi tidak nyaman,aku bahkan membantumu merasakan kenikmatan yang selama ini tidak pernah kau dapatkan dari kekasihmu itu"ucap aska dengan entengnya mengelak tuduhan amasya kepadanya.
aska kemudian duduk di hadapan amasya yang saat ini sedang menundukkan pandangan matanya,aska tersenyum licik karena merasa menang dan dirinya sangat senang karena amasya begitu mudah untuk percaya dengan kata katanya."lebih baik sekarang kau atur waktu untuk ketemuan dengan tunanganmu itu,lalu lakukan apa yang sudah aku ajarkan kepadamu,kalau bisa godalah tunanganmu itu sampai dia langsung menidurimu saat itu juga.karena dengan begitu kau bisa langsung meminta dirinya untuk menikahimu dan menyuruhnya menjauh dari wanita yang sekarang ini sedang dekat dengan dirinya."ucap aska panjang lebar sambil menatap tajam ke arah amasya.
"hhmm,,baiklah,,aku akan melakukannya,hatiku begitu panas melihat sakti bersama dengan wanita lain,aku tidak akan membiarkan wanita itu menggoda tunanganku,sakti adalah milikku seorang tak ada satupun wanita yang boleh memilikinya"sahut amasya dengan berapi api.aska hanya tersenyum tipis mendengar kata kata amasya,padahal dalam hatinya aska mencemooh karena dirinya sangat tau maksud dan tujuan amasya untuk kembali lagi ke pelukan tunangannya itu.
__ADS_1
amasya yang belum sempat menjawab pertanyaan aska langsung kaget karena bibir aska telah menyosor ke bibirnya,aska lalu kembali ******* bibir amasya yang begitu menggoda di mata aska.amasya sejenak ingin berontak dan melepaskan ciuman aska kepadanya,namun aska kembali menahan tubuh amasya agar tidak bisa menjauh darinya.aska lalu kembali mengulang apa yang dilakukannya beberapa jam yang lalu,tangannya kembali menggerayangi dada amasya sambil bibirnya mengecup dan menyedot dada itu,membuat amasya kembali di landa perasaan yang membuat dirinya kembali bergairah.
"oouuuhh,,,askaaaa,,,ssuuddaahh,,"rintih amasya di sela sela kenikmatan yang tengah dia rasakan.namun aska kembali tidak menghiraukan kata kata yang keluar dari bibir amasya,,tangan aska malah semakin berani kembali merongoh masuk ke dalam celana yang di pakai oleh amasya."ooouuuhh,,,tiddaakk,,ssuddaaah,,hentiikaaann,,askaaaa"rintih amasya sambil berusaha mengeluarkan tangan aska yang nyelonong masuk ke dalam celananya dan mulai mengaduk ngaduk bagian sensitifnya.
aska terus saja membuat amasya semakin bergairah,tangannya terus mengelus ngelus bagian sensitif itu sambil sekali kali menekan nekannya dengan perlahan sehingga menimbulkan sensasi nikmat tersendiri bagi amasya yang saat ini sudah mengerang erang kenikmatan.bagian sensitif amasya sudah begitu basah,namun aska terus saja mengaduk aduknya sambil bibirnya terus melakukan ciuman panas pada bibir amasya.
sebenarnya aska juga sudah sangat bergairah dan dirinya ingin menuntaskan hal itu bersama amasya,namun karena dirinya takut akan merusak rencananya jadi terpaksa hasratnya ini di tahannya dengan susah payah,namun sebagai pelampiasan bibir amasya di gasaknya habis habissan.dada amasya pun tidak luput dari serangan bibirnya sehingga membuat amasya kembali merasakan ada sesuatu yang ingin keluar dari dalam tubuhnya."asskaaa,,,oouuuhhh,,,sedikit lagi sayaaannnggg,,,,aaaahhhh,,,"amasya mengerang keenakan ketika telah sampai pada kenikmatannya,dirinya lalu memeluk tubuh aska erat erat,dan setelah itu dirinya kembali merebahkan tubuhnya di sofa tempat mereka duduk.tubuh amasya begitu lunglai,amasya sejenak memejamkan matanya meresapi kenikmatan yang barusan dirinya dapatkan,sedangkan aska setelah amasya mendapatkan kenikmatannya dirinya langsung kembali ke kamar mandi dengan alasan untuk mencuci tangannya,padahal sebenarnya aska ingin menuntaskan hasratnya di kamar mandi karena hasrat itu begitu membuat dirinya tersiksa bila tidak segera di tuntaskan.
__ADS_1
setelah semuanya selesai,aska lalu keluar dari kamar mandi dan dia kemudian mendekati amasya yang saat ini masih memejamkan matanya,entah tidur atau hanya sekedar menutup mata."amasya,,aku balik dulu yah,terima kasih sudah mau mengajakku singgah di apertemenmu"ucap aska sambil menyentuh pergelangan tangan amasya.amasya lalu membuka matanya dan tersenyum tipis ke arah sakti."baiklah hati hati yaah"sahut amasya sambil balik memegang tangan aska.
aska kemudian tersenyum lalu membalikkan badannya menuju ke arah pintu,dalam hatinya begitu senang karena sebentar lagi dirinya akan punya ikatan emosional dengan amasya,model yang diam diam disukainya."amasya,,sebentar lagi aku akan memberikan kenikmatan yang sesungguhnya kepadamu sebelum kau mendapatkannya dari tunanganmu,tunggu saja.kau akan menjadi mesin uangku tanpa kau sadari dan aku akan banyak mendapatkan keuntungan"ucap aska dalam hati sambil senyum senyum sendiri.