Bukan Salah Jodoh

Bukan Salah Jodoh
tuduhan yang menyakitkan


__ADS_3

tuan muda sakti yang melihat aira di dekati oleh seorang laki laki langsung menunjukkan wajah tidak suka,dirinya lalu bangkit dari duduknya namun entah mengapa dirinya kembali duduk karena sepertinya laki laki itu kenal dengan aira."hhhmm,,sebenarnya siapa laki laki itu,aku jadi penasaran apa yang mereka perbincangkan"ucap tuan muda sakti dalam hatinya sambil terus menatap aira dan laki laki yang berada di meja sebelahnya."aira,kalau ku lihat sepertinya sekarang kau sudah jauh berubah,pakaianmu sekarang semuanya bermerk namun melihat dari cara makanmu yang seperti orang kelaparan itu pasti hidupmu sekarang memprihatinkan,iya kan?apakah kau sekarang jadi simpanan om om?makanya kau bisa berpakaian mahal"ucap aska dengan senyum mengejek.


"cukup!!!,,tolong hentikan kata katamu itu aska,aku tidak seperti yang kau duga"ucap aira dengan nada marah namun dalam hatinya aira merasa apa yang di katakan aska benar adanya,yah apa bedanya dia dengan seorang simpanan,hati aira terasa perih sehingga tanpa sadar mata aira berkaca kaca."huh dari dulu sifat cengengmu itu rupanya tidak pernah hilang"ucap aska dengan senyuman sinisnya,tangan aska kemudian terjulur menyentuh pipi aira dan turun ke bawah."hei,,tanda apa ini?apakah ini sebuah kecupan?wah,,wah,,wah tanda ini banyak sekali"ucap aska dengan mimik sedikit terkejut ketika tangannya menarik syal yang melingkar di leher aira."ternyata kau tidak lebih baik dari wanita murahan aira,dulu saja kau menolak mati matin ketika aku ingin menyentuh tubuhmu sehingga aku harus meninggalkanmu yang selalu berlagak sok suci,tapi ternyata kini aku tahu belangmu kau pasti sudah menjadi wanita simpanan atau pasti kau sudah menjadi wanita penghibur,tak usahlah kau mengelak karena kecupan di lehermu itu yang membuktikan semua tuduhanku itu benar"ejek aska sambil tersenyum pongah.

__ADS_1


"maaf,bisakah kau tidak berkata hal yang tidak sopan kepada nona aira?"terdengar suara seseorang dari meja sebelah dan sang pemilik suara kemudian melangkah mendekat di meja tempat aira dan aska berada."hhmm,,kau siapa?mengapa kau memanggil aira dengan sebutan nona?apakah kau laki laki yang akan membooking aira?tanya aska dengan tatapan penuh selidik kepada sekretaris pram."aku datang kemari bukan untuk menjawab pertanyaan konyolmu itu"ucap sekretaris pram dengan wajah menahan amarah kepada aska."hahaha santaii broo aku hanya memastikan saja,tak masalah kalau kau tak ingin menjawabnya"sahut aska sambil mengedipkan matanya ke arah sekretaris pram.sekretaris pram yang melihat tingkah laku aska hanya bisa mendengus kasar untuk meredakan amarahnya yang terasa mulai naik di ubun ubunnya,sengaja sekretaris pram mencegah tuan muda sakti untuk datang menemui aska karena dia tidak ingin tuan muda sakti meledak amarahnya kepada aska,namun kini sekretaris pram yang terpancing amarahnya melihat aska merendahkan kekasih tuan mudanya tersebut.


"sekali lagi kau berani berkata tidak sopan pada nona aira,aku tidak akan segan segan merontokkan gigimu,kau ingat itu!!!"ucap sekretaris pram dengan nada penuh penekanan kepada aska,lalu sekretaris pram kemudian menoleh kepada aira yang berada di sampingnya,"ayo nona kita pergi dari sini,tidak perlu nona meladeni orang gila ini"ucap.sekretaris pram kepada aira yang menangis tanpa suara,hanya air matanya yang tampak mengalir di pipinya menandakan hatinya sangat terluka dengan ucapan aska kepadanya.

__ADS_1


sekretaris pram kemudian menarik tangan aira untuk mengikuti langkahnya menuju meja di sebelah mereka yang di tempati oleh tuan muda sakti,tampak wajah tuan muda sakti merah padam menahan amarahnya namun dirinya masih bisa mengendalikan dirinya sehingga dia tidak sampai mendatangi laki brengsek itu dan memberikan bogem mentah kepadanya.wajah tuan muda sakti semakin mengeras begitu melihat air mata mengalir di pipi aira,dirinya langsung bangkit dan menarik tubuh aira untuk duduk di sampingnya."jangan menangis lagi sayang,laki laki itu hanya tidak tahu sedang berhadapan dengan siapa"hibur tuan muda sakti sambil menyeka air mata aira dengan lembut.aira hanya berdiam diri sambil senggukan,saat ini aira tidak mau berbicara banyak karena hatinya masih terasa sangat sakit mendengar tuduhan mantan pacarnya itu kepada dirinya.


"eehhmm,,maaf mengganggu ternyata hari ini kau janjian dengan dua pria yah aira,sungguh hebat dirimu"ucap aska sambil bertepuk tangan perlahan dan dengan senyuman yang menjijikkan menatap wajah aira yang menoleh ke arahnya.aska lalu menatap wajah tuan muda sakti yang berada di hadapannya,sejenak aska seperti mengenali sosok pria yang di hadapannya namun dirinya lupa siapa pria itu,yah aska memang tidak bisa mengenali tuan muda sakti karena saat ini tuan muda sakti menyamar dengan berpakaian biasa dan memakai topi yang melindungi wajahnya sehingga dirinya susah untuk di kenali.

__ADS_1


"maaf tuan aku hanya ingin mengingatkan bahwa jangan terlena dengan tampang lugu wanita ini,karena semua itu hanyalah topeng untung menutupi kebusukkannya,aku adalah mantan pacarnya.aku adalah orang yang mengetahui sifat wanita ini,jangan sampai tuan terjebak oleh wanita licik ini.jika dirinya mengaku baru pertama kali tubuhnya sentuh oleh laki laki janganlah percaya tuan,karena dirinya ini sudah aku nodai berkali kali bahkan sekarang pun dia memiliki begitu banyak bekas kecupan di lehernya,pasti wanita ini baru habis di tiduri oleh laki laki lainnya"ucap aska dengan panjang lebar sambil tersenyum licik kepada tuan muda sakti.


rahang tuan muda sakti langsung mengeras mendengar tuduhan yang di lontarkan aska kepada aira,tentu saja tuan muda sakti tidak akan pernah mempercayai semua yang dikatakan aska karena dirinyalah yang pertama kali merenggut keperawanan aira dan tanda kecupan di leher aira itu adalah tanda kepemilikan yang di berikannya untuk aira semalam."hentikan omong kosongmu itu,atau kau akan menyesali semua ucapan yang sudah kau tuduhkan kepada aira"desis tuan muda sakti dengan tangan terkepal siap untuk memukul aska yang berada di hadapannya.

__ADS_1


__ADS_2