Cinta Dikala Senja

Cinta Dikala Senja
Bab 39 : Mulai Terkuak


__ADS_3

Sementara di sana, Rere kembali memakai kacamata hitamnya. Ia duduk dengan wajah datar, moodnya hancur seketika, Reyhan tampak tidak tenang dan risau dihadapannya, panggilan sayang pada Aisyah begitu mengiang dikepala Rere. “Aku bisa kayak istri kamu,” ujar Rere tiba-tiba. Reyhan menatap bingung kearah Rere. “Itu yang kamu dan Mama kamu mau kan?”


Reyhan menarik nafasnya kasar sambil mengusap wajahnya dengan gusar. “Kamu gak perlu ngerubah apapun Re, semuanya udah terlambat. Aku takut kalo Aisyah jadi curiga dan rumah tangga aku jadi rusak.”


“Ya kalo rusak kamu bisa kembali sama aku kan?” Reyhan menatap tajam kearah Rere. Tidak menyangka ucapan itu bisa keluar dengan sangat gampangnya.


“Ini bukan masalah hati Re, ada keluarga yang ikut kecewa.”

__ADS_1


“Rey, hubungan kita udah dua tahun, hati kamu juga masih buat aku. Emang kamu gak kasian sama aku? Kita cuma chatting, ketemu diem-diem kaya gini. Ini hidup kamu, kamu berhak bebas pilih kebahagiaan kamu.”


...🦋...


Sesampainya di rumah, Aisyah masuk ke dalam kamar, mengganti pakaiannya dengan baju santai dan kembali membuka laptop. Aisyah hendak melanjutkan kegiatannya yang tadi sempat terhenti karena mengantar Zahra, namun baru saja ia membuka file, pikiran Aisyah teringat dengan ucapan Bayu di dalam mobil. Nama Rere mengiang di pikirannya. Ada rasa tidak nyaman dalam hatinya. Aisyah membuka Instagram miliknya yang tidak terlalu sering ia gunakan, kedua ibu jari ya mulai mengetik 'Rere Anggunita Putri' .


Aisyah menarik nafasnya pelan, followers Rere mencapai 230k dengan postingan yang lumayan banyak 1078 foto. Aisyah mulai melihat-lihat postingan Rere, ia sangat cantik dengan mimik wajah yang begitu anggun, kaki jenjang itu terlihat sangat indah berbalut dress dan beberapa pakaian casual lainnya. Ibu jari Aisyah tidak lelah melihat-lihat postingan milik Rere yang begitu rapi dengan kualitas gambar yang tinggi.

__ADS_1


"Astagfirullah," pekik Aisyah terkejut, foto ini di unggah tahun kemarin dan keduanya tampak masih dekat seperti biasa, apakah Reyhan selama ini ada main di belakangnya?


Aisyah memejamkan matanya, ia menarik nafasnya pelan, menenangkan detak jantung yang terasa berdebar mengetahui kenyataan ini. Hatinya terasa pedih dan hancur. Perlahan air mata itu mulai terlihat mengambang membasahi bola mata indahnya, berkaca dan bersiap turun. Apakah mereka masih bersama? Untuk apa foto ini masih berada di postingan Rere? Pertanyaan itu berputar dengan cepat di pikiran Aisyah.


...🦋...


Reyhan turun dari mobilnya, ia mengetuk pintu dan menunggu Aisyah yang selalu membukakan pintu dengan sigap. "Assalamu'alaikum."

__ADS_1


Pintu terbuka dengan begitu lambat, Aisyah tampak tersenyum tipis dan mencium tangan Reyhan sambil mengambil tas kerja yang Reyhan bawa. "Wa'alaikumsalam Mas, makan dulu," ujar Aisyah. Mereka masuk ke dalam rumah, menaruh tas kantor di atas sofa dan duduk di meja makan.


"Makasih Aisyah," ujar Reyhan yang belum menyadari sikap Aisyah yang berbeda, ia makan dengan lahap.


__ADS_2