Cinta Luar Biasa

Cinta Luar Biasa
Everybody's Changing


__ADS_3

Rinjani seketika berdiri dan menarik kantong belanjaannya, dan melangkah mundur


"Mau kemana?" Kata Ezra langsung mencengkeram kuat pergelangan tangan Rinjani


"None of your business, lepasin" rintih Rinjani kesakitan


"Kamu berubah Rinjani, ini bukan dirimu yang aku kenal" kata Ezra menarik Rinjani menuju toko yang sudah tutup menghindari pandangan orang


"Terus kenapa?" Tantang Rinjani dengan mata berkilat


"Aku mau tahu kemana saja kamu selama ini?!" Tanya Ezra


"Apa pedulimu?" Balas Rinjani sinis


Ezra mendorong tubuh Rinjani ke dinding tembok, dan menghimpit dengan tubuhnya.


"Lepaskan aku!" Ronta Rinjani dengan kuat tapi dia tidak mengalahkan tubuh bertinggi 188cm dengan otot yang sekuat pohon


"Rinjani!" Teriak Radit mendekat,


"Dit" kata Rinjani lirih, dia melihat raut muka Radit menahan amarah


Ezra langsung menengok asal suara yang memanggil Rinjani, dan melihat sosok Radit, dia kemudian melepaskan himpitannya namun tetap menggenggam tangan Rinjani


"Ohhh, sekarang kamu dengan banc* ini?" Ledek Ezra menatap Radit rendah


Mendengar kata itu, emosi Rinjani langsung naik ke ubun-ubun meledak seperti gunung merapi yang memuntahkan laharnya. Dia langsung menghentakkan dengan keras tangan Ezra. Namun kembali digenggam oleh pria itu.


Berikutnya Rinjani akan berbahasa inggris dengan logat british....


"Apa kamu bilang? Banc*? Jika ada banc* di sini itu pasti kamu! Istrimu keguguran tanpa kamu tengok, terus kamu ceraikan tanpa penjelasan!! Dan sekadar info, selama ini aku di Inggris dan berkuliah! Oh and by the way, namanya Radit bukan banc*, kenapa emang jika aku dengan dia?! Kami sama-sama single !!" Kata Rinjani dengan suara naik satu oktaf menatap Ezra berapi-api


Ezra kaget mendengar kata-kata Rinjani terlihat dari perubahan ekspresi mukanya "kamu masih istriku" ucap Ezra lirih menatap Rinjani dengan sendu

__ADS_1


"Mas" ucap seorang wanita mendekat membuat Ezra berbalik ke arah wanita berparas seperti selebriti Astrid Tiar


"Diam di situ" hardik Ezra membuat wanita itu berhenti dengan ekspresi takut


"Jika aku masih istrimu, terus dia siapa? Istri keduamu?" Kata Rinjani dengan sinis "pernikahan kita sudah berakhir, kamu yang mengakhirinya. Aku bukan siapa-siapamu, begitu pun sebaliknya, so **** off !!! Kata Rinjani menepis tangan Ezra dan berjalan menuju tempat Radit berdiri


"Ayo dit, kita pulang" ucap Rinjani langsung menggenggam erat jemari Radit melangkah menjauh


"Spirit of bikini macan tutul, buleku mengaum... Aummmmmm" bisik Radit di telinga Rinjani mencoba menurunkan emosinya


"Hahahaha... Aku akan membelinya besok" tawa Rinjani dengan mata berkaca-kaca


"That's my girl" kekeh Radit mengusap puncak kepala Rinjani


Ezra melihat Rinjani tertawa sesaat setelah meledak seperti bom hiroshima di depannya membuat dia makin sakit hati dan marah. Jadi selama ini kamu menghilang karena meraih impianmu Rinjani, dan sekarang kamu bersama dia....! dia yang merusak pernikahan kita! Bahkan kamu tidak pernah tertawa seperti itu kepadaku!"


Oh **** I love her more ! Geram Ezra meninju dinding tembok toko depannya.


...


Rinjani mengangkat wajahnya dan mengangguk, matanya sayu seperti anak kucing. Membuatku sungguh ingin menciumnya, di bibir... batin Radit apalagi tadi mendengar kata-kata Rinjani kepada Ezra.


"Ice cream ?" Tanya Radit langsung dijawab dengan anggukan oleh Rinjani "tunggu di sofa" lanjutnya melepaskan pelukan dan menuju kulkas berwarna silver yang lebih tinggi dari badannya


"Thanks" ucap Rinjani menerima 1 mangkuk es cream coklat favoritnya


"Anytime sayang" balas Radit sambil mengambil tempat duduk di samping Rinjani


"Everybody's changing and move on yh Dit"


"Apa?" Tanya Radit


"Maksudku, lihat Ezra... dia sudah punya pengganti, entah sudah berapa lama. Sementara aku melarikan diri ke UK dengan hati yang hancur, menutup diri. Aku sampai trauma dekat dengan laki-laki" kata Rinjani sembari memainkan sendok es creamnya dengan tatapan nanar

__ADS_1


Radit menatap Rinjani dengan sendu, ini pertama kalinya gadis ini mau membuka kehidupannya di UK.


"Jadi selama di UK no love sama sekali?" Ucap Radit hati-hati, dia juga penasaran ingin tahu.


"Nothing, dia membuat hatiku mati. Dan ternyata dia bisa melanjutkan hidup, kasihan di aku yah dit? Kamu harusnya menyusulku di London, dan menyelamatkanku"


Aku sudah mencobanya Rinjani, tapi aku takut kamu menolakku


"Harusnya, biar aku juga bisa berbicara dengan logat british sepertimu" kata Radit sambil memainkan ujung rambut Rinjani "apa kamu tidak menolak, jika melihatku berdiri di depanmu di suatu jalan di London?"


Rinjani kemudian terdiam memikirkan apa yang akan dilakukannya jika itu terjadi.


"Hmmmm.... I dont know.. mungkin aku terima atau mungkin juga tidak" gumam lirih Rinjani lalu meletakkan mangkuk es creamnya


"Nah, berarti semua sudah di jalannya sayang"


"Is that so?"


"Yeah, tentu saja" Radit membenarkan


"Mungkin kamu benar"


"Ya emang benar, semua yang terjadi itu ada alasannya Aul, di London kamu tidak sia-sia ke sana, bukan hanya bisa menyelesaikan magistermu bahkan menemukan minatmu di dunia fashion"


Rinjani mengiyakan kata-kata Radit dalam hati


"Hanya kamu yang tidak berubah dit" ucap Rinjani menatap Radit sebentar dan kemudian menenggelamkan tubuhnya dalam pelukan pria itu


Aku tidak akan pernah berubah jika tentang kamu Rinjani, sedikit pun. Malah semakin besar rasaku padamu.


###


hai guys, meet mas Raditya Bayuaji Girindrawardhana 😘

__ADS_1



__ADS_2