
The right man, in the right place, at the right time
Rinjani memandangi Radit yang sedang sibuk mengobrol via telepon dengan ibu di halaman rumah, dengan jelas dia mendengar pembahasan soal lamaran yang membuat Rinjani tersenyum dengan bahagia. Dia sepenuhnya mengikut dengan keinginan Radit dan para orang tua, menikah asal sah atau menikah dengan pesta luar biasa juga oke-oke saja bagi Rinjani, selama mempelai prianya adalah cowok berkaos abu-abu dan celana pendek hitam di depannya.
Sembari menunggu Rinjani mengambil foto cincin tunangannya dengan background Radit yang sedang tersenyum lebar dan mempostingnya ke akun instagra* nya dengan caption "home @raditaji21".
Keanu memanggil
tak lama setelah feed instagramnya terupload.
K : alooo adekku, selamat atas ehemmmm
R : thank you bang
K : mama papa sudah tahu?
R : iyah, sudah tadi tak telpon
K : coba dari dulu yah, gak butuh selama ini
R : takdirnya kek gini, tapi semua indah pada waktunya
K : OMG, ini adek abang yah yang barusan ngomong.. hahahahaa
R : hahaha, blind girl
K : dasar payah, mana Radit? Abang mau minta ferrari
R : huhh..
__ADS_1
Rinjani memberikan handphonenya ke Radit sesaat dia mendekat dan kemudian kembali menjauh dan dia bisa melihat tunangannya tertawa mengobrol dengan Keanu.
I love him so much....
**
"Sudah ngobrolnya?" Tanya Rinjani ketika Radit mengembalikan handphonenya
"Uwess, nanti abang minta dikabarin kapan lamarannya biar dia bisa cuti" jawab Radit sambil memeluk Rinjani dari belakang yang duduk di anak tangga
"Oh gitu... Terus dia minta ferrari?"
"Hahaha, rahasia donk sayang"
"Sekarang maen rahasiaan ma aku" sungut Rinjani sambil manyun
"Ini persoalan kakak ipar dan adek ipar" kilah Radit sambil mengendus wangi rambut Rinjani
"Sayang, kita maen yukk.. makan terus nonton mumpung cuaca cerah" ucap Radit mengencangkan pelukannya
"Nonton live music saja, kalau film pasti tidur.. kamu gak perlu kasih tidur aku lagi untuk jadi milikmu" kata Rinjani memalingkan wajahnya menatap Radit yang tersenyum mendengar ucapannya
...
"Selalu cantik" tegur Radit melihat Rinjani keluar dari kamarnya, mereka kembaran menggunakan sweater berwarna hitam yang di belinya di toko surf berapa hari lalu
Rinjani langsung memeluk Radit, membenamkan ke dada bidang yang hangat favoritnya
"I love you" gumam Rinjani
__ADS_1
"Love you more sayang" balas Radit tersenyum "ayo berangkat" lanjutnya lalu mengecup ringan bibir Rinjani
"Padahal cuma pengen di rumah"
"Aku akan memangsamu jika di rumah mulu loh, kita perlu keluar dan pacaran" kata Radit disertai senyum jahilnya
"Tunggu habis nikah yah Raditya" kata Rinjani menarik tangan tunangannya yang makin hari makin tampan di matanya, mungkin dia hanya terlalu dibutakan oleh cinta
...
Seorang pria di dalam mobil mewah pabrikan Eropa yang terparkir di sebuah resto khas Italy sedang sibuk membalas banyaknya pesan yang masuk di handphonenya, dia baru saja menyelesaikan meeting casual plus makan siang bisnis dengan relasi berasal dari Jepang.
"Sayang, aku akan menggendongmu sampai ke dalam resto jika kamu tidak mau melepaskan pelukanmu" ucap sang cowok
"Gendong saja hahaha" balas si cewek
Pria yang di dalam mobil melirik sekilas kemudian tidak menggubris pasangan yang sedang berpelukan di depan mobilnya
"Two lovebirds" gumamnya santai kembali fokus ke layar handphonenya
"Ahhhh, turunin dit.. hahaha.. dilihat orang" tawa gadis terdengar renyah dan familiar
Pria itu kembali memandangi pasangan yang di mabuk asmara tersebut
"Rinjani!" Kata Harry Rajendra, seketika hatinya dipenuhi rasa cemburu setelah melihat dengan jelas wajah gadis yang di gendong depannya. Iphone berwarna hitam yang di pegangnya meluncur dengan bebas dan membiarkannya jatuh menghantam karpet mobil
..
Berhubung Hotel Jendra Bali akan re - opening awal bulan depan, setelah melakukan renovasi dan penambahan bangunan membuat Harry Rajendra memutuskan untuk pindah ke pulau dewata, dia memboyong keluarganya ikut serta mengikutinya. Harry sempat melihat postingan sosial media Rinjani yang menunjukkan jika gadis itu sekarang menetap di Bali, namun dia tidak pernah berpikir akan melihat Rinjani berpelukan di depan matanya di pulau ini.
__ADS_1
"Sh*t!!" umpatnya sambil memukul setir mobil