Cinta Pelangi

Cinta Pelangi
episode 101


__ADS_3

Kerjasama antara perusahaan Adam dan Bayu berjalan lancar, bahkan semakin hari semakin meningkat. Kebetulan di Batam Bayu membuka cabang lagi, Adam pun di undang untuk acara pembukaan nya. Malam itu setelah pulang dari kantor Adam mengutarakan maksudnya untuk pergi ke Batam pada Pelangi. Sepulang kerja seperti biasa Pelangi selalu menyambut kedatangan Adam dengan menantinya di ruang keluarga bersama Dika dan Sovi. Mereka bertiga menonton tv setelah makan malam, karena malam ini Adam pulang telat maka mereka makan malam dulu.


Assalamu 'alaikum,,,, salam Adam ketika masuk rumah.


Wa'alaikumussalam jawab Sovi dan Dika bersamaan.


hai sayang asyik sekali nonton nya, kalian sudah makan?


Sudah pah jawab mereka sambil mendekati Adam dan mencium punggung tangan Adam.


Papa ingin menyampaikan sesuatu nih,,,,,


Apa itu pah? tanya Sovi antusias.


Besok papah mau ke Batam, apa kalian bisa ikut besok sekalian kita ke Singapura.


Benarkah pah? kalo gitu kita ikut ya pah.

__ADS_1


Kita punya waktu sampai besok Selasa pah, karena tes sudah selesai dan tinggal class meeting jawab Sovi.


Kalo Abang gimana? tanya Adam pada putra nya.


Bisa kok pah, Abang juga sama kayak adek.


Bagus deh, besok papa pulang siang kita naik pesawat yang ba'da dhuhur kalian siap-siap ya. Papah mau mandi dulu udah lengket nih, pamit Adam pada kedua anak nya.


Oke jawab Sovi dan Dika bersamaan.


Adam segera masuk kamar,,,, dia langsung mendekap tubuh istrinya yang sedang menyiapkan baju ganti untuk nya.


Terima kasih sayang, Adam mengecup kening istri nya. Saat Adam mandi Pelangi keluar untuk menyiapkan makan malam suaminya, Abang adek masuk kamar gih udah jam berapa ini? perintah Pelangi pada kedua anaknya. Pelangi selalu mendisiplinkan anak nya untuk tidur paling lambat jam 10 malam tidak boleh lebih dari jam itu, dan mereka pun tak keberatan. Sovi dan Dika selalu menuruti perintah mama nya, mereka tanpa di perintah 2 kali langsung menuju kamar masing-masing. Adam selesai mandi dia menuju ke ruang makan karena memang perutnya sudah sangat lapar.


Anak-anak sudah pada masuk kamar ya?


Sudah mas, makan dulu gih makanan udah aku panasin. Adam makan di temani Pelangi yang duduk menemaninya sambil makan buah. Setelah selesai mereka masuk ke kamar Sovi dan Dika secara bergantian untuk mengecek apa mereka sudah tidur, kalo mereka belum tidur maka Pelangi dan Adam akan bercerita sampai mereka tertidur. Mereka segera pergi ke kamar mereka karena Sovi dan Dika sudah tidur.

__ADS_1


Mas, tadi sepintas aku dengar mas ngajak kita ke Batam terus lanjut ke Singapura ya.


Iya sayang, aku ada acara grand opening perusahaan cabang di Batam sekalian aja kita ke Singapura kan Deket. Sayang,,,,, Adam terdiam dia ragu untuk melanjutkan kalimatnya.


Iya mas kenapa kok gak di terusin ngomong nya.


Adam merengkuh istri nya ke dalam pelukannya,,, seandainya Sena masih hidup dan kamu di pertemukan dengan nya apa yang akan kamu lakukan? Pelangi mendongak menatap wajah suaminya tak mengerti. Apa mas sudah bertemu dengan nya?


Entah lah sayang aku masih ragu yang aku temui itu Sena atau bukan, karena wajah nya sama tapi nama mereka berbeda. Jadi di Batam rekan kerjaku itu nama nya Bayu tapi wajah nya itu sama persis seperti Sena. Dia tak mengenalku dan dia punya keluarga di sana. Rencananya besok kita akan pastikan bersama-sama siapa sebenarnya dia.


Mas....jadi besok mas mengajak kita ke Singapura hanyalah alasan untuk memastikan siapa rekan kerja mas itu?


Sekalian sayang, biar aku juga lega. Tapi mas,,, kalo dia beneran mas Sena gimana? Entahlah sayang, makanya aku tanya sama kamu bagaimana kalo Sena masih hidup. Mereka saling diam tenggelam dalam fikiran masing-masing. Ah,,,,sudahlah kita tak perlu memikirkan besok, kita serahkan semua sama Allah apa yang akan terjadi. Sekarang aku,,,,, aku boleh ya minta jatahku bisik Adam pada istrinya. Mas,,,,, kamu ini ya, orang lagi mikir juga. Gak usah di fikirin yang penting kamu sudah jadi milikku, tanpa menunggu persetujuan Pelangi Adam sudah mengungkung istrinya dan ******* lembut bibir istri nya itu. Pelangi tak menolak karena dia tau itu adalah kewajiban nya untuk memenuhi kebutuhan biologis suami nya.


bersambung.......


Gimana ya kira-kira cerita kelanjutannya??

__ADS_1


Kasih like, vote dan komen nya ya temen-temen biar author lebih semangat lagi.


😘😘


__ADS_2