Cinta Pelangi

Cinta Pelangi
episode 72


__ADS_3

Setelah acara doa' dan pembagian makanan juga mainan untuk anak-anak panti yang sebagian di huni oleh anak kecil. Dika sangat senang sekali karena di sana dia bisa bermain sepuasnya dengan teman-teman kecilnya. Dika bermain bersama beberapa orang anak di luar di temani Nining dan Rumi. Dika mengejar bola yang menggelinding ke jalan raya, namun Nining hanya mendiamkannya dan berpura-pura tak tahu. Terdengar suara tabrakan dan seketika Rumi menjerit ketika keluar di lihatnya Dika yang sudah berlumuran darah. Ning berlari ke arah Dika begitu juga Adam dan Pelangi yang mendengar teriakan Rumi tadi ikut menghambur keluar. Pelangi nampak mematung mendapati pemandangan di depan nya, Adam yang melihat langsung menyadarkan Pelangi. Sayang kamu gak apa-apa kan? Kalo bisa gendong Dika dan bawa ke mobil, aku akan membawa mobil ke depan. Pelangi mengangguk dan segera berlari ke arah putranya dan menggendongnya, sementara Adam segera membawa mobil ke depan. Mereka segera melarikan Dika ke rumah sakit, tak ada air mata yang keluar dari Pelangi dan Adam, Pelangi menyobek sedikit bajunya dan menempelkan pada kepala putranya yang terus mengeluarkan darah itu. Tak berapa lama mereka sampai di rumah sakit, Adam segera membopong putranya menuju ke IGD dan Pelangi mengikuti di belakangnya. Setelah Dika mendapatkan penanganan Adam memeluk istrinya yang nampak pucat karena melihat keadaan putra mereka yang banyak mengeluarkan darah. Kamu gak apa-apa sayang? Apa Dika akan selamat mas? In sha Allah sayang, kita dan dokter sudah memberikan pertolongan padanya kini kita tinggal berdo'a dan berpasrah pada Allah. Setengah jam kemudian dokter yang menangani Dika keluar. Dokkter Adam kita harus segera mengoperasi putra anda dan kami butuh darah, namun darah golongan tersebut stoknya tinggal 1 kantong sedangkan putra anda membutuhkan 2 kantong darah. Lakukan yang terbaik dok, untuk darah.... ambil darah saya dok kebetulan darah saya sama dengan Dika sela Pelangi. Baiklah silahkan ibuk ikut perawat untuk mendonorkan darah pada putra anda, Adam menemani Pelangi selama pengambilan darah. Tak henti-hentinya mereka berdo'a di depan ruang operasi setelah Pelangi selesai di ambil darahnya tadi. Rumi menghambur memeluk Pelangi dan menangis. Maafkan saya Bu, saya teledor menjaga Dika. Waktu itu saya sedang masuk untuk mengambilkan minum buat Dika, kalo saja saya keluar lebih cepat mungkin kejadian itu tak akan terjadi. Sudahlah Rum, kamu gak salah ini semua sudah takdir buat Dika. Yang perlu kita lakukan sekarang hanya mendo'a kan Dika supaya dia bisa melewati ujian nya kali ini. Pelangi pun meneteskan air matanya karena mendapati kenyataan putra nya sedang berjuang antara hidup dan mati. Adam menghapus air mata Pelangi yang mengalir di pipi nya. Sudah sayang, kemana istri mas yang tegar tadi? Pelangi menghambur ke pelukan suaminya dengan tangisan yang tertahan dari tadi. Adam mengelus kepala istrinya dan menenangkan nya. 2 jam berlalu, akhirnya lampu operasi padam dan dokter keluar dari ruang operasi. Adam dan Pelangi segera bertanya tentang keadaan putra mereka. Bagaimana keadaan putraku dok? Alhamdulillah dia operasi berjalan dengan lancar dokter Adam, namun dia dalam keadaan kritis sekarang karena tadi terlalu banyak mengeluarkan darah. Pasien akan segera di pindahkan ke ruang perawatan. Adam, Pelangi, Rumi, Egar segera mengikuti perawat menuju ruang rawat. Adam sengaja menempatkan putra nya di ruang VIP agar mereka nyaman untuk menunggui putranya tanpa terganggu dengan pasien yang lain nya. Sayang,,, kamu harus kuat, demi mama dan papa kata Pelangi pelan. Nanti kalo kamu sudah sembuh kita akan ke Padang, untuk bertemu dengan keluarga papa di sana. Kita juga akan pergi ke tempat wisata yang indah di sana, cepat sembuh ya sayang. Pelangi terus mengajak putranya berbicara, sedang Adam hanya mendengar dan meneteskan air mata nya melihat istri nya yang kini terlihat rapuh melihat keadaan putra nya yang terbaring tak berdaya.

__ADS_1


bersambung.......

__ADS_1


terus dukung author ya teman-teman biar author semangat untuk menyelesaikan cerita ini.

__ADS_1


😘😘

__ADS_1


__ADS_2