Cinta Pelangi

Cinta Pelangi
episode 55


__ADS_3

Selepas mengantar Adam ke rumah sakit Pelangi melajukan motornya pasar tradisional, dia ingin membeli sayuran segar dan juga ikan. Di tengah asyik memilih sayuran seseorang menepuk pundaknya. Pelangi pun menoleh,,,, Sena. Katanya kamu di Jakarta? Aku baru pulang kemarin, kamu kok di sini? Iya, aku ngantar ibu belanja kebetulan beliau dapat pesanan. Oh.... Kamu sendirian? Iya mas Adam lagi koas di rumah sakit. Oke,,,,aku tinggal dulu ya, ibu sudah nyari-nyari aku. Iya, salam buat ibu ya Sen. Sena mengangguk dan meninggalkan Pelangi. Setelah mendapatkan barang-barang yang di inginkan nya Pelangi bergegas pulang karena hari sudah semakin siang dan dia harus segera mempersiapkan bekal makan siang buat suaminya. Sesampainya di rumah dia segera melepas jilbabnya dan segera ke dapur untuk memasak. 2 jam sudah Pelangi berjibaku dengan kompor dan alat masaknya, dia segera memasukkan ke tempat makan yang sudah dia siapkan. Alhamdulillah, selesai juga akhirnya, dia melihat jam dindingnya dan segera bersiap-siap untuk pergi ke rumah sakit.

__ADS_1


Di rumah sakit Adam menanti Pelangi yang tak kunjung datang, padahal jam di tangannya sudah menunjukkan jam 12 lebih 15 menit. Teman-teman koas nya sudah pada pergi ke kantin. Dam,,,, ayo ke kantin ajak dokter koas yang bernama Farah namun Adam menolaknya dengan halus. Kamu pergi dulu deh dokter Farah, saya belum lapar. Ayolah Dam jangan terlalu formal denganku, panggil saja Farah pintanya manja. Adam hanya diam,,,orang aneh baru saja kenal sudah berlagak Deket sungutnya dalam hati. Ayo sayang cepet datang dong pintanya dalam hati. Tak lama dilihatnya Pelangi memasuki ruang IGD dia segera mendekat dan mengajak istrinya itu ke taman di dekat IGD. Farah yang melihat dari jauh hanya terbengong melihat Adam yang tadi terlihat jutek padanya bisa tersenyum dengan seorang gadis. Adam dengan semangat membuka kotak bekal yang di bawakan istrinya. Maaf ya mas, aku agak telat karena harus belanja dulu tadi. Gak apa-apa aku ngerti kok sayang, baunya harum banget perutku jadi semakin laper sayang. Makanlah mas selagi masih panas, ini jus alpukat kesukaanmu. Wah terima kasih sayang Adam mendaratkan kecupannya di kening istrinya. Mas,,, malu ini kan di tempat umum. Gak apa-apa biar mereka pada ngiri, oh iya kamu pasti belum makan kan sayang? Ayo makan bareng,,,,, mereka pun makan berdua sambil bercengkerama. Masakan kamu enak sayang, aku sampai kekenyangan puji Adam pada istrinya. Dari jauh, dokter Farah, dokter Ade melihat pemandangan yang penuh dengan kemesraan. Maaf dokter Farah kalo boleh saya kasih saran lebih baik dokter jangan menyukai mas Adam karena dia sudah ada yang punya. Ih kamu ikut- ikutan urusan orang, banyak juga kan meski punya pasangan masih saja selingkuh. Mas Adam bukan tipe seperti itu dok, daripada nanti dokter Farah kecewa mending jangan berharap banyak sama dia. Farah memandang wajah Ade dan pergi meninggalkannya. Sayang besok kamu datang langsung ke sini aja ya, kalo aku belum datang tunggu sebentar. Iya,,,,oh iya mas aku tadi ketemu Sena, katanya mau datang ke rumah. Kapan? Gak tau, dia bilang kalo ada waktu. Gimana koas pertama kamu mas? Baik sih, cuma ada dokter rese yang ganjen sama mas bisik Adam. Yang penting mas gak kasih tanggapan ataupun harapan ke dia aja. Tentu sayang, cukup kamu aja yang memenuhi ruang hatiku. Gombal,,,,,sudah kembali kerja sana ini sudah jam 1 lho kata Pelangi sambil merapikan tempat makan yang dia bawa. Ah iya gak terasa sayang,,kamu langsung pulang ya hati-hati di jalan. Adam mengecup kening istrinya dan segera pergi karena kebetulan ada pasien yang harus segera di tangani.

__ADS_1


bersambung.......

__ADS_1


Jangan lupa berikan like, vote, dan komen yang membangun ya...

__ADS_1


Thank You....😘

__ADS_1


__ADS_2