Cinta Pelangi

Cinta Pelangi
episode 47


__ADS_3

Malam Adam mengumpulkan Nining, Egar, pak Eri, dan Pelangi di kamarnya mereka mengadakan brefing selama pameran 2 hari lalu dan apa yang akan di lakukan di hari terakhir besok. Beberapa strategi di buat agar menarik minat para konsumen. Sampai jam 11 malam mereka di bubarkan,,,,, Pelangi kamu harus di sini masih ada pekerjaan yang harus kamu lakukan perintah Adam, itu ia lakukan agar Pelangi bisa tidur dengannya tanpa membuat curiga Nining. Nining yang sudah mulai curiga dengan hubungan Adam dan Pelangi pun sedikit protes, namun Adam selalu dapat memberikan alasan yang masuk akal. Setelah mereka semua pergi Pelangi menghela nafas lega dan mulai melepas hijabnya. Adam masih memangku lap top nya, namun ketika melihat istrinya yang baru keluar dari kamar mandi begitu mempesona seketika dia mematikan lap top nya. Pelangi segera menuju ke tempat tidur, sudah selesai mas kerjaannya? Adam mengangguk dan tersenyum. Pelangi tidur di dalam pelukan suaminya,,,,, sayang kamu kapan selesai haidnya? aku sudah menahan nya dari kemarin nih. Ih mas ini selalu gitu deh, hanya itu aja yang di fikirin. La memang apa lagi sayang, kan tujuan menikah itu untuk menikmati surga dunia dan punya anak goda Adam sambil menarik turunkan alisnya. Udah kita tidur saja,nanti kalo waktunya sudah datang pasti aku akan memberikannya pada mu mas. Adam tersenyum dan mengecup kening dan bibir istrinya.

__ADS_1


Pagi sebelum Adam bangun Pelangi sudah mandi dan bersiap-siap untuk sholat subuh, namun sebelum nya Pelangi membangunkan suaminya. Adam mengucek matanya demi melihat istrinya yang sudah siap memakai mukena untuk sholat, dia tersenyum dan kemudian bangkit untuk sholat berjama'ah dengan istrinya. Selesai sholat Adam mengecup kening istrinya,,,,,Hah akhirnya bolehkah pagi ini sayang? Mas jangan pagi ini ya, aku pengin jalan-jalan nyari makanan yang cocok sama lidahku he...he...he... Sebentar aja sayang, satu ronde rayunya. Pelangi yang melihat suaminya tak bisa mengelak lagi, karena menolak pun Adam akan mencari seribu alasan untuk membujuknya akhirnya Pelangi hanya pasrah dan mengangguk. Dengan penuh kemenangan Adam membawa istrinya ke kasur, dia mulai me***t bibir istrinya dengan lembut namun lama kelamaan ciuman itu semakin menuntut. Dia menghisap dan menggigit kecil bibir mungil Pelangi. Mas, sakit tau protes Pelangi. Namun Adam tak memperdulikannya, dia mulai menyesap leher istrinya dan turun ke benda kenyal yang baru pertama kalinya dia sentuh membuat Pelangi mendesah karenanya. Adam semakin menggila mendengar ******* istrinya, dia memberikan sentuhan-sentuhan yang membuat Pelangi semakin mendesah memanggil namanya. Di sela kegiatan yang panas membara itu tiba-tiba pintu kamar di ketuk. Mereka melirik ke pintu sejenak namun Adam tak memperdulikannya dia melanjutkan aksinya. Terdengar pintu di ketuk lagi,,,, Mas bukalah siapa tau penting bisik Pelangi. Adam menggeram,,,,, siapa sih menganggu aja, awas saja kalo sampai hal sepele yang di sampaikan aku akan menghukumnya. Dengan kesal Adam menjadi menuju ke pintu, sedang Pelangi mencoba mengatur nafasnya yang sudah tersengal-sengal karena kegiatan panas mereka yang belum mencapai puncak. Tak lama Adam datang dengan wajah yang di tekuk,,, maaf sayang kita tak bisa melanjutkannya. Kita harus bersiap-siap karena direktur rumah sakit ini ingin bertemu denganku katanya sambil memijit pelipisnya karena berdenyut menahan hasrat yang belum tersalurkan. Pelangi tersenyum dan beranjak dari tempat tidurnya, sudah tenangkan dirimu mas alihkan fikiranmu. Adam berlalu ke kamar mandi, dia mengguyur tubuhnya di bawah kucuran shower agar tubuh yang sempat memanas tadi bisa kembali netral. Setelah semua siap Adam perpamitan dengan istrinya. Sayang nanti kamu sarapan bareng tim ya, ni bawa ATM untuk kebutuhanmu, aku ke temu klien dulu. Adam mengecup kening istrinya dan pergi, Pelangi mengantar Adam sampai di lobi. Pelangi menggelayut manja di lengan Adam, yang tanpa dia sadari Nining yang sampai di lobi melihat semuanya. Sepeninggal Adam Nining mendekati Pelangi dan mencercanya dengan banyak pertanyaan. Pelangi pun menanggapinya dengan santai ketika Nining masih saja bertanya Egar dan pak Eri datang, akhirnya mereka pergi untuk sarapan dan segera menuju ke stand.

__ADS_1


bersambung.........

__ADS_1


berikan like, vote, dan komen yang membangun ya.

__ADS_1


😘

__ADS_1


__ADS_2