
masih pada puasa kan teman-teman???
Maaf ya aku baru mau up lagi, soalnya kemarin author lagi sakit.
Semoga kalian masih setia membaca cerita-ceritaku ini.
Happy reading temen-temen......
Sudah 3 hari mereka berada di kampung halaman Adam, dan selama itu juga Dika selalu tidur bersama Egar atau Rumi. Egar dan Rumi selalu bisa mengalihkan perhatian Dika ketika dia ingin tidur dengan mama dan papa nya. Adam pun tak menyia-nyiakan kesempatan untuk selalu berolah raga di malam hari bersama istrinya, kadang mereka melakukan nya hingga menjelang subuh. Rencana nya hari itu mereka terakhir berada di kota itu, dan kali ini mereka pergi ke taman hiburan yang berada di sana. Di taman hiburan itu begitu ramai pengunjung yang menikmati aneka permainan yang ada di sana. Ketika mereka sedang makan siang, Pelangi minta izin mau ke toilet dan mereka semua menunggu di sana. Namun sudah setengah jam lamanya Pelangi tak kunjung datang padahal jarak toilet dan tempat mereka menunggu tidaklah jauh. Gar, Rum kalian jagain Dika di sini ya aku akan susuk Pelangi di toilet. Tanpa menunggu jawaban Egar dan Rumi Adam segera berlalu ke toilet yang tak jauh dari mereka. Sampai di sana Adam merasa bingung karena kamar mandi juga tak terlalu antri banyak. Maaf mbak, apa masih ada orang di dalam? Em ... di dalam sudah kosong mas, saya yang keluar terakhir. Bisakah saya minta tolong sebentar mbak? Tolong mbak nya di sini sebentar saya akan periksa ke dalam, saya sedang mencari istri saya. Perempuan itu mengangguk, Adam segera meneliti satu per satu ke dalam toilet perempuan itu. Tak lama Adam keluar dan terus berfikir tentang kemana istrinya pergi, dia melamun memikirkan hal tersebut. Mas sudahkah? saya sudah di tunggu temen nih. Pertanyaan itu membuyarkan Adam dari lamunannya, iya mbak terima kasih banyak. Perempuan itu pergi meninggalkan Adam yang masih celingukan mencari keberadaan istrinya.
Adam menelpon Egar..
☎️
__ADS_1
Gar istriku sudah sampai si situkah?
☎️
Belum Dam,,,,, emang dia gak ada di sana?
☎️
Sial,,, kemana dia pergi Gar? apa jangan-jangan dia di culik Gar?
☎️
☎️
__ADS_1
Ya udah Gar, tolong bawa Dika keluar dari sana. Aku takut Dika juga jadi target selanjutnya. Aku mau minta tolong di tempat infomasi nya.
☎️
Oke, Dam.... kamu hati-hati ya, takutnya kamu dapat bidadari yang sangat cantik. Adam menutup hp nya dan setengah berlari dia mendatangi bagian informasi, dan meminta tolong untuk memanggil nama Pelangi karena Pelangi sudah di tunggu di parkiran. Sampai 15 menit lama nya Pelangi tak juga datang, Adam memerintahkan Egar dan Rumi untuk membawa Dika pulang. Adam meminta tolong pada fihak pengelola untuk melihat dari cctv, namun sayang di tempat itu belum ada cctv terpasang. Dengan hati yang gundah Adam mengemudikan mobilnya dengan kecepatan yang agak tinggi karena dia ingin segera menemukan istrinya, namun naas mobilnya mengalami kecelakaan karena bertabrakan dengan sebuah mobil dari arah yang berlawanan. Adam segera di larikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan. Fihak rumah sakit menelpon Egar, karena hp Adam terakhir di lihat menghubungi nya. Egar yang baru saja menidurkan Dika, segera menuju rumah sakit dan menyuruh Rumi untuk tetap bersama Dika. Rumi terdiam dan hanya bisa mengeluarkan air matanya memikirkan nasib anak bos nya itu.
bersambung.......
maaf sekian dulu cerita author ya teman-teman, semoga kalian tetap bersedia menanti kelanjutan kisah Pelangi ini.
jangan lupa terus berikan dukungan buat author ya, biar lebih semangat untuk menyelesaikan kisah ini.
berikan like, vote dan komen yang membangun ya
__ADS_1
🙏🙏😘