
Ketika Pelangi sadar dia melihat sekeliling, semua tampak asing baginya. Dia mengingat kejadian sebelumnya, sebenarnya siapa yang membawaku kesini batinnya. Tiba-tiba pintu terbuka.......
Sudah sadar sayang??
Sena....... Apa yang kamu lakukan?
Kamu milikku dan selamanya akan menjadi milikku sayang.
Sadarlah Sen, aku sudah punya keluarga kamu juga dan kita gak mungkin bersama Sen.
Tidak, aku tak punya keluarga dan kamulah yang akan selalu mendampingiku.
Pelangi menggeleng,,,,,, kamu sudah gila Sen.
Ya aku memang sudah gila Pelangi, aku sudah tak bisa membendung semua rasa cintaku padamu.
Sena.... stop jangan mendekat, Pelangi merasakan perutnya yang semakin mual.
__ADS_1
Kamu kenapa sayang, apanya yang sakit Sena langsung mendekap tubuh Pelangi yang sempoyongan.
Aku....mata Pelangi mengedarkan pandangannya dan setelah menemukan kamar mandi dia segera berlari dan memuntahkan semua isi di perutnya.
Sena mengikuti Pelangi dan memijit-mijit tengkuk Pelangi dengan perlahan.
Setelah mengeluarkan isi perutnya hingga tak tersisa Pelangi merasakan lemas dan hampir saja jatuh, namun dengan sigap Sena menangkap dan membopongnya ke kasur. Sena tampak khawatir karena melihat wajah Pelangi yang semakin memucat dan akhirnya tak sadarkan diri. Sena segera memanggil dokter untuk memeriksa keadaan Pelangi. Sena tertegun mendapatkan berita dari sang dokter yang sudah selesai memeriksa keadaan Pelangi. Tak lama Pelangi membuka matanya, aku kenapa Sen?
Sena hanya terdiam dan terus menatap lekat wajah Pelangi.
Pelangi berusaha untuk duduk namun kepalanya terasa sangat berat,,,,, Jangan bangun dulu sayang, Sena mengambilkan minum dan memberikan nya pada Pelangi. Mulai sekarang kamu akan selalu di sampingku dan kita akan membesarkan anak itu bersama-sama, lupakan suami dan anakmu.
Iya sayang, kamu hamil dan aku akan menerima dia sebagai anakku. Aku akan membahagiakan kalian, kita akan menjadi satu keluarga yang bahagia. Sena menggenggam tangan Pelangi dengan erat.
Pelangi terdiam mendengar perkataan dan perlakuan Sena yang tak masuk akal.
Aku akan menikahi mu sayang.
__ADS_1
Sena itu gak mungkin terjadi, aku masih mempunyai suami. Dalam Islam tak di perbolehkan Sen, itu dosa.
Aku tak perduli yang penting kamu jadi istriku, kalo perlu aku akan mengurus perceraian kamu.
Sena.... aku tak mengenalmu sekarang, kamu bukan Sena yang dulu. Sadarlah Sen, kita gak mungkin bersama dan kita tak akan bahagia. Mas Adam pasti akan mencari ku.
Aku tak akan membiarkan Adam mengambil mu lagi dari ku. Kamu harus jadi milikku,,,, Sena memeluk Pelangi dan mencium seluruh wajah Pelangi. Pelangi yang berusaha melepaskan diri dari Sena tak berhasil karena kekuatannya kalah dari Sena. Pelangi hanya bisa mengeluarkan air mata nya.
Sena menghapus air mata Pelangi dengan jarinya..... Kamu gak boleh menangi sayang demi kesehatan calon anak kita dan kamu harus yakin kalo kita akan bahagia. Aku akan membahagiakan kalian, Sena mengelus perut Pelangi dengan lembut.
Satu Minggu sudah Pelangi berada di dalam kamar itu dia merasa bosan tanpa melakukan apa pun. Sen, bolehkah aku keluar aku bosan ada di sini. Pelangi mencoba berdamai dengan keadaannya saat ini, karena selama ini Sena tak pernah menyakiti dan memaksanya untuk melakukan hubungan intim. Sena benar-benar memanjakan nya.
Oke.....Sena kemudian menggandeng tangan Pelangi dan mengajaknya berjalan-jalan di taman. Pelangi nampak kagum dengan keindahan tempat itu. Rumah yang di kelilingi taman dan ada sebuah danau luas di belakangnya. Gimana kamu suka sayang? Semoga kamu betah tinggal disini dan satu hal jangan pernah berfikir untuk pergi dari sini sayang, karena di setiap sudut ada cctv dan penjaga. Pelangi mengedarkan pandangannya dan memang benar ada penjaga di mana-mana. Pelangi menghela nafas nya. Sena mengajaknya duduk di bangku taman, dia mencium tangan Pelangi penuh sayang. Nanti kalo dedeknya sudah lahir pasti rumah ini akan ramai ya kan sayang,,,, nanti kita akan main sama-sama di taman, kalian akan menungguku pulang dari kerja kata Sena sambil terus tersenyum bahagia. Aku akhirnya bisa memilikimu sayang, kembali Sena mengecup tangan dan perut Pelangi. Setelah agak lama mereka di taman menikmati indahnya bunga dan gemercik air buatan Sena mengajak Pelangi untuk makan siang di meja makan.
bersambung.......
Terus dukung author ya teman-teman, biar author lebih semangat lagi buat up date.
__ADS_1
berikan dukungan kalian dengan memberikan like, vote dan komen yang membangun ya.
😘😘🙏