Cinta Pelangi

Cinta Pelangi
episode 6


__ADS_3

Selama perjalanan mereka saling diam, Pelangi melihat ke luar jendela sedang Sena fokus menyetir dan sesekali melihat ke arah Pelangi namun Pelangi tak menghiraukannya.

__ADS_1


Pelangi apa kamu senang pergi ke Jakarta?

__ADS_1


Sena mulai membuka percakapan, Pelangi menoleh dan mengangkat kedua bahunya. Kok gitu jawabannya. Entahlah terus terang aku tak tau mesti senang atau sedih, disisi lain aku senang mungkin aku akan dapat pengalaman baru tapi aku sedih mesti berurusan denganmu lagi. Maafkan aku Pelangi aku tak punya maksud apa-apa,aku hanya ingin yang terbaik buatmu. Meski aku sudah berbuat kesalahan yang fatal tapi aku ingin tetap melindungi dan membuat kamu bahagia meski kita tak bersama. Kamu tenang aja Pelangi kita tak akan sering ketemu kok, di kerjaku hanya membantu saja dalam keadaan di butuhkan. Nantinya kamu akan sering pergi ke luar kota dengan pak Eri dan Egar. Pelangi menatap Sena tak percaya. Oh ayolah Pelangi percayalah,aku tak akan membohongimu. Pelangi hanya diam dan dia menyalakan musik yang ada di mobil, terkadang Pelangi dan Sena ikut menyanyikan lagu yang sedang mereka putar dan tertawa bersama mengingat dulu mereka pernah bersama dalam waktu yang lama. Namun takdir tidak mengizinkan mereka bersatu dalam ikatan pernikahan Sena sudah menikah dengan seorang gadis pilihan orang tuanya. Namun mulai sekarang mereka harus berdamai dalam lingkaran kerja. Beberapa kali mereka berhenti untuk makan dan melaksanakan sholat, setelah 10 jam perjalanan akhirnya mereka sampai di Jakarta. Sena membawa Pelangi ke sebuah rumah atau tepatnya mess untuk karyawan yang berada di luar kota. Sampainya di mess mereka di sambut Egar. Sena dan Egar saling berjabat tangan dan berpelukan. Selamat datang dan bergabung dengan kami Pelangi sapa Egar sambil menjabat tangan Pelangi. Di tengah mereka ngobrol datang seorang cewek dengan menenteng makanan. Eh ada tamu rupanya, pak Sena jam berapa sampai dan ini siapa? Aku baru 10 menit yang lalu sampai Ning, oh iya kenalkan ini Pelangi yang akan bergabung dengan kalian. Pelangi ini Nining, mereka saling berjabat tangan dan berpelukan Senang bertemu denganmu Pelangi,oh iya kalian sudah pada makan? Sudah Ning sebelum sampai di sini aku sudah mengajaknya untuk makan malam kata Sena. Dih mereka di tanya udah makan apa belum,nah kita yang dari tadi di sini kagak di tawari celetuk Egar. Jangan khawatir nih buat kamu 1 makanya aku tanya mereka karena aku cuma beli makanannya cuma 2 babang, mereka terkekeh. Karena mereka sampai di mess jam 9 malam,Nining segera menunjukkan kamar buat Pelangi sedang Sena segera ke kamar kosong untuk mengistirahatkan tubuhnya karena besok dia harus kembali ke Semarang.Di mess tersebut mempunyai 4 kamar. Siapa aja yang tinggal di sini mbak Ning? Oh cuma aku sama Egar kadang ada pak Eri, kadang ada adiknya si bos tinggal di sini juga. Ini kamarmu, kamu beristirahatlah dulu kamarku ada di sebelah kali kamu perlu sesuatu datang aja ke kamarku. Iya makasih mbak Ning. Pelangi segera masuk,dia langsung mandi karena merasakan tubuhnya yang lengket. Sebelum tidur Pelangi menyempatkan dirinya untuk menelfon orang tuanya. Semoga aku menemukan kebahagiaan kerja di sini gumam Pelangi,,,,sudah jam 11 namun matanya tak juga mau terpejam,dia memilih keluar dari kamar menuju ke teras.

__ADS_1


bersambung......

__ADS_1


Jangan bosen sama ceritaku ya temen-temen, dan jangan lupa kasih semangat buat aku dengan memberikan like,vote,hadiah dan juga komentar yang membangun ya.....😘😘

__ADS_1


__ADS_2