Cinta Pelangi

Cinta Pelangi
episode 66


__ADS_3

Selesai mengadzani Egar meletakkan bayi mungil itu di sebelah Pelangi sambil mengelus kepalanya dan berdoa' semoga jadi anak yang Sholeh. Terima kasih uncle,, Selamat nduk bayi nya sehat dan lucu, tapi kenapa hanya bibir nya saja yang mirip dengan mu ya. Pelangi hanya tersenyum,,, Ayah nya pasti ganteng ya nduk, liat dia ganteng banget. Ayahnya memang ganteng buk tapi galak kayak singa ejek Egar. Pelangi hanya senyum-senyum, semua mata memandang ke pintu yang baru saja di buka. Adam langsung berhambur memeluk Pelangi. Maafkan aku sayang,,,,maafkan aku dan jangan pernah lagi kamu pergi dariku. Aku sudah memaafkan mu mas bisik Pelangi, sudah mas meluk nya apa kamu gak pengen liat bayiku? Apa bayimu, bayi kita jawab nya cemberut. Kamu yakin kalo itu bayi dari buah cinta kita mas? Adam memandang bayi mungil yang mulai akan menangis karena haus, aku percaya liat saja semua wajah nya mirip sekali dengan ku seolah itu adalah aku di masa kecil. Pelangi tersenyum dan duduk bersandar, Bu Rina memberikan bayi nya untuk di susui. Tunggu- tunggu sayang kata Adam mengagetkan mereka semua. Gar,,, apa kamu mau liat istriku menyusui putraku bentak nya. Ah iya sorry,,,, Egar segera meninggalkan mereka. Adam pun membantu Pelangi menyusukan putranya. Mas,,, kenalin ini Bu Rina yang selama ini sudah membantuku. Adam berdiri dan menjabat tangan Bu Rina, saya minta maaf sudah mengabaikan ibuk saya...saya.... Iya tidak apa- apa pak saya maklum kok. Terima kasih buk sudah menjaga istri saya. Adam pun meminta pada Bu Rina untuk menceritakan bagaimana bertemu dengan Pelangi dan bagaimana Pelangi hidup selama ini. Adam memerintahkan pada Egar untuk membeli makan siang untuk mereka semua. Mas siapa nama anak kita? Nama ya,,,, namanya Andika Putra Adam, aku sudah memikirkan namanya saat perjalanan kemari tadi. Ayah dan ibu mas? Iya ayah dan ibu belum bisa kesini mungkin besok baru bisa ke sini. Andika,,,, bagus juga nama nya nak Adam puji Bu Rina sambil tersenyum. Liat sayang kuat sekali dia nyusu kamu, Adam mencium gemes putranya. Liat sayang matanya, hidungnya, dahi nya semua sama denganku cuma bibirnya aja yang tipis dan merah seperti punyamu. Maaf nak Adam karena nak Adam sudah di sini jadi saya akan pulang ke rumah sekarang. Ah iya buk,,,, biar di antar Egar saja. Gak usah repot-repot nak Adam ibu bisa pulang sendiri. Gak buk tolong dan sekali lagi terima kasih ibuk sudah menjaga juga merawat istri saya, Adam mengantarkan bu Rina sampai di parkiran. Dia menyuruh Egar untuk mengantar Bu Rina pulang ke rumah, dia juga menyuruh Egar agar mampir ke rumah makan untuk makan siang dan sekalian makanan untuk yang di rumah. Kan jadi ngerepotin nak Adam kata bu Rina yang mendengar perintah Adam pada Egar. Enggak kok buk,,,,mohon ibu jangan sungkan itu bukan apa-apa jika di banding istri saya yang sudah anda jaga. Mereka segera keluar dari rumah sakit dan Adam masuk tapi sebelumnya dia mampir ke kantin untuk membeli makanan dan minuman untuknya dan Pelangi. Sampai di kamar dia melihat istri dan anaknya sudah tertidur, dia mendekat dan mengecup kening 2 orang yang di sayangi nya.

__ADS_1


bersambung.......

__ADS_1


gimana masih setia baca ceritaku ini kan temen-temen?? semoga kalian suka ya

__ADS_1


😘😘

__ADS_1


__ADS_2