Cinta Pelangi

Cinta Pelangi
episode 60


__ADS_3

Sepeninggal Egar dan Rumi Pelangi menghubungi suaminya, mereka ngobrol panjang lebar. Sebelum meninggalkan rumah makan itu Pelangi pergi ke toilet, kebetulan toilet sepi jadi dia tak perlu mengantre seperti biasanya. Keluar dari toilet tubuhnya di seret dan di bekap dengan kain yang sudah di beri obat bius hingga dia tak sadarkan diri, namun dia bingung ketika sadar dirinya sudah berada di kamar penginapannya. Kamu sudah sadar Pelangi? kemasi barang mu aku akan mengantarmu ke stasiun karena aku harus segera berangkat ke Jakarta. Sebentar Gar, Pelangi memijat pelipisnya yang sedikit pusing. Kok aku bisa di kamar ini, siapa yang membawaku ke sini Gar? Aku yang sudah membawamu ke sini,, cepatlah berkemas. Sebentar Gar,,,,seingat ku tadi ke toilet dan ada seseorang yang menyeret dan membekapku, sebenarnya apa yang terjadi Gar? Tolong ceritakan padaku,,,please. Egar terdiam sejenak dia menarik nafas kemudian duduk di kasur bersama Pelangi, Rumi yang sedari tadi membereskan pakaian kemudian ikut mendekat.


Saat itu aku dan Rumi sedang bertemu dengan bagian pengadaan barang, tiba-tiba hp ku berbunyi aku mendapatkan telpon bahwa aku harus segera pulang karena ibuku masuk rumah sakit. Saat itu juga hp ku berkedip, setelah kulihat titik lokasimu yang berada di hotel. Karena aku penasaran aku segera menyusul mu ke sana dan meninggalkan Rumi untuk menyelesaikan urusan di sana, aku segera menuju lokasi dimana kamu berada. Aku semakin penasaran, sesampainya di hotel aku langsung mencari titik kamar yang di tunjukkan alat pelacak milikmu. Sesampainya di sana aku langsung meminta kunci cadangan pada fihak hotel, meski sedikit perdebatan terjadi namun fihak hotel bersedia mambantu membukakannya untukku betapa terkejutnya aku melihat bajingan itu. Bajingan,,,,apa yang kamu lakukan padanya. He...he...he...seperti yang kamu lihat, apa lagi? karena aku masih mencintai nya jadi aku ingin memilikinya. Egar segera menarik dan meninju Sena itu, dan terjadilah baku hantam fihak hotel pun berhasil memisahkan mereka dan segera membawa Sena keluar. Egar meminta tolong pada petugas wanita di hotel agar memakaikan baju pada Pelangi yang tubuh atasnya sudah polos itu, Egar memastikan pada petugas hotel bahwa tubuh Pelangi tidak polos sama sekali dan pelayan wanita itu mengangguk.

__ADS_1


Jadi Sena melakukan hal sejauh itu padaku Gar? apa salahku pada nya tanya Pelangi sambil terisak. Rumi memeluk tubuh Pelangi yang nampak sesenggukan itu. Kamu bersabarlah Pelangi, aku yakin Sena tak melakukan apa-apa padamu. Dia hanya menjebak mu agar seolah-olah dia sudah menjamah mu, karena menurut pelayan yang memakaikan baju padamu mengatakan hanya bagian atasnya saja yang terbuka sedangkan di bagian bawah masih tertutup dan dia menutupi mu dengan selimut. Sekarang kita harus segera menuju stasiun, karena aku dan Rumi akan segera berangkat ke Jakarta. Mas Egar apa gak sebaiknya aku temani ibuk pulang dulu, aku takut kejadian ini terulang lagi. Gak perlu Rum,,,, aku sudah menyewa orang untuk menjaganya. Kamu gak apa-apa kan Pelangi pulang sendiri naik kereta? Pelangi mengangguk lemah, Gar menurutmu apa mas Adam akan percaya padaku jika aku harus menjelaskan hal ini padanya. Harusnya dia percaya, nanti akan aku bantu jelasin ke dia. Egar segera mengantar Pelangi ke stasiun dan menunggunya sampai kereta yang di tumpangi Pelangi pergi, dengan tergesa-gesa dia melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi agar segera sampai di Jakarta.


bersambung,,,,,,

__ADS_1


apa yang akan terjadi ya???


berikan like, vote dan komen nya.....

__ADS_1


Terima kasih juga buat teman-teman yang masih setia untuk membaca kelanjutan kisah ini, semoga kalian suka dengan cerita di novel ini......


😘😘🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2