Cinta Pelangi

Cinta Pelangi
episode 40


__ADS_3

Sepulang dari Alfamart Pelangi langsung masuk ke kamarnya. Di lihatnya mbak Ning yang baru akan melaksanakan sholat Maghrib. Setelah sholat mbak Ning mengajak Pelangi untuk makan malam, namun di tolak Pelangi. Kamu gak lapar Pelangi, kok gak mau ku ajak makan. Aku tadi sudah makan mbak sekalian beli pembalut. Karena Pelangi tak mau makan mbak Ning pun keluar dan menunggu Egar juga pak Eri di lobi. Mereka berkumpul di lobi, namun tidak dengan Adam dan Pelangi. Gar, coba kamu telpon pak Adam mau makan di mana perintah mbak Ning. Terus Pelangi mana mbak? Katanya dia sudah makan tadi sekalian ke Alfamart. Oh berati ayo kita langsung cari makan aja gak usah nunggu si bos. Telpon dulu Gar, gak usah cari gara-gara deh daripada nanti kena amuk. Gak bakal dia ngamuk, ayo kita makan nanti kalo si bos ngamuk biar aku yang maju. Ning memandang heran mereka berdua. Yang di pandang malah senyum-senyum gak jelas, akhirnya Nining pun pergi mengikuti Egar dan pak Eri. Sekitar jam 9 malem mereka baru tiba di hotel lagi, mereka segera menuju ke kamar Adam karena sudah di perintahkan untuk langsung ke sana. Pelangi sudah di sana sedang mengerjakan pekerjaan dari Adam, dan ketika mereka bertiga datang Pelangi di suruh rebahan di kasur king size yang ada di sana. Sampai jam 12 malam mereka baru menyelesaikan pekerjaan dan balik ke kamar masing-masing. Saat Nining mendekati Pelangi yang tertidur dan bermaksud membangunkan nya namun di cegah sama Adam. Biar kan dia tidur, kasihan kalo di bangunkan kata Adam beralasan. Saya bisa tidur di sofa kata Adam yang melihat Nining masih tak percaya dengan apa yang baru saja di dengar nya. Egar menarik tangan Nining keluar, di luar Nining pun masih protes kenapa Pelangi tak boleh di bangunin. Dengan berbagai alasan Egar dan pak Eri meyakinkan Nining.

__ADS_1


Pagi datang, alarm hp Pelangi berbunyi. Sengaja dia menyetel alarm karena dia yakin tak akan mendengar suara adzan jika di dalam hotel seperti itu. Dia menggeliat dan membuka matanya, betapa terkejut nya dia ketika mendapati dirinya tidak tidur di kamar bersama mbak Ning namun bersama Adam. Dia membuka selimutnya,,,, Alhamdulillah masih utuh batin nya dan dia melihat ke arah tempat nya tidur ternyata tak ada apa-apa, berarti semalam tak terjadi apa-apa batinnya sambil mengelus dadanya. Ketika dia hendak beranjak pergi keluar, tangannya di pegang Adam. Jangan pergi dulu perintahnya. Mas,kenapa gak bangunin aku semalam apa nanti yang akan di fikirkan teman-teman. Kamu gak usah khawatir sayang, toh kita tak melakukan apa-apa hanya tidur saja. Tapi itu gak boleh mas, akan terjadi fitnah nantinya seru Pelangi sedikit meninggikan nada bicaranya karena marah. Siapa yang berani memfitnah mu, biar ku pecat dia. Jangan mentang-mentang jadi bos mas, justru mas itu harus jadi contoh yang baik buat karyawan mas. Adam terduduk,,,, iya deh maaf besok lagi gak akan terjadi lagi. Habis aku kasihan ngeliat kamu yang sudah tertidur pulas masak mau di bangunkan dan pindah ke kamar kalian. Kalo boleh aku gendong kamu pasti sudah ku gendong ke kamarmu. Ya sudah jangan marah-marah dong sayang, nanti cantik nya hilang lho goda Adam. Ayo senyum,kita itu harus memulai hari dengan senyum biar mudah rezeki nya. Pelangi yang tak mau berdebat lagi pun tersenyum, tapi besok jangan di ulangi lagi ya mas. Biarkan aku tidur satu kamar dengan mbak Ning agar dia gak curiga dan kita kan belum sah jadi gak boleh tidur satu kamar meskipun hanya tidur. Iya bu ustadzah kata Adam sambil tersenyum membuat Pelangi geli. Sekarang biarkan aku kembali ke kamarku. Tapi bolehkah aku minta di buat kan teh hangat? Pelangi mengangguk dan segera membuat teh hangat permintaan Adam dan segera pergi ke kamarnya.

__ADS_1


bersambung........

__ADS_1


jangan lupa berikan like,vote, dan komen yang membangun ya.....terima kasih

__ADS_1


😘😘

__ADS_1


__ADS_2