Cinta Pelangi

Cinta Pelangi
episode 35


__ADS_3

Di Malioboro mereka bersenang-senang, mereka berjalan melihat-lihat barang-barang yang di jual di sana. Mereka juga naik becak sepeda, Adam yang selalu lengket dengan Pelangi selalu mempunyai jawaban atas setiap pertanyaan Egar dan pak Eri yang melihat kedekatan mereka. Pelangi hanya bisa mengulum senyum dan membiarkan kelakuan bos nya yang kadang konyol nya gak ketulungan. Sampai di depan penjual pernak-pernik Adam memesan kalung yang berinisial AP, mereka harus menunggu kurang lebih 15 menit. Egar dan pak Eri pergi berkeliling karena tak mau ikut menunggu mereka. Selama menunggu Adam melihat-lihat tas cewek yang tak jauh dari sana dan mengambilnya satu yang begitu menarik perhatiannya. Adam memberikannya pada Pelangi yang masih setia duduk menunggu kalung selesai di buat. Ini apa mas? katanya menerima paper bag pemberian Adam. Buka saja sendiri,,, eh tunggu-tunggu kalungnya udah jadi, boleh dong aku pakaikan langsung ke kamu? Pelangi menggeleng, maaf mas gak bisa. Adam mengerti karena memang Pelangi tak akan mengizinkannya menyentuh sebelum sah, dan dari tadi Adam hanya berjalan di sebelah Pelangi atau mengekornya. Adam memberikan kalung itu pada Pelangi dan berpesan kalo mulai besok Pelangi harus memakainya. Pelangi hanya mengiyakan kata bos nya biar gak panjang urusannya. Sekarang bukalah paper bag nya titah Adam. Pelangi membukanya dan tersenyum, kemudian mengucapkan terima kasih pada Adam. Mereka berdua kemudian membeli banyak baju dan juga makanan untuk oleh-oleh. Tak terasa jam sudah menunjukkan diangka 9 mereka kembali ke mobil, Egar dan pak Eri sudah lebih dulu berada di mobil. Mereka menggelengkan kepala melihat bos nya memborong banyak oleh-oleh. Kali ini Egar yang membawa mobil nya, Pelangi yang duduk di tengah tertidur karena lelah. Adam mengambil kepala Pelangi dan menidurkan di pundaknya. Pak Eri pun juga sudah tertidur, tinggal Egar yang menyetir mobil dan Adam yang selalu memandangi wajah Pelangi yang tengah tertidur lelap. Bos, giman sudah ada perkembangan apa belum? Perkembangan apa Gar?

__ADS_1


Itu bos,,,,,,udah di tembak belum ceweknya. Cewek yang mana Gar? tanyanya berpura-pura. Siapa lagi kalo bukan yang tertidur di bahu mu itu bos. Ngaco kamu Gar, Adam masih mengelak. Sudah lah bos kamu gak bisa sembunyi dariku, aku bisa menebak perasaanmu yang begitu keliatan. Adam tak berkutik karena ternyata Egar melihat semua tingkah lakunya lewat kaca di depan, dan juga kekonyolannya yang beberapa kali terjadi. Memang keliatan Gar? Banget bos,,,,Egar menertawakan bos nya yang sedang jatuh cinta itu. Segera tembak bos, nanti kalo dia di ambil dokter Rian Lo Egar memprofokasi bos nya. Adam hanya terdiam dan kembali memandang wajah cantik Pelangi. Pelangi itu cantik, dia juga ramah dan mudah bergaul bos. Pasti banyak yang naksir padanya, terutama si dikter Rian yang sudah terang-terangan menunjukkan ketertarikannya pada Pelangi. Adam sedikit demi sedikit terprofokasi oleh Egar. Gar gimana kalo besok kita lamar pelangi langsung di hadapan kedua orang tuanya? Memang bos udah tanya isi hati Pelangi, apa dia mau menerimamu? takutnya begitu datang melamar gak taunya di tolak sama Pelangi. Asem kamu ya Gar malah bikin nyaliku menciut bentak Adam tertahan karena tak mau membangunkan Pelangi yang masih tertidur. Bukan begitu bos, antisipasi aja biar bos gak sakit hati ataupun malu. Dalam hati Adam membenarkan perkataan Egar. Tapi Gar dia gak nolak waktu ku panggil sayang,,,ups Adam segera menutup mulutnya yang keceplosan. Egar tertawa kembali, bisa saja itu hanya agar kamu gak marah bos. Terus gimana dong Gar? ya Pelangi di tanya dulu lah bos. Ah kelamaan Gar, pokoknya besok kita langsung datang ke rumah Pelangi dan bertanya sekalian meminta pada orang tuanya langsung. Terserah lah bos, terus siapa aja yang mau kamu ajak bos? Aku mau minta mas Chaca terbang ke sini besok sebagai wakil dari keluarga dan tentunya kamu sama pak Eri juga ikut ke sana. Apa pun hasilnya besok kalian harus merahasiakan dari yang lainnya dulu. Egar tersenyum dan mengangguk. Jam setengah 12 malam Pelangi sampai di rumahnya, Adam menyuruh Egar mengantar Pelangi sampai di depan rumah.

__ADS_1


Adam membangunkan Pelangi, sebelum turun Adam berpesan pada Pelangi bahwa besok gak usah ke kantor alias libur. Adam dan Egar turun, Egar menurunkan tas juga oleh-oleh yang di belinya tadi. Mereka segera pulang ke kantor karena Egar sudah tampak lelah sekali.

__ADS_1


dukung author terus ya teman-teman, biar author semangat menyelesaikan cerita ini.

__ADS_1


😘

__ADS_1


__ADS_2