
Sesampainya di stasiun Tawang Adam sudah menunggunya di depan. Pelangi tersenyum dan mencium punggung tangan suaminya, Adam hanya mengulurkan tangan nya dan diam. Mas, sebenarnya ada apa? gak biasanya mas hanya diam saja ketika bersamaku. Adam melajukan mobilnya tanpa bicara, Pelangi pun hanya diam. Sampai di rumah Adam langsung masuk ke kamar dan merebahkan dirinya. Mas,,,,, sebenarnya ada apa tanya Pelangi lembut sambil mengelus pipinya namun tangannya di tampik kasar. Jangan kamu sentuh aku,,, kamu sudah mengecewakanku. Apa maksudmu mas? Sekarang jelaskan ini? Pelangi menutup mulutnya tak percaya. Ini....ini... Pelangi gemetar dan tak bisa menjawab pertanyaan Adam. Kamu sengaja mengajaknya ke sana biar kalian bisa bermesraan, dan sebenarnya kalian masih saling mencintai. Kenapa kamu menghianatiku Pelangi? Mas itu..itu tidak tidak benar, aku tak pernah melakukan itu dengan Sena. Lalu apa menurutmu foto ini palsu? aku sudah bertanya pada ahlinya dan dia mengatakan kalo foto ini benar adanya bukan editan. Tapi mas,,,,, Sudahlah Pelangi untuk sementara waktu aku tak ingin melihatmu, Adam pergi ke ruang kerja dan menguncinya dari dalam. Mas,,,, Pelangi hanya bisa menangis kenapa kamu tak mau mendengar penjelasan ku mas, baiklah kalo kamu tak mau melihatku lagi lebih baik aku pergi dulu darimu semoga suatu hari nanti kita bisa bersama lagi. Pelangi mengemasi pakaiannya dilihatnya jam masih menunjukkan jam 8 malam, dia memesan ojek online dan pergi ke stasiun. Sementara di rumah Adam masih saja termenung di meja kerjanya, dia berusaha mencerna semua yang diceritakan Egar melalui telpon tadi. Egar menceritakan kejadian dimana sudah 2 kali dia memergoki Sena yang akan berbuat jahat pada Pelangi. Aku sudah salah sangka padamu Pelangi maafkan aku tak mau mendengarkan penjelasan mu. Adam bergegas menuju kamarnya namun kamar itu kosong, Adam mencari nya ke kamar mandi namun juga tak ada sebelum dia keluar matanya menatap kertas di atas kasur. Dia membaca isi kertas itu.
Buat mas Adam....
Assalamu 'alaikum mas Adam....
__ADS_1
Maafkan aku yang tak mampu memberikan penjelasan atas semua yang terjadi mas, bukan nya aku tak mau tapi aku trauma dengan kejadian itu. Aku mengerti kalo mas Adam benar-benar marah padaku dan merasa terkhianati, namun satu hal yang mas perlu tau semenjak aku memilihmu tak ada nama laki-laki lain lagi di dalam hatiku selain kamu dan sampai kapan pun akan tetap namamu mas. Maaf untuk sementara aku pergi meninggalkanmu, bukan berarti aku tak sayang lagi padamu namun aku memahami luka hatimu dan menginginkan untuk tak melihatku lagi. Jangan kau cari aku ke rumah orang tuaku karena aku tak akan kesana, semoga kita masih bisa bertemu lagi mas. Jaga selalu kesehatan mu mas, semoga Allah akan senantiasa melindungi mu.
aku akan selalu menunggumu datang menjemputku.
bersambung.....
__ADS_1
terima kasih sudah setia menanti ceritaku ini, semoga kalian suka teman-teman.
jangan lupa terus berikan dukungan pada author ya dengan memberikan like, vote dan komen nya.
😘🙏😘
__ADS_1