Cinta Pelangi

Cinta Pelangi
episode 56


__ADS_3

Setiap makan siang tiba Pelangi akan datang ke rumah sakit untuk mengantarkan makan siang untuk suaminya. Seperti biasa siang itu dia mengantar makan siang suaminya, dia menunggu di tempat biasa suaminya makan namun tiba-tiba dia di datangi seorang dokter muda yang cantik. Maaf,,, apa kamu mengantar makan siang buat Adam? Em iya dok. Lebih baik kamu pulang saja, karena hari ini kita semua akan makan di luar. Tapi mas Adam gak ada memberi tahu saya dok, biar saya tunggu saja di sini. Gak usah, lebih baik kamu pulang saja. Adam menyuruhku untuk memberitahu mu karena dia tak sempat mengabari kamu, dia lagi sibuk kata Farah meyakinkan Pelangi. Dengan fikiran bingung dia ke luar dari rumah sakit, namun Pelangi tak langsung pulang dia menunggu telpon dari suaminya di parkiran. Benar saja tak lama telponnya berdering. Sayang,,, kamu ada di mana, apa belum sampai di sini? Sudah mas, kata temenku kalian mau makan di luar. Hah,,,, siapa bilang, gak ada mereka aja yang mau keluar tapi aku mau makan makananmu aja. Sekarang kamu di mana sayang. Aku masih di parkiran mas, kalo begitu aku akan kembali lagi ke sana. Gak usah sayang, nanti kamu ke capek an biar aku yang menyusul mu ke sana. Adam bergegas menuju ke parkiran namun belum sempat dia berjalan tangannya sudah di tarik Farah untuk pergi ke kantin. Lepasin Far, kamu ini kenapa sih? Dam kita kan mau makan bareng ayo cepat kita udah di tunggu temen-temen. Aku sudah bilang berapa kali sama kamu Far, aku gak mau makan berang kalian kenapa kamu selalu memaksaku seru Adam sambil menghentakkan tangan yang tadi di tarik sama Farah. Gak bisa gitu dong Dam, ini hari ultahku aku pengen nraktir kamu. Gak, Adam berlari kecil meninggalkan Farah yang hendak menariknya kembali. Adam mencari ke sekeliling tempat parkiran. Mas,,,Pelangi memanggil dan melambaikan tangan nya pada Adam. Kenapa tadi gak tunggu aku datang sayang? Pasti yang nemuin kamu tadi dokter Farah kan? Sudah mas, gak usah di bahas lebih baik sekarang mas makan dulu nanti keburu waktu makan siangnya habis lho. Adam menurut dan makan siang bersama istrinya. Setelah selesai makan Adam menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi yang hanya di tanggapi dengan senyuman oleh Pelangi. Kok kamu cuma senyum sayang? kamu gak marah denger cerita suami kamu di kejar-kejar cewek cantik? Pelangi menghabiskan nafasnya dengan tetap tersenyum,,, bohong kalo aku gak marah dan cemburu mas, tapi aku yakin kalau hatimu hanya untukku. Aku tau kamu bukanlah orang yang tidak mudah untuk di takhluk kan. Pelangi berdiri dan mencium pipi suaminya, aku tau suamiku ini sangat mencintaiku. Kamu sudah mulai berani mencium ku di depan umum ya sayang. Kan kamu yang ajari aku mas, biar mereka yang liat tahu kalo kamu itu milikku senyumnya. Adam hanya terkekeh melihat tingkah istrinya yang malu-malu setelah menciumnya tadi. Kembalilah ke IGD mas sudah waktunya kamu kembali kerja, Pelangi membereskan tempat bekal yang sudah habis mereka makan. Kali ini Adam membantu membereskannya karena masih ada waktu. Sudah mas aku bisa sendiri kembalilah nanti kamu telat lho. Setelah semua beres Adam mencium kening istrinya, kamu hati-hati di jalan sayang pergilah dulu baru aku akan kembali kerja. Pelangi segera naik ke motornya diantar Adam, selamat bekerja kembali mas. Pelangi dan Adam saling melambaikan tangan dan setelah Pelangi tak terlihat Adam segera kembali ke IGD tempatnya bertugas. Dari jauh Farah melihat semua yang di lakukan Adam dan istrinya di tempat parkir tadi, dia tak menyangka kalo sebenarnya Pelangi adalah istri orang yang di cintai nya. Setahunya Pelangi masih saudara dari Adam dan baru hari ini dia tau segalanya, pantas Ade melarang ku mencintai Adam gumamnya. Dengan gontai Farah pun menuju ke ruang IGD. Hari itu Farah tampak beda, dia lebih pendiam dan tak menggoda Adam lagi.

__ADS_1


bersambung......

__ADS_1


berikan dukungan terus buat author ya, biar author bisa segera menyelesaikan cerita ini

__ADS_1


Happy reading para readers tercinta

__ADS_1


😘

__ADS_1


__ADS_2