
Malam hari sepulang dari rumah orang tua Pelangi dan sesudah menidurkan kedua anak nya mereka masuk kedalam kamar. Sudah menjadi kebiasaan Sena dan Pelangi untuk menidurkan kedua buah hatinya dengan menceritakan sebuah dongeng secara bergantian, dengan Sena di sisi Sovi dan Pelangi di sisi Dika. Sovi memang lebih dekat pada Sena daripada Pelangi dan Dika lebih dekat dengan Pelangi. Setelah mereka tertidur Sena akan memindahkan Sovi ke kamarnya sendiri. Pelangi naik ke atas ranjang di susul Sena yang segera memeluk nya. Mas, ada apa sih? Aku semakin takut kehilangan kamu sayang, setelah kita tadi bertemu dengan Adam. Pelangi membalikkan badan nya menghadap Sena,,,,, Mas percaya kan pada takdir Allah? seberapa besar kita menentang Allah kalo Dia sudah berkehendak maka kita tak dapat melawan-Nya. Yang terpenting sekarang kita jalani saja apa yang ada sekarang dan kita serahkan semua pada Allah, in sha Allah semua akan baik-baik saja. Sena langsung membungkam mulut Pelangi dengan ********** lembut hingga Pelangi terbuai dengan permainan Sena. Sena semakin menggila, di turunkan ciuman nya menyesap leher istri nya dan meninggalkan kepemilikan nya di sana. Ciuman nya semakin turun, dia memainkan benda kenyal yang sudah tak di butuhkan Sovi. Pelangi mendesah perlahan merasakan sensasi kenikmatan yang tiada tara yang di berikan pada suaminya. Sena membuka baju istrinya dengan sedikit kasar dan bersiap memberikan penyatuan dengan istrinya. Pelangi semakin mendesah tapi dia menahan nya Sena yang mengetahui hal itu berucap, lepaskan sayang panggil saja namaku. Karena tidak tahan dengan permainan suaminya, dia pun akhirnya mendesah memanggil nama Sena. Akhirnya penyatuan mereka pun bisa secara bersamaan, Sena ambruk dan memeluk istrinya. Sena mengecup dan tertidur dengan memeluk istri nya. Malam itu Sena meminta pada istrinya sampai beberapa kali, karena dia sungguh-sungguh tak mau kehilangan dan melepaskan Pelangi untuk yang kedua kali nya.
__ADS_1
Pagi datang, Sena bangun lebih dulu kemudian pergi ke dapur untuk membuat sarapan untuk mereka dan membiarkan istri nya yang masih tertidur lelap. Setelah sholat subuh Sena mengajak tidur istri nya kembali sehingga sampai saat ini Pelangi masih tertidur karena kelelahan. Namun sebelum masak Sena sudah membangunkan Dika dan menyuruhnya mandi juga memakai baju sendiri dengan baju yang sudah di siapkan nya. Setelah makanan siap dia melihat Dika yang sudah menuju meja makan. Ayah, tumben mama belum bangun? Sayang kemarilah dan makan, iya mama kecapekan setelah selesai sarapan kita bangunkan mama. Adek Sovi sudah bangun apa belum sayang? tadi sih Abang liat dia masih tidur. Ya sudah ayo selesaikan makan nya dulu. Setelah selesai makan Dika dan Sena menuju kamar untuk membangunkan Pelangi. Mama bangun Abang sudah mau berangkat sekolah nih. Pelangi langsung terbangun dan kaget melihat Dika yang sudah siap dengan seragam sekolah nya. Maafkan mama sayang mama terlambat bangun, jam berapa ini? Mas kenapa gak bangunin aku sih? Yang di tanya hanya tersenyum. Mama Dika berangkat dulu ya. Abang sudah sarapan? Sudah ma, ayah sudah membuatkan sarapan buat Abang. Pelangi memandang Sena. Sudah gak apa-apa sekarang aku antar Dika sekolah dulu dan tolong segera bangunkan Sovi. Ah iya mas, Pelangi mencium punggung tangan suaminya dan mencium pipi Dika untuk melepas nya ke sekolah. Pelangi mengantarkan mereka berdua sampai di depan rumah dan kemudian membangunkan Sovi yang masih tertidur.
__ADS_1
bersambung......
__ADS_1
semoga kalian suka dengan cerita ku ini ya....
__ADS_1
😘😘
__ADS_1