
3 hari kemudian Egar datang dengan membawa barang yang di pesan dari fakultas kedokteran UNISULA Semarang. Dia membantu Pelangi dalam proses penyerahan barang dan pendemoan alat karena Pelangi belum menguasai semua alat yang di beli UNISULA. Siang itu Pelangi dan Egar mendemokan alat di ruangan yang sudah di sediakan, jika alat yang sudah di kuasai Pelangi maka dia yang akan mendemokan sisanya Egar. Pelangi sedikit grogi karena harus berada di tengah-tengah dokter muda yang sebagian dokter cowok yang masih muda-muda. Namun lama kelamaan Pelangi terbiasa dan tak grogi sama sekali. karena dia ingat pesan Adam kalo memreka semua itu juga manusia sama seperti kita dan belum tentu mereka mengetahui cara penggunaan alat yang mereka pesan. 2 jam pendemoan alat akhirnya mereka selesai dan menuju kantin untuk bertemu dengan Adam. Pelangi memesan makanan buat mereka sedang Egar ngobrol dengan Adam. Egar menceritakan dari awal sampai akhir mereka memasukkan dan mendemokan alat, bahkan Egar sempat memvidio beberapa alat yang di demokan Pelangi. Adam yang mendengar dan melihat Vidio itu mengangguk dan tersenyum puas. Adam juga menceritakan nilai ujian yang di dapatkannya, keberadaan Pelangi memberikan keberuntungan untuknya dan BST. Pelangi yang mendengar cerita dari Adam hanya bisa tersenyum malu membuat Adam gemas namun hanya bisa diam memandang wajah cantik Pelangi yang memerah seperti tomat. Gar besok 2 hari lagi ada pameran di Jogja, Nining sudah aku suruh mengurus semuanya, nanti malam pak Eri akan berangkat kemari dengan membawa alat-alat yang akan di pajang di pameran dan besok sore kalian harus sudah berangkat ke Jogja. Besok setelah praktek aku akan menyusul kalian ke Jogja. Mereka menyelesaikan makan kemudian Egar dan Pelangi pulang ke kantor sedang Adam masih ada mata kuliah yang harus di ikuti nya. Berkali-kali Pelangi menghela nafas lega karena bisa pulang dulu dengan Egar , tidak bersama dengan si bos.
Kamu kayaknya bahagia banget Pelangi?
Ya iyalah karena hari ini aku terbebas sebentar dari bos yang rese seperti dia.....
Kamu sudah tau sekarang, dulu kamu memujinya kalo dia itu cakep dan perfec.
Iya sih dia itu cakep perfec tapi banyak nyebelin nya, semua harus sesuai dengan keinginannya. Pelangi mengoceh mengeluarkan unek-unek nya tentang si bos nya pada Egar. Egar yang setia mendengarnya
__ADS_1
kadang senyum-senyum sendiri dan kadang tampak meledek Pelangi. Heh Pelangi, apa kamu gak sadar kalo si bos ada hati sama kamu? Ngaco bos nyebelin suka perintah gitu ada rasa sama aku, dari mana kamu liat nya? Em dari mana ya Egar menggaruk kepalanya yang tak gatal, nanti suatu saat kamu pasti akan tahu dan merasakannya. Sesampainya di kantor Pelangi segera pulang karena Egar di sana jadi Pelangi bisa pulang lebih awal. Sepulang Pelangi tak lama Adam datang, dia uring-uringan karena mendapati Pelangi yang sudah pulang.
Kenapa kamu membiarkan Pelangi pulang dulu sih Gar?
Kata nya tadi dia mau istirahat dan packing karena besok kan kita harus ke Jogja.
Tapi kan dia,,,,,dia,,,, Adam tak tau harus menjawab apalagi karena kenyataannya dia sebenarnya gak punya tugas untuk Pelangi, dia hanya ingin selalu bersama Pelangi.
Adam tampak tegang namun dia menanggapin Egar dengan tersenyum,,,, gak ada apaan sih kamu Gar?
__ADS_1
Bos sah-sah aja kok kalo bos suka sama Pelangi, kan sama-sama jomblo.
Adam hanya terdiam,,,,, memang cinta itu seperti apa sih Gar? tanya Adam karena dalam hal percintaan Egar lebih tau dan lebih berpengalaman dari pada Adam.
Em.... cinta itu perasaan yang selalu di sertai debaran dan kebahagiaan dan juga merasa tak suka jika pasangan kita sedang ngobrol dengan cowok lain. Sore mereka membahas masalah cinta dan malam harinya baru Adam membicarakan masalah pekerjaan kantor bersama Egar.
bersambung.......
terus dukung author ya temen-temen,,,,,biar author lebih semangat untuk menyelesaikan cerita ini.
__ADS_1
Beri like,vote dan Coman yang membangun ya
😘😘