Cinta Pelangi

Cinta Pelangi
episode 5


__ADS_3

Sehari setelah interview Pelangi datang ke perusahaan dan berpamitan dengan teman-teman nya. Dia juga menyerahkan surat pengunduran diri pada pak Agung.


Ini kamu beneran akan risign Pelangi?


Iya pak.


Kenapa,apa karena aku sama Bagas?


Bukan itu kok pak,kebetulan saya dapat kerja dari teman. Apa salahnya saya mencobanya.


Baiklah,,,,,pak Agung membuka surat pengunduran diri Pelangi, dan dia begitu kaget setelah membacanya.


Secepat ini Pelangi? apa semua sudah kamu fikirkan masak-masak?


Sudah pak, dan besok saya sudah harus pergi ke Jakarta untuk training.


Sebenarnya sangat di sayangkan kamu keluar dari sini,karirmu di sini juga bagus kamu bisa jadi pengawas mungkin dalam dekat ini karena banyak para atasan yang menyukai kinerjaan mu. Kalo keputusanmu sudah bulat apa boleh buat,tapi kalo kamu mau kembali bekerja disini lagi kamu tinggal hubungi aku.


Iya pak,terima kasih selama ini sudah menjadi pemimpin yang baik buat saya.


Pak Agung menjabat tangan Pelangi sebagai tanda perpisahannya. Pelangi masih bolehkah saya main ke rumahmu?


Pelangi tersenyum dan mengangguk. Kemudian Pelangi pergi meninggalkan ruangan pak Agung.

__ADS_1


Pelangi berpamitan dengan karyawan yang ada di land yang selama ini dia pegang. Mereka semua terkejut mendapati Pelangi yang berpamitan untuk risign saat ini juga. Mereka saling berpelukan dan menangis.


Teman-teman,terima kasih atas kerja sama kalian selama ini sehingga produk yang kita hasilkan sangat memuaskan dan mendapat banyak pujian dari para pengawas. Semoga kalian dapat mempertahankan produk yang kalian buat bersama siapapun nanti yang menggantikan saya. Doa' kan saya juga supaya saya bisa sukses di tempat kerja yang baru. Pelangi tersenyum kemudian pergi meninggalkan mereka yang masih sesenggukan karena berpisah dengan QC terbaik nya. Pelangi tak mau menoleh lagi karena akan terasa berat untuk berpisah dengan mereka yang selama 2 tahun ini bekerja bersama mereka.


Pelangi segera bergegas pulang untuk persiapan keberangkatannya ke Jakarta. Ayah dan ibu sudah menanti kepulangan nya,karena hari itu mereka izin tidak bekerja untuk mengantar kepergian putrinya ke Jakarta. Ibu memasak makanan kesukaan Pelangi dan membantunya berberes. Jam berapa kamu berangkat nak? Jam 10 buk,,,


Tak berapa lama setelah berberes terdengar suara pintu di ketuk, Ayah yang membukakan pintu.


Nak Sena,,,,ayah tampak kaget melihat kedatangan Sena. Mau apa kamu datang kesini lagi?


Sena tersenyum dan mencium tangan ayah Pelangi... Maaf pak saya yang akan mengantar Pelangi untuk training ke Jakarta.


Apa,,,,,


Kenapa kamu tidak bilang kalo kamu akan pergi ke Jakarta sama Sena?


Maafkan Pelangi yah, kalo Pelangi bilang pasti ayah tak akan setuju.


Tentu saja tak ayah tak akan setuju,ayah Pelangi marah ketika tau Sena yang akan mengantar kepergian Pelangi ke Jakarta.


Pelangi mengambil tangan ayahnya, percayalah sama Pelangi yah in sha Allah tak akan terjadi apa-apa yah. Doa' kan saja Pelangi nanti bisa krasan kerja di sana, dan bukankah ayah tau kepergian Pelangi sama Sena jadi kalo terjadi apa-apa sama Pelangi ayah tau kemana harus mencari dan menuntutnya.


Iya pak, saya janji akan menjaga Pelangi baik-baik bapak bisa pegang janji saya.

__ADS_1


Ayah menatap mata Sena mencari kebenarannya di sana.


Percayalah pak kali ini saya sungguh-sungguh dan tak akan mengecewakan bapak, saya ingin yang terbaik buat Pelangi meski saya sudah pernah menyakitinya.


Tamunya kok gak di suruh masuk yah, Pelangi kata ibu sambil mendekat dan ibu juga merasakan amarah yang sama dengan ayah melihat siapa tamunya yang datang.


Ayah Ibu saya benar-benar menyesal atas kejadian di masa lalu antara saya dan Pelangi, tapi kali ini saya benar-benar tulus ingin menjalin silaturrahmi dengan keluarga bapak dan ibu juga Pelangi. Saya ingin menebus kesalahan saya di masa lalu.


Akhirnya dengan berat hati kedua orang tua Pelangi mengizinkan keberangkatan Pelangi ke Jakarta


Nak kamu hati-hati di sana, jaga diri baik-baik. Pesan ayah dan ibunya panjang lebar karena ini kali pertamanya mereka harus merelakan putri semata wayangnya pergi merantau ke kota besar. Mereka selalu was-was apalagi mereka tau bahwa Sena lah yang membawa putri mereka pergi.


Iya Bu, Pelangi akan selalu mengingat pesan ayah dan ibu. Doa' kan Pelangi krasan dan bisa sukses yah,Bu. Jaga kesehatan ayah dan ibu ya,nanti kalo Pelangi akan sering-sering menelfon ayah sama ibu, Mereka berpelukan untuk melepas kepergian Pelangi.


Pelangi menuju mobil Sena dan segera pergi meninggalkan kota kelahiran Pelangi.


bersambung......


Terima kasih karena kalian masih setia dengan novelku, semoga kalian suka....


Dan jangan lupa terus dukung author ya dengan memberikan like,vote dan hadiah serta komen yang membangun.


😘😘

__ADS_1


__ADS_2