Cinta Pelangi

Cinta Pelangi
episode 33


__ADS_3

Pagi itu senyum terus mengembang di bibir Adam membuat Egar dan pak Eri saling melempar tanya lewat pandangan mata. Namun mereka tak berani menanyakan langsung pada bos nya itu takut merusak mood nya. Pelangi pun terlihat santai dan melakukan tugasnya seperti biasa. Egar mendekati Pelangi.


Kamu jinakin pake apa si bos Pelangi? tanya Egar sambil terkekeh.


Apaan sih gak ada ya, tadi kita cuma sarapan aja kok.


Kok mood nya bagus banget, gak ada marah marah nya sama sekali. Biasanya kalo pagi suka ngomel-ngomel harus begini harus begitu.


Hem.... apa Gar? tanya Adam yang sudah berdiri di sebelahnya.

__ADS_1


Gak ada bos, aku cuma nanya tadi sarapan apa.


Oh ya sudah kirain ada masalah apa?


Adam duduk di kursi stand, sampai saat istirahat para peserta seminar berdatangan ke stand dan bertanya-tanya tentang produk mereka. Mereka berempat sibuk dengan customer masing-masing, sampai akhirnya Rian datang dan menyapa Pelangi. Rian duduk dan terus memandangi Pelangi. Awalnya Adam tak tau karena sibuk dengan customer begitu juga dengan Pelangi. Adam tak sengaja melihat Rian duduk saat dia mau mengambil katalog, seketika wajah Adam memerah. Setelah peserta seminar melanjutkan seminarnya, Rian mengajak ngobrol Pelangi namun Pelangi hanya menanggapi seperlunya saja. Saat dokter Rian hendak mengajak makan siang Pelangi Adam datang dan menyuruh Pelangi untuk mengerjakan pekerjaan lain. Adam kemudian mengajak dokter Rian ngobrol masalah produk hingga Dokter Rian pun merasa malas kemudian masuk ke dalam ruangan. Adam tampak tersenyum puas melihat dokter Rian pergi. Mereka pun makan siang nasi dus yang di sediakan panitia seminar untuk setiap stand. Jam 5 sore kegiatan seminar selesai mereka merapikan manekin dan katalog yang tak beraturan kemudian mereka pergi makan malam bersama. Setelah selesai mereka mengadakan breeffing dan rekap orderan barang yang mereka dapat selama pameran 2 hari ini di kamar yang di tempati Pelangi dan Adam. Sampai jam 12 malam mereka baru selesai, Egar dan pak Eri kembali ke kamar mereka kini tinggal Pelangi dan Adam yang berada di kamar itu. Pelangi mandi dan kemudian menyiapkan air hangat di dalam bat up untuk bos nya. Adam masuk kamar mandi dan Pelangi beranjak ke kasur yang berukuran besar karena lelah dia pun tertidur. Adam keluar dari kamar mandi dengan bertelanjang dada dan rambut basah dia mendekat kasur di mana Pelangi yang sudah terlelap. Adam duduk memandangi wajah Pelangi yang begitu cantik meski saat tertidur, dia mengusap pipi Pelangi sampai ke bibir nya. Pelangi yang mendapat usapan itu terusik dan membuka matanya dengan malas.


Kamu mau kemana Pelangi?


Lebih baik aku tidur di kamar Egar dan pak Eri agar mas tak berbuat hal yang lebih dari mencium ku. Di sana masi ada 1 bed yang kosong. Jangan kamu di sini saja biar aku yang tidur di kamar mereka. Adam memakai bajunya dan beranjak ke luar kamar menuju kamar Egar dan pak Eri. Pelangi mengelus dadanya yang berdebar begitu kencang mendapatkan ciuman yang di berikan Adam padanya. Dia juga mengelus bibirnya dan tersenyum-senyum sendiri kemudian dia beristighfar. Apa yang terjadi padaku? apa aku juga mulai mencintai pak Adam batinnya.

__ADS_1


Kenapa harus pak Adam si bos yang ngeselin dan rese sih yang bisa mengobrak-abrik hatinya. Apa pak Adam benar-benar mencintai ku, Pelangi bermonolog dalam hatinya. Pelangi menggelengkan kepalanya dan kemudian kembali tertidur, dia enggan memikirkan kejadian yang baru saja dia alami dan debaran hatinya karena seorang Adam.


bersambung.....


kasih dukungan buat author ya temen-temen.


berikan like,vote, dan juga komen yang membangun.


🙏😘

__ADS_1


__ADS_2