Cinta Pelangi

Cinta Pelangi
episode 102


__ADS_3

Hari itu hari Sabtu sekolah Sovi dan Dika libur, mereka sibuk mempersiapkan kepergian mereka ke Batam dan singapura. Dika dan Sovi berboncengan naik motor ke Indomaret yang letak nya gak jauh dari rumah mereka, tentu saja Pelangi mengizinkan nya. Setelah pulang dari Indomaret mereka mengepak barang-barang mereka. Jam 12 siang Adam sudah pulang ke rumah mereka makan siang dan sholat dhuhur bersama di luar. Abang sama adek mau makan apa? tanya Adam setelah mereka keluar dari masjid. Makan nasi Padang aja pah. Oke,,,,, Adam melajukan mobil nya kerumah makan Padang, ingat nanti jangan lama-lama makannya kita harus bergegas karena pesawat kita berangkat 1 jam lagi pesen Pelangi pada kedua anak nya sebelum turun dari mobil. Karena Pelangi tau kebiasaan makan mereka yang di selingi candaan jadi gak selesai-selesai makan nya. Siyap mama ku sayang, jawab mereka bersamaan. Pelangi hanya tersenyum melihat kedua nya yang tampak kompak dan saling menyayangi. Selesai makan mereka segera ke bandara,,,,,,, Kurang lebih 2 jam perjalanan mereka mendarat di bandara, dan sebuah mobil yang sudah di persiapkan Bayu tampak menjemput mereka untuk segera menuju hotel tempat mereka menginap. Pah Abang mau tidur sendiri ah, gak mau tidur sama adek karena mereka cuma mendapatkan 2 kunci kamar. Oke, Adam segera membuka 1 kamar lagi buat Dika dan kebetulan dapat di depan kamar papa nya. Sekarang masuk kamar nanti habis Maghrib kita di undang makan oleh relasi papah, mereka mengangguk dan segera masuk kamar masing-masing.


Selesai sholat Maghrib mereka langsung menuju rumah Bayu naik mobil yang menjemput mereka tadi sore. Begitu sampai di rumah Bayu dan istri yang sudah menanti kedatangan mereka di teras. Deg,,,, Pelangi merasakan hatinya berdebar melihat wajah Bayu yang sangat mirip dengan Sena dan tanpa di duganya Sovi berlari memeluk Bayu. Ayah,,,,, Sovi kangen ayah, Sovi memeluk erat Bayu dan menangis dalam pelukan Bayu.

__ADS_1


Sayang, itu bukan ayah Sena itu pak Bayu rekan kerja papah, Adam melepaskan pelukan Sovi dan meminta maaf pada Bayu dan istri. Sovi yang sudah berada dalam pelukan Adam langsung pingsan, Adam membopong nya dan meletakkan nya di atas kursi tamu. Meski Pelangi sudah membangunkan nya tapi Sovi belum juga sadar malah badan nya panas. Pelangi meminta kain dan air hangat untuk mengompres Sovi. Adam menceritakan kejadian yang membuat putri nya bisa histeris seperti itu ketika melihat Bayu. Bayu dan istri mengangguk tanda mengerti, Ketika Bayu memandang wajah Sovi yang sedang di kompres dengan seksama tiba-tiba dia merasakan sakit yang luar biasa pada kepala nya. Bayu memegangi kepalanya dan memejamkan matanya. Ada apa pak Bayu, apa bapak kurang enak badan. Istri Bayu yang melihat suaminya kesakitan segera membawa nya ke kamar, dia takut karena suaminya tak pernah seperti itu. Maaf pak Adam saya akan membawa suami saya ke kamar sebentar,,,, Biar aku di sini mah, aku gak apa-apa. Bayu berusaha untuk tetap tersadar, dia kembali memandang Sovi yang sudah mulai tersadar dan seketika pandangan mata mereka bertemu.


Ayah Sovi kangen ayah,,,, kenapa ayah pergi lama sekali? pertanyaan itu terlontar begitu saja dari mulut Sovi dengan air mata yang mengalir di pipi nya. Bayu yang melihat gadis cantik menangis di hadapannya kembali dia merasakan sakit di kepala nya, dia melihat potongan gambar masa lalu nya yang mulai terlihat. Sovi yang melihat Bayu kesakitan dia mendekat dan memeluk Bayu kembali dan menangis. Maafkan Sovi ayah, Sovi udah buat ayah kesakitan seperti ini tapi Sovi kangen sama ayah. Pelangi, Adam dan Dika terharu menyaksikan Sovi yang begitu yakin kalo dia adalah Sena ayah nya.....

__ADS_1


Dukung author terus ya teman-teman,


Jangan lupa berikan like, vote dan komen nya.

__ADS_1


😘


__ADS_2