
Setelah selesai majang barang mereka makan siang bersama di hotel. Bos kita cuma dapat 2 kamar dari panitia, gimana nih ? tanya mbak Ning. Kamu sudah cek kamar nya? Belum bos, tapi resepsionis bilang satu kamar suit dan yang satu kamar biasa. Kalo gitu kamu buka satu kamar lagi yang biasa, mana kuncinya? Nining memberikan kunci pada pak Adam 1 dan pada Egar 1, kemudian dia dan Pelangi memesan 1 kamar lagi untuk mereka berdua. Setelah mendapatkan kunci kamar mereka pun akhirnya menuju ke kamar untuk segera beristirahat. Pasti kerjaan kita nanti akan banyak, Pelangi bersiap-siaplah untuk lembur karena bos ikut pameran kita. Masa sih mbak? perasaan pas pameran di Jogja kemarin gak sampe lembur mbak. Kita liat saja nanti,kata Nining sambil tersenyum. Ketika mereka hendak memejamkan mata tiba-tiba hp Pelangi berbunyi.
☎️
Assalamu 'alaikum,,,,Ya pak ada apa?
☎️
__ADS_1
Wa'alaikumussalam,,,,, cepat kamu ke sini bantu saya, di lantai 3 nomer 114. Segera.....
Adam langsung menutup telponnya. membuat Pelangi marah-marah.
Kenapa pelangi?
Aku di suruh ke kamar nya sekarang mbak. Ya sudah segera ke sana, sebelum dia tambah marah. Iya-iya, sama mbak Ning yuk. Ogah, tadi perintahnya sendiri kan? Gak nyuruh sendiri juga gak nyuruh berdua cuma katanya segera. Ya sudah ayo cepet pergi, mbak Ning mendorong pelan Pelangi sampai mendekati pintu kamar. Pelangi bergegas menuju kamar Adam, sebelum bos nya yang sekaligus calon suaminya itu marah. Pelangi mengetuk pintu... dan segera masuk setelah pintu di buka. Adam kembali duduk di depan lap top nya yang sudah terbuka di atas kasur. Ada apa pak? Adam memandang ke arah Pelangi dan beranjak dari kasurnya. Ulangi sekali lagi, perintah nya. Ada apa mas memanggilku? Tadi gak begitu tanya nya. Mas tadi salah dengar, tadi aku bertanya seperti itu kok kata Pelangi gugup. Bantu aku membereskan baju dalam koper bisik Adam di telinga Pelangi. Pelangi bergegas membuka koper Adam dan menata bajunya di lemari dan peralatan di kamar mandi tanpa bersuara. Adam pun masih tetap fokus pada pekerjaan nya. Sudah selesai mas, bisa aku kembali ke kamar? Adam menepuk sebelah tempat dia duduk, dan Pelangi pun duduk namun di ujung tempat tidur Adam. Adam memandang Pelangi dan kemudian merenggangkan ototnya, kemudian turun dari kasur. Karena Adam lama di kamar mandi Pelangi pun tertidur karena lelah dan mengantuk. Adam yang keluar dari kamar mandi dalam keadaan segar melihat Pelangi yang tertidur pun menggelengkan kepalanya. Pelan-pelan Adam membetulkan tidur Pelangi dan menggesernya. Adam pun ikut merebahkan dirinya karena lelah yang menerpa dia pun tertidur di samping Pelangi. Saat bangun dari tidur nya Pelangi terkejut melihat Adam yang tertidur di sampingnya, dia memiringkan badan nya menghadap ke arah Adam. Pelangi tersenyum sendiri melihat wajah tampan calon suaminya itu, lama dia memandanginya hingga tak sadar kalo Adam sebenarnya sudah bangun tapi belum membuka matanya. Sudah puas memandangi wajah calon suamimu yang tampan ini? Dih jangan gr deh siapa juga yang memandangi wajahku, Pelangi mengalihkan pandangan nya ke arah lain. Adam membuka matanya dan menoel hidung Pelangi karena gemas, andai kita sudah sah pasti aku sudah memakan mu dari tadi katanya. Jangan mulai mesum deh,,,, Aku gak mesum kok, cuma gemes aja liat kamu yang ketahuan bohong tawanya sambil bangkit dari tidurnya. Sudah sana kembali ke kamarku, waktu asar sudah mulai habis. Mas, bisa antar aku ke Alfamart gak? Kamu mau beli apa? Aku mau beli... Apa? apa kamu lagi halangan? Iya mas, kata Pelangi sambil tertunduk. Ya sudah tunggu aku mau sholat sebentar. Selesai sholat Adam dan Pelangi pergi ke Alfamart terdekat dengan Adam yang mengenakan celana pendek selutut dan kaos oblong yang membuat Pelangi semakin jatuh cinta. Di balik sikap nya yang sombong Adam tetap memperlihatkan kesederhanaan nya. Pelangi dan Adam juga membeli beberapa camilan dan minuman untuk di hotel.
__ADS_1
bersambung......
Terima kasih buat temen-temen yang masih setia membaca novel ku, semoga kalian suka.
Jangan lupa berikan dukungan buat author ya.
😘
__ADS_1