
Saat ini, Adam dan keluarga kecilnya pergi ke Jakarta naik kereta karena mereka akan mengadakan pameran di Jakarta dan kebetulan Adam mendapatkan cuti 3 hari. Dika senang sekali naik kereta api, dia selalu berceloteh melihat pemandangan yang di lihatnya di sepanjang perjalanan. Sampai di stasiun mereka di jemput Egar. Hai,,,, baby Dika spa Egar. Ih om Egar Dika kan bukan lagi bayi masak panggilnya gitu sih, ganti dong. Egar Adam dan Pelangi tertawa mendengar protes dari Dika. Iya,,,iya,,,,jagoan gimana perjalanan nya? Nah gitu dong,,,, menyenangkan om pemandangannya juga bagus, Dika menceritakan perjalanan nya naik kereta. Kenapa tadi gak naik pesawat aja. Dika belum berani om bisiknya malu-malu. Oh,,,, Egar
mengelus kepala Dika. Perjalanan yang menjelang malam itu terlihat rame karena malam Minggu banyak muda-mudi yang menghabiskan malam minggu nya. Ada yang duduk-duduk di taman, ada pula menonton di mall terdekat. Setelah setengah jam mereka menempuh perjalanan mereka hampir tiba di rumah namun Adam meminta Egar untuk mampir ke rumah makan sederhana untuk makan malam mereka. Dari kecil Dika di ajarkan oleh kedua orang tuanya untuk hidup sederhana dan memakan apa saja yang penting sehat, jadi dalam makan Dika tidaklah susah dan pilih-pilih tempat. Sambil makan mereka ngobrol ringan. Gimana Gar besok Minggu anak-anak bisa kan datang ke rumah? In Sha Allah bisa Bu bos,,, Malam ini kamu nginep di rumah aja Gar biar besok semua udah terkondisikan titah Adam. Iya om,,,om Egar nanti bobok sama Dika aja ya pinta Dika. Maaf sayang om Egar gak bisa,,,, sory Lo bos aku gak bisa nginep tapi jangan khawatir besok aku akan datang lebih awal, tadi semua sudah aku siapkan semua besok tinggal eksekusi saja katanya sambil terkekeh. Makasih Gar kamu emang selalu bisa kami andalkan kata Pelangi sambil mengacungkan jempolnya. Iya sama-sama Bu bos. Ngomong-ngomong kapan kamu mau nikah Gar? tanya Adam. Em.... tunggu aja tanggal main nya bos, memang kenapa? Kalo kamu bisa nikah taun ini aku akan menghadiahi kamu rumah di delta mas. Gimana oke kan? kata Adam sambil tersenyum puas. Oke deal ya bos,,,silahkan siapkan dulu rumahnya dan pastikan di tahun ini aku akan menikah balas Egar. Mereka semua tertawa, Pelangi pun tak mempermasalahkan nya karena Egar adalah tangan kanan mereka yang selama ini bisa di andalkan jadi gak ada ruginya memberikan hadiah sebuah rumah cluster untuk nya. Selesai makan mereka pulang,,,, sampai di rumah mereka di sambut Nining dan Rumi. Karena kelelahan setelah cuci tangan dan gosok gigi Dika langsung tertidur di kasurnya sambil mendengar buku cerita yang di bacakan Rumi.
__ADS_1
Pagi datang mereka semua sudah sibuk karena di rumah itu akan di adakan acara tasyakuran ulang tahun Dika yang mengundang seluruh karyawan PT BST dan famili dari keluarga Adam, dan nanti akan di lanjutkan untuk pergi ke panti asuhan Bunda. Jam 10 pagi acara di mulai hanya acara ramah tamah, makan bersama dan doa' namun tak mengurangi kebahagiaan keluarga kecil itu. Mereka saling bercanda apalagi dengan anak dari kakak-kakak nya Adam. Meski Dika jarang bertemu dengan saudara-saudaranya namun dia anaknya mudah sekali akrab dan bergaul dengan saudara-saudaranya itu. Setelah sholat dhuhur Adam, Pelangi, Dika, Egar, Rumi dan Nining menuju ke panti asuhan dengan menggunakan 2 mobil. 1 mobil di isi mereka dan satu mobil di isi makanan yang akan di bagikan nanti di panti, Egar benar-benar sudah menyiapkan segala sesuatunya mereka hanya melakukan aja apa yang sudah di jadwal kan Egar. Di sana mereka mengadakan doa' bersama mendoakan kesehatan,keselamatan dan juga kebahagiaan untuk Dika dan kelurga
bersambung,,,,,
__ADS_1
jangan lupa terus dukung author ya.
berikan like, vote dan komen nya
__ADS_1