
Hari itu mereka habiskan waktu bersama untuk keliling kota Batam yang tak begitu besar. Dan hari berikutnya baru mereka berlibur ke singapura. Dengan semangat Sovi memilihkan beberapa hadiah untuk di berikan pada keluarga ayah Sena. Pelangi hanya tersenyum menyaksikan kekompakan dan keseruan anak-anak nya dalam segala hal. Pelangi selalu bergelayut manja pada lengan suaminya, mas apakah ini mimpi? Kita berlibur ke singapura bersama anak-anak yang sudah mulai remaja. Adam mencubit hidung Pelangi sampai dia mengaduh karena sakit. Nah terasa kan berarti itu bukan mimpi, kata Adam sambil terkekeh. Mas gak cemburu lagi kan dengan mas Sena? Adam memandang wajah istri nya dengan seksama,,,,,, aku yakin kamu tak akan berpaling dariku dan aku percaya pada Sena karena sekarang dia sudah memiliki keluarga. Meski kulihat dia masih memiliki cinta padamu, namun jika suatu ketika Allah memberikan perasaan cinta lagi buat kalian aku akan mundur karena cinta tak harus memiliki. Pelangi menatap dalam suami nya, aku berdoa' semoga kita akan tetap bersama sampai ajal menjemput kita mas, dan aku berdoa' semoga persaudaraan kita dengan mas Sena dan keluarga nya yang sekarang akan langgeng. Aamiin semoga saja demikian sayang, kita tak akan tau dengan jalan cerita kita selanjut nya. Mereka tersenyum bersamaan dan menikmati apa yang sekarang ada dalam hidup mereka. Pelangi bersyukur akhirnya Sena bisa menerima semua takdir Allah dengan menerima keluarga kecilnya dan merelakan Pelangi bersama Adam, namun Sena tak mau mengganti namanya yang sekarang dia merasa nyaman menggunakan nama Bayu. Setelah Pelangi dan keluarga kecilnya pulang ke Semarang hampir setiap 1 bulan sekali Bayu datang berkunjung ke Semarang untuk bertemu dengan Sovi dan Dika. Mereka selalu menghabiskan waktu bersama. Adam dan Pelangi pun tak keberatan karena sesekali Bayu datang bersama istri dan anak nya. Bayu tak pernah meminta atau mengungkit perusahaan yang sekarang sudah di pegang Adam, dia menyuruh Adam untuk terus mengelolanya apalagi sekarang mereka bekerja sama untuk memajukan perusahaan. Bayu percaya Adam akan bisa membesarkan dan menjalankan perusahaan nya dengan baik. Namun demikian Adam sesekali mengajak Bayu untuk melihat perkembangan perusahaan dan Adam selalu menstransfer sejumlah uang yang menjadi hak Bayu sebagai pemilik perusahaan yang dia jalankan, meski Bayu menolak nya. Kehidupan dan kisah cinta mereka yang rumit tak menjadikan mereka saling bermusuhan dan saling membenci karena mereka sadar bahwa hidup ini sudah di atur dengan sedemikian rupa oleh sang pencipta agar mereka semua bahagia meski kehidupan tak berjalan sesuai dengan keinginan mereka. Mereka hanya mengikuti dan menjalani takdir yang ada pada mereka, mereka bersyukur meski cinta tak saling memiliki namun mereka bisa terus bersama menjalani hidup di dunia dengan bahagia. Apalagi Sovi dan Dika juga tampak menyayangi Aji lengkap sudah kebahagiaan mereka.
Suatu hari Sovi mendengarkan percakapan antara Adam dan Bayu, Bayu mengatakan bahwa sebenarnya Sovi adalah putri Adam, sedang Adam yang sudah mengetahui dari istri nya hanya tersenyum. Dengan hati yang tak karuan Sovi memberanikan diri untuk bertanya pada mereka.
Papa, ayah apa yang kalian bicarakan adalah kebenaran? tanya Sovi yang sudah berkaca-kaca menatap ke dua nya.
__ADS_1
Adam dan Bayu terkejut melihat Sovi yang berdiri tak jauh di belakang mereka.
Sovi, sini sayang duduk dulu di sebelah ayah. Ayah akan jelaskan yang sebenar nya. Sovi mendekat dan duduk di antara Bayu dan Adam. Inces maafkan ayah selama ini ayah tak pernah mengatakan kebenaran ini padamu, karena ayah sangat menyayangi mu. Dulu ayah yang memisahkan mama dan papa mu karena ayah begitu mencintai mama mu, dan karena kejadian itulah akhir nya papa Adam kehilangan ingatan nya sampai beberapa tahun. Saat mereka berpisah ternyata mama mu sedang mengandung mu, ayah selalu menemani dan mendampingi mama mu melewati kehamilannya dan ayah mengurus perceraian papa dan mama mu. Setelah kamu lahir ayah menikahi mama mu dan membawa Abang Dika bersama kita atas permintaan mama mu. Kenapa mama tak berusaha mencari papa yah? Karena ayah mengurung mama mu di sebuah rumah tanpa alat komunikasi, jadi mama mu tak bisa menghubungi siapa pun. Di saat kami sudah mulai bahagia, tiba-tiba ingatan papa Adam kembali namun yang dia tau anak nya hanya Dika. Papa Adam menyangka kalo Sovi adalah anak ayah, dan ayah sengaja merahasiakan nya dari papa Adam. Ayah juga memohon pada mama mu untuk tidak mengatakan kebenaran nya bahwa kamu anak papa Adam. Maafkan ayah sayang, ayah tak bisa dan tak ingin kehilangan kamu. Terus sejak kapan papa tau kalo aku anak papa? Adam terdiam sesaat..... Papa tau setelah mama dan papa kembali bersama, itulah sebabnya papa tak membedakan kalian karena papa tau adek dan Abang anak-anak papa. Adek, jangan benci ayah Bayu dia sudah membesarkan mu dengan kasih sayang. Dia ayah yang baik buat mu, setiap orang menunjukkan cinta dan sayang nya secara berbeda. Mungkin dengan memisahkan adek dari papa itulah rasa sayang yang di tunjukkan ayah Bayu buat adek. Adam mengusap air mata yang sudah mengalir di pipi Sovi,,,,, Adek papa sangat ingin keluarga kita bahagia, meski papa harus berbagi kasih sayang dengan ayah Bayu. Karena ayah Bayu juga sudah menjaga mama, Abang dan juga adek selama papa amnesia. Sovi memandang Adam dan Bayu bergantian, kemudian Sovi memeluk Bayu. Sovi bahagia memiliki 2 ayah yang hebat dan menyayangi Sovi, terima kasih ayah sudah menjadi ayah yang baik buat Sovi, Adam pun ikut memeluk Sovi. Pelangi dan Dika yang baru datang dan menyaksikan semua nya ikut berpelukan. Sudah-sudah kita ini harus hidup bahagia jangan sedih-sedih kayak gini dong kata Dika dan ayo kita makan Abang sudah kelaparan nih. Mereka semua memandang Dika dan kemudian tertawa.
Sekian dulu teman-teman cerita tentang Pelangi, semoga kalian suka ya.
__ADS_1
Terima kasih kalian selalu setia menunggu dan membaca ceritaku ini, terima kasih juga kalian selalu mensuport dan mendukung semua karya author.
Semoga author bisa menghadirkan cerita yang berbeda dan lebih seru ya.
😘😘
__ADS_1