Cinta Pelangi

Cinta Pelangi
episode 21


__ADS_3

Jam setengah 12 Pelangi menuju kafe tempat dimana dia dan dokter Rian akan makan siang.


Pelangi pergi naik ojek online, sesampainya di sana dia melihat sekeliling mencari keberadaan dokter Rian karena tadi sebelum sampai dia sempat berkirim kabar dengan dokter Rian. Di lihatnya dokter Rian melambaikan tangannya, Pelangi segera mendekat dan duduk di depan dokter Rian.


Apa kabar Pelangi?


Alhamdulillah,baik dok. Dokter Rian apa kabar.


Saya juga baik, ayo Pelangi mau makan apa?


Dokter Rian memanggil waiters dan setelah mereka melihat menu kemudian mereka memesan makanan.


Oh iya dokter ada acara apa di Semarang?


Oh ini,kebetulan ada saudara saya yang sakit. Dan saya di minta untuk mengawal dia di rumah sakit dan berbicara dengan dokter yang saya rekomendasikan pada nya kemarin.


Mereka berbicara sambil bercanda,tak ada kecanggungan di antara mereka berdua. Tanpa mereka sadari sepasang mata yang dari tadi menatap mereka dengan tatapan marah berada di pojok ruangan. Ya dia Adam Batubara, dia seperti tak rela jika Pelangi berbicara akrab bahkan bercanda dengan laki-laki. Namun dia menyangkalnya kalau itu adalah cinta, dia berdalih Pelangi sebagai karyawan nya tak seharusnya mengutamakan kepentingan pribadi di atas kepentingan bosnya. Semakin dia melihat ke arah Pelangi semakin amarahnya meledak karena sesekali tangan dokter Rian memegang tangan Pelangi entah sengaja atau tidak sengaja. Mereka tampak seperti sangat bahagia, karena tak tahan Adam menelfon Pelangi.


Assalamu 'alaikum,,,Pelangi sudah selesai apa belum, aku butuh kamu nih.


Wa'alaikumussalam,,,, sebentar lagi pak, bapak ada di mana?


Aku sudah di rumah,cepetan pulang jawabnya sedikit dengan nada setelah menutup telfon nya dia segera pulang.

__ADS_1


Iya...iya pak.,,,


setelah menutup telfon dari bos nya, Pelangi dan dokter Rian tertawa bareng.


Maaf dok, biasa panggilan mendadak.


Aku tau, bos mu itu kayak nya ada rasa sama kamu.


Ah dokter Rian kayak dukun,emang kata temen-temen senior sih memang si bos karakternya agak sedikit keras dan di siplin.


Dokter Rian mengangguk-angguk oke Pelangi masih boleh kan aku ketemu kamu.


Iya dok kenapa tidak jawab Pelangi sambil tersenyum.


Apa yang bapak butuhkan?tanya Pelangi melihat bis nya yang sudah ada di meja sambil memegang buku tebal nya.


Akhirnya kamu pulang juga, gimana makan siang mu? kayaknya kamu seneng banget ya makan siang sama dokter Rian memberondong pertanyaan padanya.


Ya begitulah pak, oh iya bapak membutuhkan apa nih?


Kamu ke Alfamart belikan saya bear brand 5, roti,sama keperluan mandi saya. Adam menjelaskan apa saja yang di butuhkan nya. Kamu bawa motor gih cepet, kuncinya di rak.


Tapi pak,,, Gak ada tapi-tapi, kapan kamu bisa nya kalo di suruh naik gak mau.

__ADS_1


Iya,,,,Pelangi pergi dengan bersungut-sungut. Kenapa sih gak beli sendiri aja. Adam yang masih bisa melihat Pelangi bersungut mulai menaiki motor tersenyum lebar. Pelangi pulang dengan kaki sedikit terseok, dan wajah yang sedikit takut. Adam yang melihat kedatangan Pelangi memandang nya heran. Kamu kenapa Pelangi, Adam bangkit dari duduk nya dan mengambil barang belanjaan Pelangi.


Maaf pak tadi saya jatuh katanya perlahan takut sekali dengan kemarahan bos nya. Betapa terkejutnya Pelangi karena Adam hanya tertawa.


Kok bisa kamu jatuh, gimana ceritanya?


Tadi pas mau belok saya jatuh, tapi..tapi motornya gak apa-apa kok pak.


Terus mana nya yang sakit? Adam melihat kaki Pelangi yang lecet dia segera mengambil kotak p3k dan segera mengobati luka Pelangi. Saya gak ada urusan sama motor yang penting kamu gak luka parah Pelangi. Maaf ya saya sudah memaksamu tadi, di mana lagi yang luka? Pelangi hanya menggeleng, dia hanya bengong melihat bos nya yang gak marah sama sekali karena motornya jatuh. Setalah mengobati luka Pelangi Adam segera bangkit menuju motor dan melihat kerusakan motornya.


Sekarang sebaiknya kamu pulang dan istirahat di rumah saja Pelangi, saya sudah gak butuh apa-apa kok.


Apa motornya rusak pak?


Adam tersenyum, gak ada sudah kamu gak usah mikirin motor dan kalo besok badan kamu sakit kamu libur saja. Kamu pulang naik apa?Naik gojek pak. Sudah pesen? Belum ini saya baru mau pesen Gak usah barusan sudah saya pesenin. Baik pak terima kasih,,,,, Tak lama sebuah mobil datang, Adam keluar sebentar dan kemudian memanggil Pelangi untuk segera keluar. Naik mobil pak?Kan mahal protes Pelangi. Kamu tinggal naik aja gak usah protes saya pake go pay.


Pelangi segera masuk.


Tolong antar sampai tujuan ya pak, hati-hati di jalan pesan nya pada sopir mobil online yang di pesan nya tadi.


bersambung .....


terus dukung author ya temen-temen,semoga author bisa segera menyelesaikan kisah Pelangi ini.

__ADS_1


😘


__ADS_2