Cinta Pelangi

Cinta Pelangi
episode 20


__ADS_3

Jam 6 pagi Pelangi sudah bersiap-siap untuk berangkat kerja, dia berpamitan pada ibunya yang sedang menata makanan di atas meja.


2 hari ini kenapa berangkatnya pagi terus nak? apa ada masalah di kantor?


Nggak ada buk, masalahnya ada pada si bos yang nyebelin dan sukanya maksa.


Maksudnya apa ya sayang?


Itu buk ternyata BOS BST itu masih muda, bahkan dia sekolah di fakultas kedokteran UNISULA. Dan aku di suruh mengurus semua kebutuhan dia, dari pembayaran kuliah sampai makan nya. Orangnya tu baik sih buk cuma kadang jengkelin,sukanya nyuruh-nyusruh terus. Aduh udah jam 6 lebih 10 menit aku harus segera berangkat buk, kalo aku telat dia bisa ngamuk.


Ibu hanya terbengong dan mengangguk kepergian putrinya yang sudah setengah berlari.


Di kantor Adam sudah menunggu kedatangan Pelangi di atas motor yang sudah terparkir di depan. Pas, kamu gak terlambat lagi hari ini kata Adam sambil melihat jam di tangannya. Ayo kita berangkat sekarang, kamu yang bawa motornya.


Em...jangan dulu deh pak saya masih takut untuk di jalan besar, nanti kalo saya sudah benar-benar bisa naik motor pasti saya akan mengantar kemana bapak pergi.

__ADS_1


Benar....saya pegang janji mu Pelangi, sudah ayo cepat naik saya yang bawa. Pelangi segera membonceng Adam, namun kali ini Adam melajukan motornya gak secepat kemarin jadi Pelangi bisa berpegangan pada besi di belakang tempatnya duduk. Sesampainya di kampus, mereka segera menuju kantin untuk sarapan. Adam menuju sebuah meja yang sudah di tempati beberapa temannya. Adam duduk dan memperkenalkan Pelangi sebagai karyawannya pada teman-temannya, dan Adam juga menyuruh Pelangi untuk memesankan makanan untuk nya. Mereka tampak makan sambil membahas pelajaran yang Pelangi tak mengerti, dia hanya makan makanan di hadapannya dan sesekali tersenyum kala sang bos membahasnya di depan teman-temannya. Kembali Pelangi merasa rendah diri di hadapan tan-teman Adam yang nota bene nya mereka adalah anak orang tajir. Ketika mereka beranjak akan pergi Pelangi meminta waktu sebentar pada Adam.


Ada apa Pelangi?


Pak nanti siang saya ijin mau makan siang dengan dokter Rian, kebetulan beliau sedang ada tugas di Semarang.


Adam mengerutkan alisnya.


Kenapa gak bilang dari tadi?


Ada apa sih dokter Rian itu nemui kamu?


Pelangi hanya mengangkat bahunya tanda tak tau.


Kamu ini baru 2 hari ini kamu bekerja sama saya di sini, udah main tinggalin saya. bagaimana kalo saya butuh sesuatu yang harus segera di kerjakan?

__ADS_1


Bapak bisa telpon saya, tapi saya harus menemui dokter Riyan untuk menebus makan malam yang tak terlaksana kemarin.


Jangan-jangan kamu suka sama dia Pelangi?


Ah gak itu gak bener pak, saya hanya menghargai beliau Sebagai konsumen.


Ah sudahlah apa peduliku, aku harus masuk kelas. Adam berlalu meninggalkan Pelangi tanpa berkata-kata lagi.


Dari kantin Pelangi pergi ke STIKES karya Husada untuk visit dan menawarkan produk baru. Jam 11.45 Pelangi menuju kafe yang sudah di beritahukan dokter Rian padanya. Di dalam perjalanan Adam menelponnya, menanyakan keberadaannya. Pelangi memberitahukan tempat di mana dia dan dokter Rian akan makan siang.


huf...kenapa pak Adam ingin tau keberadaan ku, padahal dia tak membutuhkanku untuk mengerjakan sesuatu. Dasar bos aneh gerutunya.


bersambung......


tetep dukung author ya biar tambah semangat up nya,,,,

__ADS_1


😘😘


__ADS_2