Cinta Pelangi

Cinta Pelangi
episode 52


__ADS_3

3 hari telah berlalu, Pelangi dan Adam benar-benar memanfaatkan waktu untuk menikmati kebersamaan mereka. Pagi itu mereka pulang dengan penerbangan kedua atau sekitar jam 8 pagi, dari bandara Soeta mereka langsung menuju ke kantor. Mereka datang tanpa pemberitahuan, jadi ketika sampai di kantor masih banyak karyawan yang bersantai-santai, Adam tidak mempersalahkan nya yang terpenting bagi Adam pekerjaan para karyawan nya beres dan selalu menghasilkan profit. Melihat kedatangan bos, mereka bergegas menuju ke ruang meeting atas perintah bos. Adam mengadakan breefing sebentar dan menyuruh Pelangi untuk membagikan oleh-oleh pada para karyawannya. Para karyawan merasa senang sekaligus merasa heran dengan perubahan si bos yang lebih sedikit ramah dan loyal. Egar memandang Adam dengan menaikkan alisnya ke atas dan tersenyum. Adam hanya membalas dengan senyuman. Jam 2 siang Adam dan Pelangi pulang, karena semua karyawan sudah pada keluar untuk visit hanya ada satu orang yang tinggal yaitu Bu Tika. Bu Tika selalu stand by di kantor untuk menghandle dan melayani tamu yang datang ke kantor. Sampai di rumah Adam dan Pelangi langsung tidur karena siang itu mereka benar-benar lelah setelah pertempuran mereka selama di Bali. Jam 4 sore Pelangi bangun kemudian mandi, sebelum melaksanakan sholat Pelangi membangunkan Adam agar bisa sholat berjamaah. Setelah selesai sholat mereka menuju meja makan, Adam menantikan Pelangi masak dengan membuka lap top nya mengecek email yang masuk. Adam selalu mencuri pandang ke arah Pelangi yang waktu itu hanya mengenakan celana pendek dan kaos, sedangkan rambutnya di Cepol ke atas membuat jiwa kelelakian nya meronta. Tiba-tiba pintu rumah di ketuk, Pelangi yang hendak berjalan keluar di tarik Adam. Biar aku yang membukanya takutnya si Egar yang datang, sedang kamu hanya berpakaian seperti itu tunjuk Adam menggunakan dagunya. Pelangi yang menyadari pakaiannya menepuk jidatnya dan tersenyum, maaf mas aku lupa. Adam segera menuju pintu dan membukanya....

__ADS_1


Kamu Ning ada apa, tumben? Ini pak saya bawa dokumen yang harus bapak tanda tangani dan saya bawa sedikit makanan, bapak kan dari luar kota jadi mungkin masih capek untuk keluar rumah sekedar membeli makanan. Nining berkata dengan penuh perhatian, dan dia segera beranjak menuju dapur tanpa meminta izin pada Adam. Adam hanya melongo melihatnya. Sampai di dapur Nining terkejut melihat Pelangi yang berpakaian seksi sedang menata makanan di meja makan. Pelangi..... apa yang kamu lakukan di sini, pakaian kamu kenapa tidak sopan sekali bentak Nining. Pelangi hanya tersenyum mendapat bentakan dari Nining. Sini mbak kita makan bareng, kebetulan aku sama mas Adam juga mau makan. Pelangi apa yang barusan kamu katakan? mas Adam...... kenapa kamu tidak sopan memanggil pak Adam dengan sebutan mas. Duduk dulu mbak jangan marah-marah terus nanti cepet tua lho. Aku manggil si bos ya memang mas, karena itu permintaan mas Adam. Apa kalian kumpul kebo tuduh Nining semakin menjadi. Astaghfirullah mbak Ning... Adam yang dari tadi hanya melihat dari jauh kemudian mendekat dan memeluk pinggang Pelangi. Pak Adam,,,,, Maaf ya Ning sebenarnya dia istriku, kami sudah menikah 2 Minggu yang lalu. Nining luruh ke lantai seketika, begitu Adam mengatakan kalo Pelangi adalah istrinya. Maaf kan kami mbak Ning, kami tak bermaksud menutupi pernikahan ini cuma aku gak enak sama kalian. Aku takut kalian terus memperlakukanku berbeda dan itu malah membuatku gak nyaman, kata Pelangi sambil menuntun Nining untuk duduk di meja makan dan mengambilkan minum untuknya. Bagaimana pun juga semua karyawan harus tau kalo kamu adalah istri dari si bos Pelangi katanya lemas. Iya mbak aku tau tapi nanti sajalah kami kasih taunya, biar aku bisa menyesuaikan diri dulu dengan kantor dan mas Adam. Apa Egar tau? Iya Egar sama pak Eri sudah tau. Kenapa kamu gak kasih tau aku Pelangi? Padahal Egar dan pak Eri sudah tau, kita kan satu tim? Maaf mbak, karena Egar dan pak Eri jadi saksi atas pernikahan kami. Dan masalah mbak Ning.....Pelangi menjeda kalimatnya membuat Nining menatap Pelangi dengan penuh tanya. Aku gak sanggup kasih tau mbak Ning, karena aku tau mbak Ning menyukai mas Adam. Aku gak mau nantinya ada kecanggungan di antara kita. Nining tersenyum kecut mendengarkan penjelasan dari Pelangi. Sekarang mbak Ning sudah tau maka aku harap kita tetep bisa bekerja sebagai tim yang valid, sekarang kita makan dulu ya mbak aku sudah lapar. Pelangi mengambilkan makan di piring Adam dan juga Nining yang hanya terdiam kemudian mengisi piringnya sendiri. Nining yang patah hati berusaha menguatkan hatinya karena harus makan satu meja dengan orang yang di cintai nya dengan istrinya. Mbak Ning jangan khawatir setelah ini aku akan mengumumkan pada semua karyawan kalo Pelangi adalah istriku, kalo boleh mbak Ning yang memilih tempat untuk kita makan bersama sebagai perayaan kecil-kecilan Adam akhirnya angkat bicara dan memberikan perintah pada Nining. Mau tak mau Nining mengangguk dan mencari tempat untuk mereka makan bersama.

__ADS_1


bersambung.....

__ADS_1


jangan lupa berikan like, vote dan komen yang membangun ya.

__ADS_1


😘😘

__ADS_1


__ADS_2