Cinta Pelangi

Cinta Pelangi
episode 58


__ADS_3

6 bulan sudah Adam koas di rumah sakit dan satu Minggu lagi mereka akan mengadakan sumpah jabatan serta wisuda. Adam begitu bahagia, hari itu dia mengajak Pelangi jalan-jalan ke daerah Bandungan yang berhawa sejuk. Adam juga mengajak Egar dan Rumi yang kebetulan baru datang dan akan visit fakultas kedokteran dan STIKES yang ada di Semarang besok. Sekitar jam setengah 1 siang selepas sholat dhuhur mereka berangkat. Adam yang membawa mobilnya karena dia kasihan sama Egar yang belum sempat istirahat karena baru datang. Egar duduk di samping Adam dan tertidur saking capeknya Rumi duduk berdua dengan Pelangi di belakang. Rum,,, tumben kamu yang ikut Egar biasa nya pak Eri atau mbak Ning. Iya buk, pak Eri kemarin persiapan ke Bali dan mbak Ning kebetulan harus demo alat jadi saya yang di suruh dampingi mas Egar. Oh begitu,,,, kamu kerasan kan Rumi kerja di BST tanya Pelangi lagi. Iya buk betah cuma kadang,,,, Rumi terdiam. Adam yang mendengar pun angkat bicara. Kadang apa Rumi lanjutkan saja kalo memang itu sangat mengganggu lingkungan kerja di kantor maka saya akan memberikan sanksi. Jangan takut katakanlah, Pelangi mengelus bahu Rumi. Em,,,,anu buk mbak Ning ngrecoki dan selalu berbuat ulah. Masak sih tanya Adam setengah tak percaya. Kamu jangan khawatir Rumi, mbak Ning itu sebenernya orangnya baik tapi kadang ya begitu dia suka seenaknya sendiri bisik Pelangi dan menyuruh Rumi jangan membahasnya lagi. Rumi mengangguk dan akhirnya diam. Sudah berapa lama kamu bergabung dengan BST Rum? Sudah 6 bulan buk jawab nya singkat. Wah ternyata sudah lumayan ya lama,,,kayak nya baru kemarin kamu jadi karyawan BST. Iya buk, mereka bercerita banyak hal sampai akhirnya mereka tiba di Bandungan dan Adam membelokkan arahnya menuju Jimbaran kemudian langsung memesan kamar di penginapan yang dekat dengan area wisata di sana. Gar bangun udah sampai, ayo turun dulu kamu bisa lanjutin di kamar penginapan nanti perintah Adam. Mereka semua turun dan menuju ke kamar yang saling bersebelahan, Pelangi membuka 3 kamar. Sebelum masuk kamar dan meletakkan tas Adam sudah memberi perintah. Egar Rumi sore ini kita akan main dan berenang, gimana kalian mau ikut gak? Ikut bos,,, pak jawab Rumi dan Egar bersamaan. Cie...cie...Egar sama Rumi kompak nih ye. Ya sudah segera masuk kamar letakkan barang kalian dan segera keluar. Mereka masuk ke dalam kamar. Sampai di dalam kamar Adam langsung memeluk Pelangi, udara di sini cocok untuk bercocok tanam ya sayang. Ya memang dong mas kan udaranya sejuk, lihatlah tanaman dan bunga-bunga juga bermekaran. Cek....bukan cocok tanam yang itu maksudku sayang, kamu selalu lemot kalo masalah yang satu itu. Pelangi menepuk jidatnya sambil tertawa, kamu ya mas selalu saja mesum arahnya. Ya gak apa-apa to kan mesum sama istri sendiri Adam langsung menarik dan mencium bibir tipis istrinya. Pelangi mendorong tubuh suaminya, mas kamu nih nyuruh Egar sama Rumi langsung keluar kamar kamu nya malah mau mesumin aku terus. Adam terkekeh dan membetulkan jilbab istrinya yang sedikit berantakan karena ulahnya kemudian menggandeng tangan istrinya keluar kamar. Lama sekali sih bos gerutu Egar. Iya maaf Gar soalnya tau sendiri kan kalo udah di kamar berdua apalagi hawanya sejuk kayak gini. Sih si bos kebiasaan selalu bikin jiwa jombloku meronta-ronta. Hais... sudah ayo kita cabut. Mereka berjalan menuju ke tempat wisata karena jarak penginapan dengan tempat wisata hanya 500 meter saja. Mereka mencoba semua permainan di sana dan terakhir mereka berenang di kolam yang airnya hangat. Pelangi hanya ikut berendam di tepi kolam dan melihat Rumi, Egar dan suaminya berenang. Mereka benar-benar menikmati liburan di sana, karena hari itu bukan weekend maka tempat wisata itu tidak seramai saat weekend. Pelangi, ayo sini kamu kan bisa berenang masak cuma di tepi kolam aja teriak Egar. Egar berenang menghampiri Pelangi dan menarik tangan Pelangi. Gar,,,, lepasin gak teriak Adam yang melihat. Egar tertawa,,,ha...ha... cuma gandeng doang kok bos, pelit amat sih. Dia juga gak akan bakal tertarik sama aku bela Egar, Pelangi hanya tersenyum karena dia tau Adam akan selalu kesal kalo dirinya di sentuh laki-laki lain meskipun itu Egar yang notabene adalah sahabat dan anak buahnya. Biar aku saja, kamu gandeng aja si Rumi tuh yang jomblo. Tapi mas kalo kamu yang gandeng aku gak akan jadi renang atau berendam tapi malah mesum kata Pelangi yang membuat tawa mereka semua pecah. Sampai jam setengah 6 petang mereka baru bilas dan bersiap melakukan sholat Maghrib.

__ADS_1


bersambung.......

__ADS_1


Terus dukung author ya teman-teman biar author semangat dan bisa up terus setiap hari

__ADS_1


Dan terima kasih buat kalian yang masih setia menantikan kisah cinta Pelangi dan Adam, semoga kalian terhibur.

__ADS_1


😘😘

__ADS_1


__ADS_2