
Pagi-pagi sekali sekitar jam setengah 5 Adam mengetuk pintu kamar Pelangi untuk mandi dan berganti pakaian juga sholat. Pelangi yang baru selesai menunaikan sholat langsung membuka pintu dengan masih mengenakan mukenanya. Adam mengucap salam dan tersenyum. Pelangi pun membalas senyum Adam kemudian melepaskan mukenanya sedang Adam pergi ke kamar mandi. Saat Adam sholat Pelangi gantian mandi. Keduanya sudah rapi dan duduk di sofa dengan minum teh hangat yang di buat Pelangi.
Kamu sudah gak marah kan sayang?
Pelangi terkejut dengan panggilan yang baru saja Adam berikan padanya.
Kenapa diam, kamu masih marah?
Mas memanggilku sayang?
Iya, memang gak boleh? mulai sekarang aku akan memanggilmu sayang jika kita cuma berdua, bahkan kalo kamu ijinkan aku akan selalu memanggilmu demikian dimana dan kapan pun.
Ah jangan-jangan, aku belum siap mas. Bukan kah kita juga belum saling mengenal?
Kalo memang itu yang kamu inginkan aku akan aku penuhi, tapi jangan larang aku untuk datang ke rumahmu beserta keluargaku. Ini hari terakhir kita disini, aku ingin mengajakmu jalan-jalan ke Malioboro gimana?
Aku mau tapi Egar dan pak Eri juga mesti di ajak.
__ADS_1
Oke,,,,sekarang kita cari sarapan di luar, Egar dan pak Eri biar sarapan di hotel. mereka belum bangun juga. Tunggu-tunggu, Pelangi kamu juga harus janji satu hal padaku. Kamu gak boleh deket-deket sama dokter Rian, karena dia juga ada rasa sama kamu.
Pelangi hanya menggeleng-gelengkan kan kepala dan tersenyum.
Sayang,,,,, ayolah janji, Adam menyatukan jari kelingking Pelangi dan miliknya.
Pelangi mengiyakan saja permintaan Adam, meski dia geli dengan tingkah Adam yang kadang seperti anak kecil.
Pelangi dan Adam akhirnya keluar untuk jalan-jalan sekaligus sarapan. Mereka sarapan dengan di selingi gurau an hingga tak ada lagi kecanggungan Pelangi pada bos nya itu. Seminar hari terakhir mereka tambah sibuk dengan banyak nya customer yang datang walau hanya sekedar bertanya produk mereka. Selepas dhuhur mereka mengemasi manekin, merapikan dan memasukkannya ke dalam mobil. Siang itu mereka memilih untuk bersantai di hotel dengan berenang di sana. Pelangi hanya duduk melihat Adam,Egar dan pak Eri berenang. Diam-diam mereka merencanakan sesuatu pada Pelangi. Adam memanggil Pelangi untuk mendekat dan meminta minum, namun saat Pelangi mendekat Egar yang sudah berada di belakang langsung mendorongnya hingga Pelangi jatuh menimpa Adam. Pelangi segera berenang ke tepi dan marah pada Egar yang masih tertawa namun seketika melongo melihat Pelangi yang berenang ke tepian.
Ya bisa lah, ngapain kamu ngisengin aku kayak gitu.
Sory-sory semua itu rencana si bos, gak nyangka kamu bisa renang.
Pelangi melotot ke arah Adam dan yang di pelototin hanya mengangkat jari telunjuk dan jari tengahnya sambil nyengir. Pelangi segera masuk kamar untuk mandi dan mengganti bajunya karena dia tak membawa baju ganti. Semua di luar rencana dan dugaannya. Setelah puas mereka mengganti baju dan bersiap-siap cek out dari hotel. Di dalam mobil Adam mengeluarkan uang dan membagikan nya pada Egar, pak Eri, dan Pelangi masing-masing 500.000. Kita mampir Malioboro dulu ya, ajak Adam pada mereka semua. Mereka semua mengucapkan terima kasih dan mengiyakan ajakan bos nya.
Asyik kita bisa main-main dulu nih,,, bos tumben banget, roman-roman nya si bos lagi bahagia nih seloroh Egar.
__ADS_1
Ya sekali-sekali bikin kalian bahagia kan kalian sudah berjuang buat kemajuan BST jawab Adam.
Terus saja bahagia bos biar kita juga bisa ikut bahagia celetuk pak Eri.
Doa' kan saja pak Eri, semoga yang membuatku bahagia akan terus membahagiakanku jawab Adam ambigu.
Mereka melaju ke Malioboro dengan perasaan gembira.
bersambung.......
gimana kisah Adam dan Pelangi selanjutnya??
terus dukung author ya teman-teman biar bisa menyelesaikan cerita ini.
berikan like,vote dan komen kalian yang membangun.
😘😘
__ADS_1