Cinta Sang Aktor

Cinta Sang Aktor
Bab 28 - Larangan adalah perintah


__ADS_3

Beberapa hari setelahnya, Elmer mengadakan acara klarifikasi berita yang beredar tentang dirinya di internet.


Elmer duduk di sebelah Sam, managernya dengan wajah datar. Ia menghela napasnya lebih dulu sebelum mengklarifikasi semuanya.


"Berita yang mengatakan aku adalah kekasih Bella, menduakan Bella dengan Ela, juga tentang pernikahan, semuanya tidaklah benar. Lalu untuk berita yang mengatakan aku adalah anak kedua dari Presdir Sebastian, itu memang benar adanya. Aku memang menyembunyikannya karena aku tidak ingin orang menganggap ku terkenal karena bantuan dari kekayaan ayahku."


Satu wartawan ada yang menanyakan tentang Bella pada Elmer.


"Apa anda tahu kenapa Bella sampai menyebarkan berita bohong itu? Pastinya ia melakukan itu ada maksud dan tujuannya. Kalau memang benar saat ini anda tidak memiliki hubungan dengan Bella, apa di masa lalu anda pernah dekat dengannya? Karena rasanya aneh sekali kakak ipar seperti mengejar adik iparnya sendiri."


Kali ini bukan Elmer yang menjawabnya tapi Sam.


"Maaf sebelumnya, sepertinya anda salah memberikan pertanyaan. Kalau tanya ada alasannya, seharusnya anda menanyakan itu langsung pada Bella. Bukan pada Elmer."


Si wartawan itu pun merasa ciut, tapi ia tidak akan pernah menyerah untuk mendapatkan jawabannya. Karena baginya semua ini benar-benar aneh.


Klarifikasi pun selesai. Elmer bisa bernapas dengan lega. Di sepanjang jalan laki-laki itu selalu mengumpat Bella karena ulahnya, ia harus repot-repot mengadakan klarifikasi seperti ini. Tapi, ia lega juga karena berita tentang dia yang anak kedua dari Presdir Sebastian justru malah membantu berita yang sebelumnya tenggelam.


Beda hal nya dengan Bella, wanita itu marah-marah dan kesal di dalam kamarnya. Ia bahkan melempar barang-barang yang ada di dekatnya. Ponselnya terus-terusan berbunyi. Banyak notifikasi yang masuk ke akun media sosialnya. Entah itu dari pihak agensinya atau dari komentar netizen yang menandai akunnya. Semua itu membuatnya marah.

__ADS_1


"Harusnya kan tidak begini! Harusnya Elmer mengiyakan semua berita yang aku sebarkan! Argh! Sialan!"


Di saat kondisi Bella tidak bisa dikendalikan lagi, Naomi mengetuk-ngetuk pintu kamar mamanya.


"Mama, mama, mama."


"Argh! Sialan! Ngapain sih anak itu ketuk-ketuk pintu!"


Bella tak mungkin membukakan pintu kamarnya dengan keadaanya yang seperti ini. Bisa-bisa ia lepas kendali dan itu akan berakibat fatal untuknya. Apalagi, Tuan Sebastian sangat menyayangi Naomi begitu juga dengan Elmer. Naomi adalah satu-satunya aset yang bisa ia gunakan untuk membuat Elmer tunduk padanya. Seketika senyum miring terlukis dengan jelas di bibir Bella.


Ia lupa kalau masih ada Naomi. Tidak apa-apa kali ini rencananya gagal. Tapi, ia masih bunya rencana-rencana lain.


*


*


Elmer bernapas lega. Karena beginilah hidup di dunia hiburan. Harus siap dijadikan berita dan harus siap menghadapinya. Tak semua orang menyukainya, ada orang yang tidak suka, membenci atau bahkan iri padanya. Semua itu adalah konsekuensi dari sebuah keterkenalan.


Setelah berita itu berlalu, semua kru dan pemain dari drama 'I'am a psychopath' pun melakukan acara makan malam bersama, sebagai rasa syukur karena sudah menyelesaikan syuting dramanya.

__ADS_1


Sutradara Hong menepuk pundak Elmer pelan dua kali.


"Diberitakan di media sosial bagi seorang aktor itu adalah hal biasa. Meski begitu, semuanya pasti akan cepat berlalu karena tenggelam dengan berita baru lagi. Jadi, aku pun tidak terlalu pusing karena ada berita itu. Aku tetap akan menayangkan drama mu sesuai dengan jadwal yang sudah direncanakan."


"Terima kasih atas kepeduliannya sutradara Hong. Awalnya aku berpikir kalau drama ini akan ditunda penayangannya karena beredar berita tentangku. Rupanya kau memilih untuk tetap menayangkannya sesuai jadwal. Aku merasa senang sekali."


"Tentu saja, aku akan membuat mereka bungkam dengan karya terbaru darimu. Ah, pokoknya kalau ada berita baru lagi tentangmu. Jangan terlalu dipikirkan. Itu semua karena banyak orang yang iri dengan pencapaianmu. Selamat menikmati makan malamnya."


Elmer mengangguk dan berterimakasih untuk kedua kalinya.


Di arah jam tiga, Elmer melihat Ela datang dengan mengenakan kaos pendek berwarna lavender dipadukan dengan celana jeans berwarna hitam. Terlihat biasa, tapi aura kecantikannya sungguh terpancarkan. Apalagi potongan rambut Ela yang hanya sepanjang bahunya dengan tatanan rambut yang dibuat bergelombang membuatnya terlihat segar dan mata Elmer tak mampu berpaling dari Ela. Hingga tepukan tangan di bahu Elmer pun menyadarkan semuanya.


"Kalau terpesona jangan terlalu ketara! Nanti berita baru muncul lagi. Baru saja berita mu yang kemarin usai. Jadi, aku minta tolong, untuk saat ini jangan terlalu dekat dengan Ela sampai semua orang melupakan semua berita tentangmu. Paham kan?"


Elmer mendengus sebal dengan apa yang dikatakan Sam. Tapi, bukan Elmer namanya kalau menuruti apa yang diucapkan oleh Sam. Laki-laki itu malah menghampiri Ela dan membuat Sam menepuk jidatnya.


"Elmer tetaplah Elmer! Larangan adalah perintah baginya."


*

__ADS_1


*


TBC


__ADS_2