Cinta Sang Aktor

Cinta Sang Aktor
Bab 76 - Ketahuan


__ADS_3

Ergo sudah tidak sabar dengan hasil pemeriksaan obat yang ia bawa kemarin. Di perjalanan menuju kesana, tangannya terasa berkeringat dingin saking nggak sabarnya. Apalagi sebentar lagi ia akan tahu apa yang disembunyikan oleh Elmer. Ia berharap obat yang kemarin ia bawa benar-benar sesuatu yang penting dan bukan vitamin biasa.


Setelah memarkirkan mobilnya, Ergo langsung berjalan cepat masuk ke dalam rumah sakit. Ia menuju ke ruangan kepala lab untuk mengambil hasilnya.


Sebuah amplop cokelat yang masih tersegel sudah didapatkan oleh Ergo. Ia baca disana karena takutnya tidak mengerti tentang isi di dalamnya.


Perlahan-lahan Ergo membuka segel tali amplop cokelat itu kemudian menarik dokumen di dalamnya. Benar saja Ergo tak mengerti hasilnya ia pun meminta penjelasan.


Si dokter kepala lab itu mengatakan kalau obat yang diperiksa kemarin biasanya dikonsumsi oleh orang untuk menahan rasa mual dan pusing. Dan biasanya orang yang mengkonsumsi ini adalah orang yang punya penyakit atau trauma terhadap sesuatu. Obat ini tidak dijual di pasaran karena obat ini diracik langsung oleh dokter khusus.


Ergo yang mendengarnya langsung shock seketika. Ia jadi penasaran, trauma apa yang membuat Elmer sampai harus meminum obat tersebut. Hasilnya benar-benar di luar dugaan Ergo. Ergo berpikir Elmer memiliki penyakit keras seperti kanker atau tumor ternyata ini semacam penyakit mental.


"Terima kasih Dok. Kalau begitu saya permisi Dok."


Ergo langsung keluar dari ruangan itu. Ia berjalan pelan menuju ke parkiran sambil berpikir trauma seperti apa yang dialami oleh Elmer.


Saat sudah masuk ke dalam mobil, Ergo teringat akan sesuatu. Wajah Elmer waktu itu terlihat baik-baik saja, tapi ketika tangan Bella menyentuhnya, raut wajahnya langsung berubah.


"Apa Elmer trauma akan sentuhan orang?"


Ergo berpikir demikian. Ia harus memastikan pikirannya ini dengan mempraktekannya langsung ketika ia sampai di lokasi syuting lagi.


*


*


Ergo sudah sampai di lokasi syuting. Ia langsung mencari keberadaan Elmer. Sayangnya, Elmer sedang melakukan syuting sekarang. Jadi yang bisa ia lakukan adalah menunggu sampai syuting Elmer selesai. Selagi menunggu, Ergo menghampiri Ela yang sedang membawa beberapa kostum dari mobilnya.


"Sini aku bantu," tawar Ergo ke Ela.


Ela pun menerima tawaran itu karena memang ia sedang kesusahan. Tapi ia tak mengatakan apapun selama mereka jalan bersama. Sampai ketika di ruangan untuk kostum, Ela mengucapkan terima kasih ke Ergo.

__ADS_1


Dengan senyuman manisnya, Ergo pun menjawab ucapan terima kasih dari Ela. Sejujurnya Ergo ingin lebih dekat dengan Ela kala itu, tapi ketika melihat syuting Elmer yang telah usai. Ergo langsung pergi untuk menghampiri Elmer. Ia akan segera menyentuh tangan Elmer untuk mencoba membuktikannya.


"Mau apa lagi? Kau tidak lihat aku capek baru selesai syuting? Kalau mau berdebat, ini bukan saatnya," ucap Elmer yang merasa lelah karena habis syuting beradegan yang sulit.


"Aku tidak ingin berdebat cuma mau mematikan sesuatu."


Ergo langsung menyentuh lengan Elmer, yang langsung dihempaskan begitu saja oleh Elmer.


"Apa-apaan sih?" Elmer langsung menjauh dari Ergo untuk mendekat ke Sam.


Ergo terdiam sambil berpikir.


"Tidak terjadi sesuatu ke Elmer, dia bahkan tidak berubah pucat seperti waktu itu. Apa jangan-jangan Elmer tak bisa disentuhnya oleh wanita?"


Ergo langsung menyimpulkan seperti itu. Ia mulai mencari cara agar Elmer bisa tanpa sengaja bersentuhan dengan wanita tanpa menimbulkan kecurigaan sama sekali.


Sore pun tiba, makanan untuk para staff dan pemain pun dibagikan ke setiap orangnya. Nah, seharusnya yang membagikan makan ke Elmer adalah laki-laki, tapi Ergo malah meminta staf perempuan yang memberikannya.


Karena biasanya yang mengantarkan makanan adalah staf laki-laki, Elmer tak curiga sama sekali. Tapi ketika staf tersebut bersuara dan memberikan nasi kotak ke Elmer, Elmer terkejut, karena saking terkejutnya, Elmer sampai tak menerima nasi kotak itu dan nasi kotak itu malah jatuh ke tanah dan isinya berserakan disana.


Si staf wanita tampak begitu terkejut dengan sikap Elmer itu yang seperti tak menghargainya yang telah memberikan makan ke Elmer.


"Ternyata kau aktor yang tidak tahu caranya berterimakasih. Sudah dikasih makan, kau malah menjatuhkannya."


"Tidak, bukan seperti itu."


Elmer mencoba membantah ucapan dari si staf wanita. Si staf wanita membersihkan makanan yang jatuh itu dan memasukannya kembali ke dalam kotak lalu memberikannya ke Elmer lagi. Tanpa sengaja tangan wanita itu menyentuh tangan Elmer yang membuat wajah Elmer langsung pucat seketika.


"Uwee ... uwee ... " Elmer merasa mual di hadapan staf wanita itu. Elmer Langsung menjatuhkan lagi nasi kotak itu dan berlari menjauh dari sana.


Si staf wanita merasa kesal ke Elmer yang merasa seolah-olah dirinya direndahkan. Ia pun pergi dari sana dengan rasa kesal di hatinya.

__ADS_1


Ergo yang mengamati peristiwa itu sejak tadi langsung menutup mulutnya karena tak percaya. Bahkan matanya melotot hingga buat sempurna.


"Whatt!!! Ja-jadi dia nggak bisa disentuh wanita?"


Ergo masih tak percaya akan ini semua. Benar-benar di luar pemikirannya. Mana bisa laki-laki hidup tanpa wanta, setiap orang pasti ingin memiliki pasangan. Lalu gimana jadinya kalau laki-laki tak bisa menyentuh wanita? Masa iya mau punya anak harus menyewa rahim wanita dan menitipkan benihnya dengan proses inseminasi buatan? Ergo benar-benar masih terkejut akan semuanya.


Ergo jadi teringat kembali ketika dulu mereka pernah syuting bersama, Elmer memang selalu menyembunyikan tangannya dengan mengenakan hoodie yang oversize yang menutupi tangannya. Elmer juga tak suka ikut kumpul-kumpul ketika selesai menyelesaikan syuting. Kalaupun dia ikut, dia akan memilih duduk di antara para lelaki dibandingkan wanita.


Ergo tak tahan untuk menyembunyikan ini semua. Ia berniat untuk membongkarnya dan memberitahukan tentang ini ke media sosial. Tapi sangat tidak mungkin jika menggunakan namanya. Ia akan meminta kenalan wartawan untuk membantunya.


Langkah kaki Ergo terlihat lunglai, ia berpapasan dengan Ela dan langsung meraih tangan Ela dan menariknya untuk ikut dengannya. Ergo membawa Ela ke tempat sepi untuk membicarakan tentang Elmer itu.


"Ela, lebih baik kau jangan dekat-dekat dengan Elmer. Dia itu tidak normal. Dia bukan laki-laki sempurna. Menjauhkan darinya."


Ela yang saat itu belum paham apa yang dimaksud Ergo cuma menaikkan salah satu alisnya.


"Kau bicara apa sih? Lepas nggak!" Ela langsung melepaskan tangannya yang tadi dipegang oleh Ergo.


"Elmer bukan laki-laki normal Ela! Dia tidak bisa disentuh wanita. Aku-aku lihat sendiri. Pokoknya kau jangan dekat-dekat dengannya! Aku akan membongkar ini semua ke publik."


Ela langsung berubah jadi terkejut setelah mendengar ucapan Ergo itu. Tangannya langsung menarik kerah kemeja yang dikenakan oleh Ergo.


Melihat reaksi dari Ela itu, Ergo tahu kalau Ela sudah mengetahui itu sebelumnya.


"Jadi, kau sudah tahu? Wah benar-benar luar biasa!"


Sempat-sempatnya Ergo bertepuk tangan di saat keadaan dirinya yang terpojok karena Ela menarik kerahnya dan mendorongnya sampai ke dinding.


*


*

__ADS_1


TBC


__ADS_2