
Elmer pulang ke rumah nya dengan membawa luka yang menyakitkan. Bagaimana tidak, wanita yang ia cintai ternyata berselingkuh dengan kakaknya sendiri. Apalagi ucapan Bella yang mengatakan ia jijik disentuh Elmer terus terbayang di pikiran laki-laki itu.
Setelah itu, Elmer jadi tidak keluar kamar hingga beberapa hari, hal itu membuat Tuan Sebastian kepikiran. Apalagi ditambah anak pertamanya juga yang terlihat kacau sama seperti anak keduanya.
Makanan yang disiapkan untuk Elmer pun tak ada satu pun yang dimakan. Tuan Sebastian tampak frustasi. Ia pun meminta Sam, untuk menjaga Elmer dan memaksa Elmer makan selama ia bekerja.
Sampai pada akhirnya, Elmer membuka pintu kamarnya dengan menarik satu koper besar.
"Kau mau kemana?" tanya Tuan Sebastian yang tampak terkejut.
"Tinggal sendiri," jawab Elmer.
"Kenapa? Sebenarnya apa yang terjadi? Ayah tidak mengerti, kedua anak ayah sama-sama mengurung diri di dalam kamar," kesal Tuan Sebastian.
"Tanya saja ke anak ayah yang satu itu," ucapnya dengan ketus kemudian menarik koper dan menentengnya untuk turun lewat tangga.
"Elmer!" panggil Tuan Sebastian ketika anak keduanya sudah berjalan untuk membuka pintu depan rumah.
Tuan Sebastian hanya bisa menghela napas saja.
Di sisi Elmer, laki-laki itu memberhentikan taksi kemudian pergi menuju ke apartemen yang sudah ia sewa atas bantuan dari Sam. Sesampainya di apartemen, rupanya Sam sudah ada disana menunggu Elmer.
Sam pun menanyakan apa yang sebenarnya terjadi ke Elmer. Elmer menjelaskan semuanya dengan sorot mata kebencian dan kesedihan yang begitu dalam. Sam pun merasa iba dengan Elmer. Apalagi Elmer sangat mencintai Bella dan selalu memprioritaskan Bella di atas kepentingannya sendiri. Bahkan Elmer sampai membela-belakan tidak pulang dulu ke rumah hanya untuk memberikan kejutan ke Bella namun apa yang ia dapatkan? Hanya luka dan sakit hati.
Karena baru pertama kali tinggal sendirian, Elmer pun jadi belajar untuk mandiri. Di mulai dari membersihkan apartemen, mencuci dan lain sebagainya. Di awal-awal Elmer selalu kembali makanan online. Tapi lama-lama ia merasa sayang juga dengan uangnya. Apalagi ia masih belum menjadi aktor terkenal. Jadilah, Elmer pergi ke pasar terdekat untuk membeli persediaan sayuran dan buah-buahan untuk mengisi kulkasnya. Karena harga di pasar lebih murah daripada harga sayuran dan buah-buahan di supermarket.
__ADS_1
Suasana pasar yang ramai, membuat Elmer agak sedikit takut. Tapi, ia menyakinkan dirinya untuk masuk ke dalam. Lagipula, ketika ia kecil dulu, ibunya sering mengajaknya juga pergi ke pasar.
Elmer berhasil membeli beberapa sayuran dan buah-buahan di tempat yang agak sepi. Ketika akan masuk lebih dalam lagi ke pasar, seorang wanita tak sengaja bersentuhan kulit dengan tangannya.
Elmer langsung panik dan seketika jadi pusing, mual dan pingsan seketika. Orang-orang berkerumun ketika Elmer pingsan dan mencari-cari nomor kontak yang harus mereka hubungi. Sementara orang yang lain, membantu menggotong Elmer dan membawanya ke rumah sakit.
Sam pun sudah tiba di rumah sakit. Ya, orang yang dihubungi orang di asar adalah Sam. Karena panggilan terakhir yang Elmer lakukan adalah dengan Sam.
Sam menunggu di depan ruang IGD tentang keadaan Elmer. Sementara orang yang menolong Elmer sudah kembali lagi ke pasar.
Dokter pun keluar dari ruangan, ia mengatakan kalau Elmer tidak kenapa-kenapa. Ia hanya terkejut karena suatu hal. Tapi dokter pun belum bisa menyimpulkan nya.
Sam pun mengucapkan terima kasih ke dokter. Lalu tak lama kemudian Elmer pun terbangun dan mengamati temt di sekitarnya.
"Kau ada di rumah sakit. Kau pingsan, terus ditolong sama bapak-bapak di pasar. Lagian kenapa bisa sampai pingsan sih? Sakit apa? Telat makan?" cecar Sam yang khawatir dengan keadaan Elmer.
Sam hanya bisa menghela napasnya saja.
"Ayo pulang. Aku kan tidak kenapa-kenapa. Pasti dokter juga bilang begitu kan?" tanya Elmer memastikan. Sam pun mengangguk.
Lalu datang suster yang akan membantu kepulangan Elmer. Namun, ketika suster itu menyentuh kulit Elmer, Elmer kembali kesakitan, mual dan rasanya ingin muntah-muntah. Sam jadi panik dan menanyakan apa yang terjadi pada Elmer. Dokter pun dipanggil oleh suster.
Setelah diperiksa, dokter menyarankan Elmer untuk pergi ke psikolog atau ke psikiater. Karena hal seperti ini perlu perawatan khusus.
"Memangnya saya kenapa dok?" tanya Elmer.
__ADS_1
"Lebih baik tanya ke ahlinya saja, saya akan merekomendasikan beberapa psikolog atau psikiater terbaik."
Alhasil, setelah membawa beberapa rekomendasi dokter dan telah membaca beberapa profile dokter tersebut. Elmer pun mendatangi salah satu dari mereka.
Katanya Elmer mengalami trauma jika disentuh wanita. Kemungkinan besar hal itu terjadi karena Elmer mengalami hal buruk tentang yang namanya wanita itu sendiri. Elmer pun jadi teringat akan sesuatu. Ketika ia disentuh wanita, entah kenapa dipikirannya, ia selalu teringat akan ucapan Bella yang mengatakan jijik disentuh olehnya. Pikirannya terus mendoktrin hal itu hingga menyamakan jadi semua wanita seperti itu.
"Lalu, apa saya bisa sembuh dok?" tanya Elmer.
"Tentu saja bisa."
"Kau hanya perlu melepaskan semua pikiran buruk di dalam kepalamu yang membuatmu berpikir semua wanita sama seperti wanita yang menyakitimu."
"Tapi, tidak segampang itu dok. Semua rasanya seperti sudah melekat di otak saya. Bahkan saya sangat membenci wanita itu."
"Pelan-pelan, semuanya juga butuh proses. Nah, untuk mengantisipasi semua itu akan aku resepkan obat untuk menahan mual mu."
Setelah itu, Elmer pun jadi membatasi dirinya dengan yang namanya wanita. Bahkan yang dulunya Elmer selalu mengambil projek drama romantis, beralih ke drama genre aksi, thriller dan sejenisnya.
Tuan Sebastian yang akhirnya tahu apa yang terjadi ke kedua anaknya hanya bisa mengurung dirinya di dalam kamar. Ia merasa gagal sebagai seorang ayah. Yang satu anaknya berubah jadi pemain wanita, yang satu jadi trauma dengan uang namanya wanita. Bahkan lebih parahnya lagi, wanita yang menjadi penyebab retaknya hubungan akrab kedua anaknya, akan menjadi calon menantunya.
Sama halnya dengan ayahnya, Evan pun jadi merasa bersalah ke sang adik. Ia benar-benar tidak tahu kalau Bella adalah kekasih dari adiknya karena memang Elmer tak pernah memberitahukan siapa namanya. Apalagi ketika ia tahu, Elmer mengalami trauma, ia jadi semakin menyalahkan dirinya sendiri. Ia sering berkunjung ke apartemen sang adik, tapi tak pernah bertemu dengan adiknya. Karena Elmer menutup rapat-rapat akses untuk Evan.
Bahkan Elmer seolah-olah tak kenal dirinya ketika tak sengaja bertemu di jalan atau di suatu tempat. Hal itu, membuat Evan merasa gagal untuk menjadi kakak yang baik dan berimbas ke perlakuan Evan ke Bella yang tak seromantis dulu. Pernikahan Evan dan Bella yang dilaksanakan karena rasa tanggung jawab Evan. Lalu setelahnya, Evan tak memperdulikan Bella lagi. Karena tak mau menyakiti hati adiknya lebih dalam lagi.
*
__ADS_1
*
TBC