Cinta Yang Haram

Cinta Yang Haram
Taktik Nasywa


__ADS_3

Ketiga pria itu masih tidak bergerak meninggalkan Kenzo hingga Nasywa kembali meyakinkan mereka jika ia bersedia melayani mereka dan melepaskan Kenzo.


"Apa yang kalian tunggu, Cepat lepaskan dia, Bukankah kalian bilang ingin menikmati malam yang dingin ini bersama ku?"


"Nasywa! Pergilah dari sini dan jangan pedulikan Aku!" pekik Kenzo yang semakin merasa tidak tahan memikirkan hal itu.


"Diamalah! BHUG...!!!" sekali lagi Kenzo mendapat satu tumbukan di wajahnya.


"Ayo cepat, Jangan buang waktu lagi." ucap salah seorang dari mereka.


"Biar Aku yang terlebih dahulu," ucap salah seorang dari mereka yang kemudian bangkit mendekati Nasywa. Nasywa melangkah mundur dan menghentikan pria tersebut dengan ucapannya.


"Tunggu! Bukankah akan tidak adil jika kalian melakukannya secara bergiliran, Asal kalian tau. Aku belum pernah melakukannya dengan siapapun Aku masih pe ra wan. Kalian dengar itu, Pe Ra Wan."


Kata-kata yang begitu menjijikkan keluar dari mulut Nasywa demi membuat ketiganya melepaskan Kenzo.


Mendengar hal itu Ketiganya terdiam dan saling melihat satu sama lain. Kemudian mereka mulai berdebat untuk melakukannya terlebih dahulu.


"Kalau begitu biar Aku saja yang lebih dulu."


"Tidak! Aku yang pertama kali melihatnya di halte bus, Jadi Aku yang akan melakukannya terlebih dahulu "


"Hey! Diamlah kalian berdua! Bukankah gadis itu bilang tidak adil jika kita melakukannya secara bergiliran?"


Nasywa merasa gemetar mendengar perkataan itu. Namun sebisa mungkin ia berusaha tenang dengan.

__ADS_1


"Meskipun kalian melakukannya bersama-sama tapi pada akhirnya kalian harus memutuskan siapa yang terlebih dahulu memasukinya kan?" sambung Kenzo yang sengaja membuat ke-tiga nya lengah.


"Dia benar, Kalau begitu biar Aku yang terlebih dahulu melakukannya." ucap salah seorang dari mereka yang kemudian bangkit meninggalkan Kenzo. Hal ini hanya menyisakan satu orang yang menjerat leher Kenzo dengan rantainya.


"Minggir lah! Biar Aku yang melakukannya terlebih dahulu."


"Hey! Tidak bisa, Aku yang susah payah membuat pria jangkung ini tumbang dan membuat gadis ini rela melayani kita, Lalu kalian meminta terlebih dahulu?" pria itu tanpa sadar melepaskan jeratannya pada leher Kenzo dan mendekati kedua rekannya. Karena saling berebut ingin melakukannya terlebih dahulu, Kitiganya pun mulai saling serang satu sama lain.


"Kurrrang aj'ar kau berrani memukul ku?"


BHUG... BHUG... BHUG...


Melihat ketiganya yang saling serang, Nasywa berlari ke arah Kenzo yang sedang berusaha berdiri.


"Ken..." dengan haru Nasywa menangkup kedua pipi Kenzo.


"Kita pergi dari sini."


Nasywa menganggukkan kepalanya dan menggenggam erat tangan Kenzo. Namun belum sempat mereka pergi jauh dari para penjahat itu. Ketiga penjahat itu menyadari jika mereka telah di kelabui.


"Hey! Mereka kabur!"


"Kejar mereka!"


Tidak mau membuang-buang energi untuk berlari, Kenzo meminta Nasywa menjauh karena Kenzo ingin menghadapi ketiganya.

__ADS_1


"Pergilah ke ujung jalan, Mobil ku ada di sana."


"Tidak Ken, Aku tidak akan membiarkan mu sendirian. Aku tidak ingin sesuatu terjadi kepada mu."


"Aku akan lebih aman jika sendirian Nasywa, Cepat turuti permintaan ku."


"Tapi Ken..."


"Apa kamu meragukan kekuatan ku? Percayalah padaku, Aku harus mengajar mereka karena telah berrani mencoba menyentuh mu." tidak menunggu Nasywa pergi. Kenzo langsung kembali untuk menghadapi ketiganya. Ketiganya yang sebelumnya telah berkelahi satu sama lain sedikit membuat tenaga mereka terkuras hingga tidak terlalu sulit untuk Kenzo mengatasi ketiganya.


BHUG... BHUG... BHUG...


Kenzo yang di hajar dari segala sisi masih bisa mempertahankan diri dan membalas satu persatu pukulan mereka dengan tendangan memutar hingga ketiganya tumbang. Tidak puas itu Kenzo mengambil rantai yang sebelumnya di gunakan untuk menjerat lehernya.


Kenzo melilitkan rantai itu ke telapak tangan kanannya. Menjadikannya seperti sarung tinju. Kemudian Kenzo menarik kerah baju mereka dan menghajarnya satu persatu.


"Ini untuk kalian yang sudah berrrani menyentuh wanita yang paling ku cintai, BHUG...!!!"


"Ini untuk kalian yang sudah berrrani menatap kekasih ku dengan penuh naf'su, BHUG...!!!"


"Ini untuk kalian yang sudah berrrani berpikir kotor tentang wanita ku, BHUG...!!!


Kenzo terus menghajar mereka tanpa ampun hingga ketiganya kembali tersungkur.


Sementara Nasywa yang tidak pergi meninggalkan tempat itu. Begitu terharu mendengar apa yang Kenzo katakan. Selama satu bulan lebih mereka tidak saling memberi kabar. Rupanya tidak memudarkan cinta Kenzo kepadanya.

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2