
Dengan penuh semangat, Tania berlari ke arah Kenzo untuk memperlihatkan gaun yang ia kenakan.
"Kenzo..."
Kenzo yang tersentak dari lamunannya, Langsung berdiri menatap Tania yang tersenyum lebar kepadanya.
"Bagaimana, Apa kamu menyukainya?" dengan memutarkan badannya, Tania memamerkan gaun indah yang membungkus lekuk tubuhnya.
"Kenzo... Kenapa kamu diam saja?" Tania mengayun-ayunkan tangan Kenzo yang masih tak memberikan responsnya.
"A... E... Indah." jawabnya singkat.
"Kenzo... Kamu tidak sedang berpikir untuk membatalkan pernikahan ini kan?"
"Kenapa kamu berpikir seperti itu?"
"Sikap mu begitu dingin Ken, Sejak tadi Aku perhatikan kamu juga hanya duduk diam, Kamu juga seperti patung saat designer melakukan fitting!"
"Ingat Ken... Kamu sudah meniduri ku jadi jangan pernah berpikir untuk membatalkan pernikahan ini!"
"Tutup mulut mu Tania! Kau yang memanfaatkan keadaan ku saat tengah mabuk, Dan kau tau betul jika Aku hanya membayangkan Nasywa saat melakukannya, Sekarang Aku mau menikahi mu pun juga karena permintaan Nasywa, Jadi jangan berharap apapun kecuali pernikahan di atas kertas!" dengan kesal, Kenzo meninggalkan Tania.
__ADS_1
Melihat Kenzo yang pergi tanpa mempedulikannya, Tania mengepalkan kedua tangannya dan semakin membenci Nasywa.
Sesampainya di rumah, Kenzo yang melihat apartemennya sibuk dengan orang-orang yang mempersiapkan pernikahannya, Semakin merasa kesal dan langsung pergi ke kamarnya. Sekar yang melihat, Langsung menyusul putranya tersebut.
"Ada apa Ken? Kenapa kamu terlihat kesal?"
"Bukankah Aku sudah bilang, Jangan lakukan apapun di sini?"
"Ken, Mamih hanya menyiapkan seserahan yang akan di bawa untuk Tania, Masa gak mau bawa apa-apa sih?"
Kenzo terdiam tak menjawab.
"Ken... Kan kamu sendiri yang setuju untuk menikah dengan Tania, Tania juga setuju pernikahan di adakan di gedung, Lalu apa masalahnya?"
•••
Nasywa yang semakin merasa tenang dengan pernikahannya.
Kembali terusik dengan pesan misterius yang menunjukkan dirinya saat datang ke apartemen Kenzo.
Sebuah foto yang tak biasa, Dimana foto itu menunjukan dirinya yang tengah berpelukan dengan Kenzo yang hanya mengenakan handuk melilit di pinggangnya. Tidak itu saja, Bahkan ada foto yang menunjukan Kenzo tengah menjembreng lingerie putih yang di kirimkan untuknya.
__ADS_1
Masih di foto berikutnya, Kali ini Kenzo memeluk dan menci'umi lingerie tersebut seakan tengah menci'um seseorang.
"Jadi benar Ken yang melakukannya?" batin Nasywa.
Baru saja Nasywa merasa resah dengan apa yang ia lihat, Kini ia di kejutkan oleh Edward yang tiba-tiba memeluk dirinya dari belakang.
"Hey! Apa yang kamu lihat? Kenapa serius sekali sampai tidak tau suami mu pulang?"
"E... Edward..." dengan gugup, Nasywa menyembunyikan ponselnya.
"Ada apa, Kenapa kamu terlihat gugup?"
"Edward tidak boleh tau ini, Jika Edward mengetahui ini dia akan sangat marah dan merasa Aku mengkhianati nya." batin Nasywa.
"Nasywa? Kamu sedang tidak menyembunyikan sesuatu dari ku?"
"E... Apa, Tentu tidak, Aku tidak bisa menyembunyikan apapun dari mu Edward, Aku hanya sedang merasa sangat merindukan mu." dengan gesture yang menggoda, Nasywa melingkarkan kedua tangannya di leher Edward.
"Benarkah? Padahal baru tadi pagi kita melakukannya?" ucap Edward yang langsung menggendong Nasywa seperti bayi koala dan membaringkannya di ranjang.
Nasywa terdiam menatap Edward dengan perasaan bersalah karena merasa telah membohonginya. Namun ia tidak ingin Edward sampai tau jika hari dimana mereka telah menyempurnakan pernikahan, Nasywa pergi menemui Kenzo.
__ADS_1
Bersambung...