Cold Boy

Cold Boy
4


__ADS_3

(autor pov)


airel merasa ada yang benggendongnya, airel membuka matanya dan pass banget orang itu menaruhnya di sebuah ranjang dimana ruangan itu berwarna putih dan yah tak asing lagi bau obat-obatan tercium ke organ penciumannya.


“ih kayla, tasya lo lupa gw kan gk suka bau obat-obattan ” yah pas orang itu menaruh nya di ranjang airel belum serengah sadar dan langsung berbicara seperri itu karna menurutnya itu sahabatnya karna kalo buka siapa lagi toh.


“kok kalian diem aja sih?” tnya airel dan mendongakkan kepalanya kearah orang di sampingnya itu betapa Terkejutnya airel melihat seorang daniel, dia kah yang menggendongnya tadi? ah tidak suatu kejadian yang tak teerlupakan oleh airel.


bagaimana tidak!! seorang daniel yang tidak pernah membawa satu cewek pun ke uks apalagi menggendongnya, yapss airel adalah cewek pertama yang digendong daniel berungtung sekali bukan airel??


“daniel, makasih ya niel sorry gw repotin lo” ucap airel.


ya walaupun airel tau ucapannya tak akan dibalas dengam seorang daniel yang ngirit bicara.


'emangk' batin daniel.


“niel gw mau kluar aja deh yah, ueek” ucap airel turun dari ranjang tsb yang tangan kirinya memegangi mulutnya jaga-jaga takutnya dia muntah didalam, lalu tangan kanannya ditahan oleh sebuah tangan kekar siala lagi jika pemiliknya bukan daniel, terkejut bukan main yang pasti pertama kalinya seorang DANIEL JASON WILLIAM memegang tangannya.


“lepasih niel, gw udah gk tahan” ucap airel beeusaha melepaskan tangan daniel dari tangan nya namun apah boleh buat tangan daniel lebih besar dari pada tangan airel.


“diem”ucap daniel lembut entah bagai mana dengan keadaan jantung airel sekarang.


jujur airel membayangkan yang tidak-tidak beribu-ribu oertanyaan melintas di pikirannya,

__ADS_1


apakah daniel suka gw? cinta? atau sayang?


itulah yang sekarang airel sedang pikirkan.


“uueek, hm hmhm niel udah mau kluar ini llo emangk mau tanggung jawab gk kan” ucap airel yang masih memegangin mulutnya.


dalam hati daniel mengumpat untung saja ini jam pelajaran jadi tidak ada siswa yang berlalu-lalang dekat uks jika tidak habis sudah, yang ada pada salah paham dengan ucapan airel tadi.


“kamar mandi” balas daniel dingin, tanpa memperpanjang airel langsung menuju kamar mandi dan memuntahkan semuanya.


“aduh niel, pala gw pusing banget nih nyium bau obat-obattan kluar aja yuk” ucap airel yang memegang minyak kayu putih di dekatkan ke hidungnya dengan sengaja karna alasan agar tidak terlalu tercium bau obat-obattan.


“duduk” ucap daniel dingin.


“ tunggu sampe gw balik lagi” ucap daniel dingin lalu pergi meninggal kan uks.


“gak mau niel gw mau ikut kluar juga” teriak aiirel yang masih terdengar daniel.


baru saja airel ingin beranjak dari ranjang untuk menyusul daniel keluar uks namun sirna semua ketika mendengar jawaban daniel.


“pintu gw kunci” balas daniel.


“SIAL, sebenci itukah lo ke gw niel? ” rilih airel kepada dirinya sendiri.

__ADS_1


setelah nunggu beberapa menit dengan ekstra sabar di tambah bau obat yang penyebab utamannya airel akhirnya seseorang yang di tunggu-tunggu kembali datang dengan membawa keresek plastik yang berisi bubur tentu saja airel tau lagian plastiknya transparan jadi kelihatan toh, airel ingin membuang pikirannya yang sangat jauh jika bubur itu untuk dirinya bisa saja kan itu untuk anggota bad boynya yang memesan padanya.


“makan” printah daniel memberikan bubur itu untuk airel, mimpikah bagi airel seorang daniel memberika bubur kepadanya.


“suapin ya niel” ucap airel yang memang tak tau malu tapi dengan cara itulah dia mencairkan si es batu ini agar terbiasa.


“ gw ke kelas” ucap daniel lalu lergi meninggalkan uks.


“thank niel, gw tetep bersyukur kok” teriak airel yang masih terdengar jelas oleh daniel.


sepi, hampa, sedih pastinya entah sampai kapan airel bisa mencairkan es batu di hatinya daniel.


“hayoooo,,, absi ngapain lo berdua-duaan” ucap seseorang yang tiba-tiba masuk ke uks.


“dasar fake friends lo pada” ucap airel kepada orang tsb siapa lagi jika bukan sahabat-sahabatnya.


“eh dasar si curut mulutnya minta di sekolahhin, kita tuh sengaja biar lo bisa berdu-duaan sama daniel lo tersayangk tau” ucap tasya yang tiba-tiba memakan bubur milik airel.


“itu bubur gw, kanapa lo makan aing” respon airel yang melihat kelakuan kedua sahabatnya.


“kita laper rel, buat kita aja ya” balas tasya yang di angguki oleh kayla.


“TASYA, KAYLA” reriak airel.

__ADS_1


#siapa nih yang penasaran sama sikapnya seorang daniel,,, jangan lupa like and comment yah.')


__ADS_2