Dalam Dekapannya

Dalam Dekapannya
Perhatian dan Penyesalan


__ADS_3

Ada beberapa hal yang Ghina sukai


dari Louis, pertama pria itu sangat baik serta perhatian kepadanya dia tidak


pernah membiarkan Ghina merasa tidak nyaman bahkan jika hal itu sampai terjadi


Louis akan langsung minta maaf, kedua Louis selalu menjaga perasaannya dia juga


menghargai Ghina sebagai seorang perempuan dan terakhir tidak pernah sekalipun


Louis berbicara dengan nada keras padanya. Menurut Ghina pria itu nyaris


sempurna hingga sulit mencari kekurangan di dalam dirinya, dia sangat baik dan


menghargai seseorang membuat Ghina selalu merasa nyaman setiap kali bersamanya.


Seandainya itu bukan Louis mustahil


bagi Ghina bisa merasa begitu nyaman untuk waktu yang sangat singkat, tapi pria


itu berhasil membuatnya merasa nyaman hanya dalam waktu satu minggu dia


bekerja. Setiap kali melihat senyum manisnya Ghina merasa begitu tenang apalagi


mata teduh yang sering menatapnya serta tangan yang sudah berkali-kali


menggenggam tangannya membuat Ghina tidak pernah merasa terusik atau terganggu.


Tadi malam ketika Louis mengatakan


bahwa dia ingin Ghina benar-benar menjadi kekasihnya membuat Ghina terkejut


bukan main hingga dia hanya diam sambil menatapnya. Pancaran mata pria itu


menggambarkan ketulusan yang mendalam dan raut wajahnya mengatakan bahwa dia


bersungguh-sungguh.


Ghina memang tidak memberikan


jawaban, tapi dia juga tidak memberikan penolakan karena Ghina mulai menyuaki


pria itu meski nama Alden masih terukir jelas dihatinya. Bukan hal yang mudah


untuk melupakan Alden, tapi bukan hal yang mustahil pula karena Ghina percaya


bahwa perasaannya untuk Alden akan menghilang.


Menghilang dan digantikan dengan


pria yang lebih menghargainya sebagai seorang wanita.


“Ghina?”


Panggilan itu membuat Ghina


mendongak dan menatap Louis yang tersenyum padanya. Saat ini mereka sedang


sarapan bersama sebelum pergi untuk pertemuan penting jam sepuluh nanti.


“Eh iya ada apa? Maaf aku melamun.”


Kata Ghina


“Kamu sudah kenyang?” Tanya Louis


sambil menatap piring Ghina yang masih tersisa cukup banyak nasi kuning yang


gadis itu pesan


“Hm sudah perutku sedikit sakit.”


Kata Ghina beralasan


Sayangnya hal itu membuat Louis


langsung merasa panik.


“Kamu sakit? Apa kita harus ke


dokter? Aku akan mengantar kamu kembali ke hotel saja.” Kata Louis


“Tidak perlu Louis akan membaik


karena aku baru saja makan, jangan cemas.” Kata Ghina sambil tersenyum


Tapi, hal itu tidak lantas membuat


Louis yakin dia masih menatap Ghina dengan ragu dan kembali bertanya membuat


Ghina tersenyum mendengarnya.


“Kamu yakin Ghina? Kita kembali saja


aku tidak mau kamu sakit.” Kata Louis


“Aku baik-baik saja.” Kata Ghina


“Apa kamu terganggu karena


perkataanku semalam? Kalau iya aku minta maaf, aku tidak menuntut jawaban atau


balasan aku mengatakannya agar kamu tau dan agar aku merasa lega.” Kata Louis


dengan penuh rasa bersalah


Terdiam sejenak Ghina menatap pria


itu lalu tertawa kecil membuat Louis menatapnya dengan bingung.

__ADS_1


“Aku tidak pernah merasa terganggu


dengan ucapan kamu, jadi jangan minta maaf.” Kata Ghina


“Kamu serius?” Tanya Louis


“Iya Louis aku benar-benar tidak


merasa terganggu justru aku merasa… em senang?” Kata Ghina sambil tersenyum


“Senang?”


“Hm aku merasa senang ketika kamu


mengatakannya.” Kata Ghina


Louis tersenyum senang lalu


menggenggam tangan Ghina dan menatapnya dengan senyuman manis.


“Kita harus pergi sekarang kan?”


Kata Ghina


Menatap jam ditangannya Louis


tersenyum dan menganggukkan kepalanya lalu mengajak Ghina untuk pergi setelah


membayar makanan mereka. Begitu masuk kedalam mobil Ghina langsung memakai sabuk


pengamannya lalu Louis melajukan mobilnya menuju perusahaan rekan kerjanya yang


cukup jauh.


“Louis boleh aku Tanya sesuatu?”


Tanya Ghina


“Sure kamu boleh tanya apapun.” Kata


Louis tanpa menoleh


“Di jadwal yang aku tulis pertemuan


penting dengan para pengusaha hanya sampai hari ini lalu…”


“Lalu aka nada pertemuan penting


lagi untuk besok.” Kata Louis


“Pertemuan apa biar aku catat.” Kata


Ghina


Ghina ingin mengeluarkan buku kecil


yang ada di dalam tas hingga Louis mengatakan hal yang membuat Ghina berhenti


“Pertemuan penting antara Ghina dan


Louis yang akan menghabiskan waktu satu hari penuh bersama.” Kata Louis


“Louis mak…”


“Aku sengaja menambah satu hari lagi


agar bisa menghabiskan waktu dengan kamu, apa kamu keberatan Ghina?” Tanya Louis


sambil menoleh sekilas


Untuk sesaat Ghina terdiam, tapi


setelahnya dia tersenyum dan menggelengkan kepalanya membuat Louis tersenyum


lalu meraih tangan Ghina dan menciumnya. Perbuatan itu sontak saja membuat


Ghina terkejut bukan main, tapi Louis terlihat biasa dan malah tersenyum.


“Apa yang kamu lakukan Louis?” Tanya


Ghina pelan


Dan jawaban yang pria itu berikan


membuat Ghina terdiam denganjantung berdegup kencang.


“Mencium tangan seorang wanita yang


aku suka”


Ghina benar-benar bisa terkena


serangan jantung kalau begini caranya.


***


Penyesalan memang selalu datang


terakhir dan Alden merasakannya sekarang dia menatap tajam layar ponselnya yang


menunjukkan postingan terbaru Ghina di instagram bersama dengan Louis,


tangannya terkepal kuat lalu Alden melempar asal ponselnya tidak peduli jika


benda itu rusak dia merasa sangat marah. Sebenarnya foto itu hanya foto Ghina


yang berdiri dengan Louis disampingnya, tapi hal itu sukses membuat Alden


kepanasan sendiri.

__ADS_1


Keputusan yang salah menerima


perjodohan dan bukannya menentang sambil terus mempertahankan Ghina kini dia


harus menahan sesak melihat Ghina yang terlihat bahagia dengan pria selain


dirinya, tapi Alden tidak terima, dia akan merebut Ghina kembali. Mengacak


rambutnya frustasi Alden membuka laci meja kerjanya dan mengambil foto yag


terbingkai rapih, dia dan Ghina tengah berpelukan.


‘Alden ayo fotoo’


‘Yaudah kamu berdiri disana biar aku


foto’


‘Ih gak peka maunya berdua sama


kamu’


Senyuman Alden perlahan terbentuk


ketika dia mengingatnya dan tangannya terulur mengusap foto itu dengan sayang.


Bolehkah dia egois dan ingin Ghina


kembali padanya?


***


Sesaat setelah malam mengerikan yang


Ghina alami di pikir akan sulit untuk bangkit kembali, akan sulit untuk


menjalani kehidupannya lagi dan akan sulit untuk baik-baik saja, tapi ternyata


Ghina salah dia sudah bisa menjalani lagi kehidupannya seperti biasa meskipun


bayangan akan malam itu sesekali menghantuinya. Perbuatan Alden memang sangat


melukainya serta harga dirinya, tapi sulit sekali bagi Ghina untuk membencinya,


dia memang bucin sekali ketika bersama Alden.


Dulu meskipun tidak salah Ghina akan


meminta maaf hanya agar Alden tidak pergi meninggalkannya bahkan Ghina pernah


menangis sambil meminta kepada Alden agar tidak pergi meninggalkannya. Namun,


ternyata orang yang mati-matian dia bela dan pertahankan kini telah menorehkan


luka yang begitu besar untuknya.


Beruntung bekerja dengan Louis dapat


membuat perasaan Ghina kian membaik.


“Baiklah terima kasih banyak untuk


hari ini saya harap kerja sama kita akan terus berlanjut”


Ghina tersenyum sambil menatap Louis


lalu dia menunduk dengan sopan ketika Louis mengajaknya untuk kembali.


Pertemuannya berjalan dengan lancer mereka semua puas dengan semua penawaran


yang Louis berikan hinga akhirnya kerja sama kembali terjalin.


Keluar dari ruangan Louis meraih


tangan Ghina dan menggenggamnya yang sama sekali tidak Ghina tolak, tapi dia


lupa bilang kalau tadi dia meng-upload foto mereka berdua di akun media social


miliknya.


“Louis”


“Iya Ghina?”


“Em tadi aku upload foto kita berdua


di instagram, apa kamu ingin aku menghapusnya?” Tanya Ghina


Louis menatapnya dengan senyuman dan


menggelengkan kepalanya.


“Tidak, kamu boleh melakukannya.”


Kata Louis


“Terima kasih Louis.” Kata Ghina


Hanya senyuman yang Louis berikan


lalu tanpa permisi Louis kini merangkul dan menariknya mendekat membuat Ghina


hanya diam sambil menatapnya.


“Ada hal penting yang akan aku


sampaikan nanti malam”


 ***

__ADS_1


Hai aku updateee maaf kemarin gak update.


Hp aku masih error dan ini nulis lewat laptop hehe.


__ADS_2