
Hari ini Ghina menghabiskan waktu bersama dengan mertuanya dan pergi ke mall untuk berbelanja seperti apa yang pernah Alisha minta sebelumnya. Di perjalanan mereka banyak mengobrol dan Ghina juga banyak bertanya tentang Louis yang cukup banyak Alisha ketahui, wanita paruh baya itu mengatakan bahwa Liam yang lebih banyak tau tentang suaminya.
Setiap kali Alisha bercerita tentang Louis dia terlihat sedih sekali karena anak itu sedikit menjauh darinya bahkan selalu memasang wajah dinginnya dan Ghina hanya bisa mendengarkan saja, dia takut salah bicara. Sepertinya Louis melakukan itu karena alasan, tapi meskipun terkesan acuh Louis tetap perhatian pada Alisha ketika malam Louis menelpon seseorang untuk membawakan makan malam ke apartemennya.
Sebenarnya Liam sudah meminta agar mantan istrinya tinggal di rumah saja, tapi Alisha menolaknya dan mengatakan bahwa dia tidak masalah tinggal di apartemen anaknya.
"Sayang kamu mau beli apa? Biar Mami yang belikan." Kata Alisha begitu mereka masuk ke dalam toko sepatu
"Eh enggak usah Mi." Kata Ghina tidak enak
"Loh gak papa sayang, kamu pilih saja ya? Gak papa kok nanti Mami yang belikan anggap saja sebagai hadiah." Kata Alisha
"Tapi, Mi aku..."
"Ghina gak boleh nolak ini Mami maksa." Kata Alisha sambil memasang wajah galaknya
"Makasih Mi." Kata Ghina sambil tersenyum
"Sekarang pilih kamu mau beli yang mana?" Tanya Alisha
"Mami gak beli juga?" Tanya Ghina
"Kamu dulu nanti Mami juga beli." Kata Alisha membuat Ghina mengangguk faham ketika mendengarnya
Melihat berbagai jenis sepatu yang ada disana Ghina berusaha mencari pilihan yang paling pas untuknya dengan Alisha yang terus mengikutinya. Setelah cukup lama mencari akhirnya perhatian Ghina tertuju pada sebuah sepatu berwarna putih yang terlihat begitu indah.
Senyum manis Ghina mengembang dengan sempurna lalu dia mengambil sepatu itu dan mencoba di kakinya yang ternyata ukurannya besar, tidak pas dikakinya. Saat ada seorang pegawai toko datang Ghina langsung bertanya tentang ukuran sepatunya.
"Apa ada ukuran yang lebih kecil?" Tanya Ghina
Pegawai toko itu mengangguk sebagai jawaban lalu meminta Ghina untuk menunggu selagi dia mengambil ukuran yang lebih kecil. Beberapa saat setelahnya dia kembali lalu memberikan sepatu yang sama dengan ukuran yang lebih kecil.
Ghina mencobanya dan ukurannya sangat pas.
"Lihat sayang itu pas sekali sangat cocok juga." Kata Alisha
"Iya Mi"
"Kamu mau ambil yang ini?" Tanya Alisha
"Heem aku mau yang ini saja." Kata Ghina
"Sudah hanya satu? Apa kamu ingin mencari yang lain lagi?" Tanya Alisha
"Tidak Mi ini saja." Kata Ghina
"Yaudah, kalau gitu saya ambil sepatu yang ini ya?" Kata Alisha pada pegawai toko yang masih ada di dekat mereka
__ADS_1
"Baik Bu silahkan ke kasir ya?" Katanya
"Loh Mami gakk beli?" Tanya Ghina
"Hm Mami akan beli tas saja." Kata Alisha
Ghina mengangguk faham lalu keduanya sama-sama pergi ke kasir dan Alisha langsung membayarnya. Setelah selesai Alisha mengajak menantunya itu pergi ke toko tas sambil sesekali mengajak Ghina mengobrol.
Dia ingin mengenal Ghina lebih baik dan akrab dengan istri dari anaknya karena itu Alisha akan sering mengajak Ghina berjalan-jalan serta dia akan tinggal lebih lama di apartemen Louis.
"Kamu mau beli tas juga sayang?" Tanya Alisha
"Enggak usah Mi aku sudah punya lumayan banyak tas." Kata Ghina sambil tersenyum manis
"Hm baiklah kalau gitu kamu temani Mami ya?" Kata Alisha
Ghina mengangguk singkat lalu menemani mertuanya itu berbelanja dan dari yang dia lihat mertuanya sangat suka berbelanja terlihat sekali dari Alisha yang sangat antusias. Tak hanya itu Alisha juga langsung mengambil tiga tas bermerk lalu masih mencari lagi.
Menggelengkan kepalanya pelan Ghina benar-benar tidak percaya melihatnya bahkan dia kalau membeli tas saja tidak pernah lebih dari dua.
"Huft sudah deh sayang Mami hanya akan beli tiga saja, bawa ke kasir ya?" Kata Alisha pada salah satu penjaga toko yang tadi mengikuti keduanya
Beli tiga dan mertuanya bilang hanya.
Ya ampun Ghina kalah jauh, dia selalu berpikir panjang kalau ingin membeli tas lebih dari satu karena sayang dengan uang yang dia miliki atau yang diberikan orang tua serta Kakaknya.
"Hm sudah tidak ada Mi." Kata Ghina
"Masa tidak ada." Kata Alisha membuat Ghina tersenyum canggung
"Aku benar-benar sudah tidak ingin membeli apa-apa lagi Mi." Kata Ghina
"Yaudah kalau gitu kita makan saja ya?" Kata Alisha
Ghina mengangguk sebagai jawaban.
"Kamu mau makan apa?" Tanya Alisha lagi
"Spagheti"
"Okay kita makan spagheti." Kata Alisha
Keduanya berjalan bersama untuk pergi makan dan Ghina sesekali melirik mertuanya lalu tersenyum, dia senang sekali karena Alisha sangat baik padanya.
Dulu dia tidak pernah diperlakukan baik oleh keluarga Alden, tapi sekarang semua keluarga suaminya memperlakukan dia dengan sangat baik.
Senang sekali rasanya Ghina merasa sangat dihargai.
__ADS_1
¤¤¤
"Lelah sayang?"
Ghina menatap sang suami dengan bibir mengerucut lalu menganggukkan kepalanya membuat Louis tersenyum dan langsung menghampirinya. Naik ke atas ranjang Louis membawa kaki Ghina ke atas kedua pahanya lalu memijat kaki Ghina dengan pelan.
Tersentak kaget Ghina berusaha menarik kakinya dan meminta Louis untuk berhenti, tapi suaminya itu hanya diam sambil terus melanjutkan kegiatannya. Akhirnya Ghina menyerah dia diam dan menatap Louis dengan senyuman, suaminya itu terlihat sangat fokus.
Tangan Ghina terulus untuk mengusap rambut Louis membuat pria itu mendongak dan menatapnya.
"Makasihh"
"Makasih lagi?" Kata Louis tidak suka
"Ah maaf aku terbiasa mengucapkan terima kasih sama kamu." Kata Ghina
"Apa kamu dan Mommy berkeliling mall? Kalian lama sekali aku sampai lumutan menunggu kamu pulang." Kata Louis membuat Ghina tertawa kecil mendengarnya
"Ya begitulah, tapi Louis Mommy kamu sangat suka berbelanja ya? Dia belanja banyak sekali tadi." Kata Ghina
"Hm Mommy suka berbelanja dari dulu bahkan dulu setiap minggu di selalu ke mall, kamu tadi beli apa?" Tanya Louis
"Aku hanya beli sepatu karena Louis barang-barangku sudah cukup banyak dan jarang aku pakai." Kata Ghina
"Terserah kamu yang sayang, tapi kalau kamu ingin beli sesuatu langsung katakan saja." Kata Louis
"Hm Louis sudahlah kakiku sudah tidak pegal lagi." Kata Ghina
Louis menatapnya sebentar lalu tersenyum dan menurunkan kaki Ghina.
"Sini aku mau peluk." Kata Ghina
Tertawa kecil Louis mengangguk lalu mendekat pada istrinya dan memberikan pelukan hangat untuknya.
"Ghina ayo kita bulan madu." Kata Louis
"Aku kan sudah bilang itu terserah kamu Louis." Kata Ghina
Louis tersenyum lalu melepaskan pelukannya dan menangkup wajah Ghina kemudian mencium singkat bibirnya.
"Kalau terserah aku berarti besok"
Astaga sangat tidak sabaran sekali!
¤¤¤
Aku updateee💞
__ADS_1