
Raut wajah cemas terlihat dengan begitu jelas di wajah tampan Louis sesaat setelah dia menyelesaikan rapat terakhirnya dan kembali ke hotel dengan harapan Ghina sudah bisa dihubungi, tapi nyatanya salah tidak ada jawaban yang dia dapatkan. Sebelumnya Ghina memang bilang bahwa dia mungkin tidak bisa mengangkat telpon karena Alan cukup rewel dan sayangnya Louis malah tidak percaya, dia yakin ada yang lain.
Biasanya meskipun sibuk Ghina akan tetap mengangkat telpon dan Louis yakin sekali ada yang tidak beres beruntungnya dia berhasil menyelesaikan pekerjaan lebih awal, jadi besok dia bisa pulang. Sekarang Louis berusaha menghubungi adiknya untuk menanyakan keadaan Ghina yang sejak pagi tidak mengangkat telpon.
Di panggilan kedua barulah Lily mengangkat telpon dan Louis langsung bertanya.
"Ghina mana?"
'Ya ampun Kak bikin kaget aja'
Louis menghela nafasnya pelan lalu kembali bertanya dengan suara pelan.
"Ghina dimana? Dia tidak mengangkat telponku." Kata Louis
'Kak Ghina tidur'
"Tidur? Jam segini?" Tanya Louis terkejut
Louis merasa Lily terdiam cukup lama dan tidak menanggapi ucapannya hingga akhirnya dia menjawab dengan terbata.
'Hm itu Kak.... Tadi Alan rewel banget... Mungkin Kak Ghina capek'
"Lily ada apa? Apa terjadi sesuatu?" Tanya Louis penuh selidik
'Enggak Kak yaudah aku matiin telponnya nanti aku vidio call dan kasih lihat Kak Ghina ya?'
Belum sempat menjawab Lily sudah mematikan telponnya dan tak lama kemudian panggilan vidio masuk membuat Louis langsung mengangkatnya. Kamera belakang terlihat adiknya itu tengah berjalan dan masuk ke dalam kamar lalu Louis dapat melihat Ghina yang sudah terlelap dengan selimut yang menutupi hingga lehernya.
Senyuman manis Louis perlahan terbentuk begitu melihat wajah Ghina yang terlihat sangat lelap, cantik sekali.
"Apa dia sangat lelah Ly? Kelihatannya Ghina sangat lelap." Kata Louis
'Hm begitulah Kak sejak pagi Alan sangat rewel dia sering menangis'
"Aku jadi merasa bersalah pada Ghina." Kata Louis pelan
'Kakakk sudah jangan sedih disini ada aku dan Mommy'
"Baiklah kalau gitu sekarang dimana anakku?" Tanya Louis
'Baby Alan juga tidur'
Sesaat setelah mengatakan hal itu Lily menunjukkan anaknya yang tengah tertidur di ranjang.
"Astaga padahal aku ingin bicara pada mereka berdua, tapi baiklah Terima kasih Ly kamu juga bisa istirahat." Kata Louis
__ADS_1
'Iya Kakak juga istirahat yaa?'
Louis bergumam pelan sebagai jawaban lalu mengucapkan selamat malam pada adiknya dan mematikan panggilan telpon.
Menghela nafasnya Louis meletakkan lagi ponselnya di meja dan menatap lurus ke depan, dia sangat tidak sabar untuk bertemu istrinya.
Jujur saja melihat Ghina tadi dia memang senang, tapi ada sedikit rasa cemas yang hinggap di hatinya dan entah kenapa Louis tidak tenang, dia takut kalau sesuatu terjadi dan tidak ada yang memberi tau hal itu padanya.
Semoga saja dugaannya salah dan istri serta anaknya baik-baik saja disana.
"Baiklah Louis besok kamu akan pulang dan bertemu dengan Ghina juga Alan berhenti berfikiran buruk"
Berusaha untuk tersenyum Louis menatap layar ponselnya yang masih menyala dan disana ada foto Ghina berdua dengan Alan yang membuat hatinya menghangat.
Dia rindu sekali pada keduanya.
°°°°
Pukul satu siang Louis akhirnya berhasil mendarat dengan selamat dan sekarang dia sudah ada dalam taxi untuk segera pulang ke rumah karena Louis memang tidak minta untuk dijemput. Setelah menempuh perjalanan yang cukup panjang akhirnya Louis sampai juga di halaman rumahnya membuat senyum manisnya mengembang dengan sempurna.
Sebelum turun Louis membayar taxi yang dia naiki lalu dengan semangat melangkahkan kakinya ke dalam, sungguh Louis sangat tidak sabar untuk bertemu anak serta istrinya. Tanpa menunggu waktu lagi Louis membuka pintu utama dan masuk ke dalam disana dia dapat melihat Alisha juga Lily yang sedang bersama anaknya.
Lalu Ghina dimana?
"Baby lihat siapa yang datang? Daddy kamu sudah pulang." Kata Alisha
Tersenyum manis Louis meletakkan tasnya di meja lalu dengan hati-hati mengambil alih Alan ke dalam dekapannya.
"Duduk dulu sayang kamu pasti lelah habis perjalanan jauh." Kata Alisha
"Iya Kak sini duduk dulu biar Bibi ambilin minum." Kata Lily
Louis hanya menurut saja dan mengikuti keduanya ke ruang tamu lalu duduk disana, tapi matanya kembali menjelajah.
"Ghina dimana Mom?" Tanya Louis
Keduanya diam membuat Louis tau bahwa ada yang tidak beres.
"Ghina dimana?" Tanya Louis lagi
"Di kamar sayang." Kata Alisha
Louis menghela nafasnya pelan lalu menatap keduanya dengan penuh selidik.
"Terjadi sesuatu kan?" Tebak Louis
__ADS_1
"Sesuatu apa sih Kak." Kekeh Lily
"Lalu kenapa Ghina tidak disini?" Tanya Louis
"Louis...."
"Mom jaga Alan sebentar aku akan ke kamar." Kata Louis
Tidak ada yang bisa mencegah, jadi Alisha dan Lily hanya mengikuti Louis saja dari belakang.
Sebenarnya Ghina memang masih lemas, tapi mereka sudah pergi ke klinik dan Ghina hanya kelelahan serta tekanan darahnya yang sedikit rendah. Kembali pada Louis yang sekarang masuk ke dalam kamar lalu melihat Ghina berbaring di ranjang dengan mata terpejam.
"Apa Ghina sakit? Sejak kapan? Kenapa tidak ada yang memberi tau aku?" Tanya Louis tidak sabaran
Alisha dan Lily hanya bisa saling pandang mereka tidak melakukannya karena Ghina sendiri yang minta.
Mendengar suara yang mengusik tidurnya Ghina perlahan membuka matanya lalu dia dapat melihat suaminya yang berdiri tidak jauh dari ranjang. Tersenyum tipis Ghina berusaha untuk bangun membuat Louis langsung menghampirinya.
"Ada apa? Kamu sakit apa?" Tanya Louis
Bukan menjawab Ghina justru memeluk suaminya itu dengan sayang.
"Mom kenapa tidak bilang kalau istriku sakit?" Tanya Louis dengan raut wajah kesal juga marah
"Kakak sebenarnya....."
"Kenapa tidak ada yang bilang? Harusnya kalian kasih tau aku sejak awal." Kata Louis marah
"Louis"
"Apa sudah ke rumah sakit?" Tanya Louis
"Kemarin kami sudah ke klinik Louis dan tidak ada masalah serius Ghina sendiri yang melarang untuk memberi tau kamu." Kata Alisha
"Kak Ghina bilang dia takut mengganggu pekerjaan Kakak." Kata Lily menambahkan
Louis menghela nafasnya pelan lalu merenggangkan pelukannya dan menatap wajah Ghina yang sedikit pucat.
"Kalau kamu menyembunyikan sesuatu lagi aku akan sangat marah Ghina! Jangan pernah peduli dengan pekerjaan karena kamu dan anak kita adalah yang paling penting"
Ghina hanya mengangguk singkat lalu kembali memeluk suaminya dan bersandar di bahunya.
°°°°
Hai aku updateeee🥰
__ADS_1