Dalam Dekapannya

Dalam Dekapannya
Extra Part (1)


__ADS_3

Louis menghela nafasnya lega begitu melihat istrinya sudah terlelap setelah dari tadi mengalami mual dan muntah yang membuat wajahnya sangat pucat. Kehamilan Ghina sudah memasuki bulan ketiga dan hampir seusai makan dia akan merasa mual bahkan terkadang sampai muntah hingga membuat Ghina kehilangan nafsu makannya.


Saat ini Ghina berada di dalam pelukannya dan Louis harus dengan sangat berhati-hati melepaskan pelukannya agar bisa keluar dari kamar karena dia harus melihat Alan. Setelah berhasil melepaskan pelukannya Louis mencium singkat kening Ghina dan berlalu keluar kamar.


Melangkahkan kakinya menuju ruang tengah Louis dapat melihat Alan yang asik bermain bersama dengan Alisha.


"Sudah tidur?"


Louis bergumam pelan seraya menganggukkan kepalanya lalu duduk tepat di samping Alisha yang tersenyum padanya.


"Dulu waktu hamil Alan dia tidak sampai begini Mom aku jadi cemas." Kata Louis


"Hey tenanglah Ghina akan baik-baik saja itu adalah hal biasa." Kata Alisha


"Hm baby kemari." Kata Louis sambil merentangkan tangannya


"Dadaa"


Louis tersenyum begitu anak kesayangannya itu menjatuhkan tubuh mungilnya ke dalam pelukannya membuat Alisha ikut tersenyum melihatnya.


"Alan tidak rewel dia pintar sekali." Kata Alisha


"Tentu saja anak Daddy memang sangat pintar." Kata Louis sambil mencium pipinya dengan sayang


"Mamaa"


"Mommy lagi bobok." Kata Louis


"Bobok"


"Iya sayang Mommy lagi bobok Alan juga harus bobok." Kata Louis


"Ndak"


Louis tertawa kecil melihat raut wajah cemberut anaknya.


"Mau susu enggak hm?" Tanya Louis


"Ndak"


"Eh tumben." Kata Louis


"Baru saja Mommy buatkan susu Louis nih sudah habis." Kata Alisha


"Hm kalau gitu Baby Alan harus bobok." Kata Louis


"Ndak ndak"


Alan mengatakan hal yang sama sambil memukul pelan wajah Louis dan merengek karena tidak mau tidur.


"Baiklah baiklah tidak usah bobok." Kata Louis


Alan memeluk Daddy nya itu dengan manja membuat Louis tersenyum senang.


"Louis karena kamu sudah datang Mommy mau ke kamar dulu ya?" Kata Alisha


"Iya Mom Terima kasih sudah menjaga Alan." Kata Louis

__ADS_1


"Mommy senang bisa bermain bersama cucu Mommy yang lucu." Kata Alisha


Louis tersenyum sambil menatap Alisha yang ingin berjalan ke kamar, tapi Alan memanggilnya dan mengatakan sesuatu yang membuat keduanya tersenyum.


"Oma dadahh"


"Dadah sayang nanti Oma jagain Alan lagi ya?" Kata Alisha


Begitu Alisha berjalan menjauh Louis melepaskan pelukan anaknya dan mendudukkan Alan di atas karpet sambil menatap wajahnya dengan senyuman.


"Ainn"


"Mau main apa Alan?" Tanya Louis


Alan tidak menjawab, tapi dia mengambil robot yang ada di dekatnya lalu mengangkat mainan itu sambil tersenyum senang.


"Kita mainnya di kamar ya? Sekalian jagain Mommy nanti dia bangun." Kata Louis


Anak itu tidak banyak protes ketika Louis menggendongnya dan membawa dia ke atas masuk ke dalam kamar.


Begitu melihat Ghina anak itu merengek pelan membuat Louis langsung mengalihkan perhatiannya dengan mendudukkan Alan di atas karpet lalu mengajaknya bermain.


"Mamaa bobok"


"Iya sayang Mommy lagi bobok jadi Alan main aja sama Daddy ya?" Kata Louis


Alan mengangguk lucu membuat Louis jadi gemas sendiri melihatnya hingga dia ingin mencubit pipinya, tapi kalau dia melakukan itu Alan akan menangis.


Baiklah sekarang waktunya Louis menjaga anaknya dan membiarkan Ghina istirahat.


°°°°


Ghina merengek pelan ketika melihat salad yang di bawakan oleh suaminya padahal tadi Ghina minta mie, tapi Louis malah membawa salad yang sama sekali tidak dia inginkan. Raut wajah Louis terlihat lelah, tapi Ghina masih merengek dan mendorong pelan piringnya ke arah Louis sambil menggelengkan kepalanya.


Sejak pagi Ghina tidak tau mau makan apa, tapi sekarang perutnya sangat lapar dan ketika di dapur dia melihat mie instan yang kelihatannya sangat enak. Sayangnya Louis malah membawakan Ghina salad benar-benar menyebalkan.


"Enggak mau bawa lagi aku maunya makan mie." Kata Ghina


"Ayolah Ghina kamu harus makan makanan sehat biar aku suapi." Kata Louis


"Enggak mau Louis!" Kata Ghina dengan wajah cemberut


"Sedikit saja aku janji setelah ini akan minta bibi memasak mie untuk kamu." Kata Louis


Ghina menggelengkan kepalanya dengan cepat membuat Louis menghela nafasnya pelan.


"Baiklah aku minta bibi untuk memasak mie." Kata Louis pelan


Sayangnya melihat raut wajah Louis begitu membuat Ghina merasa sedih, jadi sebelum pria itu pergi Ghina menahan tangannya.


"Ada apa lagi Ibu hamil cantik?" Kata Louis


"Baiklah aku makan saladnya, tapi suapi dan sedikit saja." Kata Ghina


Senyuman Louis langsung mengembang dengan sempurna lalu dia duduk kembali di samping Ghina dan dengan semangat menyuapi istrinya makan. Dalam diam Ghina memperhatikan Louis dan tanpa bisa dia sangkal rasa cintanya untuk Louis semakin besar setiap harinya.


Ghina tidak bisa melihat Louis yang terlihat sedih dan dia selalu luluh dengan suaminya.

__ADS_1


Setelah memakan beberapa suap Ghina mengatakan bahwa sudah cukup dan Louis tidak banyak protes dia tersenyum sambil meletakkan lagi sendoknya.


"Aku minta Bibi buatkan mie." Kata Louis


Ghina mengangguk sambil menatap Louis yang berjalan ke dapur dan senyuman manisnya perlahan mengembang, dia senang sekali Louis sangat perhatian.


Suaminya itu selalu menuruti semua keinginannya bahkan meskipun Ghina sering minta makanan cepat saji, tapi sebagai gantinya Ghina harus mau memakan sedikit saja sayuran atau buah-buahan yang sudah Louis siapkan.


'Tidak masalah asalkan kamu mau memakan sayur juga buah meskipun hanya sedikit'


Hal itu yang Louis katakan padanya dan Ghina hanya bisa menurut karena sekali lagi dia tidak bisa melihat wajah murung atau sedih suaminya. Tak butuh waktu lama Ghina dapat melihat Louis yang sudah kembali dari dapur dan duduk di sampingnya.


"Aku sudah minta Bibi memasak mie nanti di antar ke sini." Kata Louis


Ghina tersenyum lalu mendekat dan memeluk suaminya dari samping.


"Alan mana?" Tanya Ghina


"Sama Lily mereka pergi ke taman." Kata Louis


"Aku jarang menghabiskan waktu dengan Alan, apa kamu merasa kesulitan menjaga Alan sayang?" Tanya Ghina sambil mendongak dan menatap wajah suaminya


Louis tersenyum lalu mengusap pipi Ghina dengan sayang dan memberikan ciuman di keningnya.


"Sama sekali tidak"


"Louisss"


"Hm ada apa?" Tanya Louis


"Kamu sayang aku gak?" Tanya Ghina


"Tentu saja untuk apa kamu bertanya?" Kata Louis dengan senyuman


"Beneran sayang aku?" Tanya Ghina lagi


"Tentu saja." Kata Louis yakin


"Hm aku juga sayang kamu." Kata Ghina sambil mengeratkan pelukannya


Louis tersenyum dan mengusap kepala Ghina dengan sayang membuat istrinya itu memejamkan matanya.


"Sepertinya baby kita kali ini perempuan"


Sekali lagi Louis tersenyum dia menatap Ghina yang melepaskan pelukannya lalu meraih tangannya dan meletakkannya di perut Ghina.


"Baby kita akan mirip seperti aku nanti kamu akan senang karena ada dua Ghina"


Tertawa kecil Louis mengusap perut Ghina dengan sayang membuat istrinya itu tersenyum sambil menatapnya.


"Ghina tetap Ghina, tapi aku mau baby kita memiliki banyak kemiripan dengan kamu sayang"


°°°°


Siapa yang kangen Louisssss?


Hehe aku bakal kasih info kalau aku bakal kasih kalian 3 extra part dan 2 special part🥰

__ADS_1


Ditunggu yaaa Louis masih mau menyapa kalian semuaa😍


__ADS_2