Dalam Dekapannya

Dalam Dekapannya
Pulang


__ADS_3

Seiring berjalannya waktu Ghina sudah terbiasa dengan Louis yang sering kali pergi keluar kota untuk urusan pekerjaan dan Louis juga sama, dia menyadari posisinya sebagai pengganti Liam yang memiliki tanggung jawab penuh atas perusahaan dan tidak bisa selalu melimpahkan semuanya pada orang lain. Sekarang usia Alan sudah memasuki satu tahun dan anak itu semakin terlihat mirip dengan Louis dia juga sudah mulai belajar bicara meskipun hanya satu dua kata membuat Ghina gemas sendiri.


Hari ini Ghina akan menjemput Louis di bandara karena sudah tiga hari pria itu pergi ke Makassar dan Ghina sangat antusias bahkan dia sudah dalam perjalanan bersama dengan anaknya dengan sopir yang membawa mobil. Sepanjang perjalanan Ghina terus melihat jam karena Louis bilang kemungkinan dia akan sampai sekitar pukul sebelas dan sekarang sudah menunjukkan pukul sebelas kurang sepuluh menit.


"Akan sayang kita akan segera bertemu sama Daddy"


Ghina mengatakan hal itu seraya mencium kening anaknya dengan sayang dan membuat si tampan itu tertawa sambil memukul-mukul pelan wajahnya.


"Hey jangan sayang." Kekeh Ghina


Mengusap sayang kepala anaknya Ghina tersenyum senang seraya menatap lurus ke depan, dia sangat tidak sabar bertemu dengan Louis.


Setelah menempuh perjalanan yang cukup panjang akhirnya Ghina sampai di bandara dan bersamaan dengan itu dia mendapat telpon dari suaminya yang membuat Ghina langsung mengangkatnya. Sambil berjalan dengan Alan yang ada di gendongannya Ghina bertanya Louis ada dimana.


"Sayang kamu dimana? Aku juga baru sampai." Kata Ghina sambil melangkahkan kakinya


Sambil melangkahkan kakinya Ghina mencari ke sekitar dan tak lama suara Louis terdengar membuat Ghina langsung mengalihkan pandangannya. Dari tempatnya berdiri dia dapat melihat Louis yang berada tak jauh darinya tengah berdiri sambil memegang ponsel dan koper yang ada disampingnya.


Tersenyum manis Ghina mematikan ponselnya lalu berjalan mendekat pada sang suami.


"Baby lihat Daddy sudah pulang." Kata Ghina pada anaknya


"Dadaaa"


Begitu Ghina berdiri di hadapannya Louis langsung memeluknya dengan sayang dan tak lupa dia memberikan ciuman singkat di kening anaknya.


"Aku rindu sekali dengan kalian berdua." Kata Louis


"Bagaimana perjalanan kamu Louis?" Tanya Ghina


"Baik sayang, tapi aku tidak bawa apapun." Kata Louis membuat Ghina tersenyum mendengarnya


"Tidak masalah Louis." Kata Ghina


"Baiklah ayo kita pulang, kamu mau makan dulu?" Tanya Louis dengan penuh kelembutan


Ghina menggelengkan kepalanya sebagai jawaban lalu mereka bersama-sama pergi ke area parkiran.


Sampai disana Louis memasukkan kopernya ke dalam bagasi lalu masuk ke dalam mobil dan dengan penuh semangat dia mengambil alih anaknya dari delapan Ghina membuat istrinya itu tertawa kecil. Dari tempatnya Ghina dapat melihat Louis yang terus mencium pipi Alan hingga membuat anak itu sedikit merengek.


"Sayang nanti dia menangis jangan dicium terus." Kata Ghina

__ADS_1


Perkataan itu membuat Louis akhirnya berhenti dan sekarang memeluk anaknya dengan sayang hingga Alan menyandar manja di bahunya.


"Apa yang kalian lakukan selama aku tidak ada?" Tanya Louis


"Kami hanya di rumah atau terkadang pergi jalan-jalan bersama Lily aku malas Louis keluar rumah." Kata Ghina


"Hm itu bagus aku suka kamu di rumah saja kalau mau keluar bersama aku." Kata Louis membuat Ghina tersenyum mendengarnya


"Setelah ini masih ada perjalanan keluar kota lagi?" Tanya Ghina sambil menatap mata suaminya


"Belum tau, tapi sepertinya tidak ada." Kata Louis


"Aku rindu kamu Louis." Kata Ghina manja


"Aku juga sama Ghina disana aku sangat kesepian tidak ada kamu dan si tampan ini yang menemani." Kata Louis


"Dia sudah jarang bangun tengah malam lagi." Kata Ghina


"Benarkah? Bagus sekali baby kamu sangat pintar." Kata Louis sambil mencium sayang pipinya


Si kecil Alan hanya diam sambil memeluk Louis dengan sayang, mungkin dia sangat merindukan Daddy nya.


Sepertinya anak itu akan sangat dekat dengan Louis, tapi Ghina sangat senang dengan kehidupannya yang sekarang.


Menjadi seorang istri juga ibu membuatnya begitu bahagia, dia harap anak-anaknya akan tumbuh menjadi anak yang baik.


°°°°


"Sayang kemari aku mau peluk"


Sejak sampai di rumah Louis memang tidak pergi kemanapun karena dia ingin menghabiskan banyak waktunya dengan anak dan istrinya apalagi orang rumah sedang pergi keluar, jadi Louis bisa bebas. Si kecil Alan baru saja tidur setelah meminum susu makanya kali ini giliran Louis yang akan bersikap manja pada Ghina.


Duduk di pangkuan suaminya Ghina hanya bisa tersenyum ketika tubuhnya di peluk dengan cukup erat dan dia dapat merasakan dagu Louis yang bertumpu di puncak kepalanya. Tak lama Louis merenggangkan sedikit pelukannya lalu menangkup wajah Ghina dan mencium keningnya.


"Aku benar-benar merindukan kamu Ghina." Kata Louis


Tersenyum manis Ghina menatap mata sang suami dengan penuh ketulusan.


"Kamu makan apa disana?" Tanya Ghina


"Aku beli makanan cepat saji biasanya pesan atau makan bersama rekan kerja." Kata Louis

__ADS_1


"Tidurnya sendirian kan?" Kata Ghina dengan mata memicing


Tertawa kecil Louis mencapit gemas hidung Ghina ketika mendengar pertanyaan yang istrinya lontarkan.


"Memang mau sama siapa hmm? Istriku ada disini sudah jelas aku sendirian." Kata Louis


"Siapa tauu...."


"Apa? Jangan fikirkan yang aneh-aneh Ghina sayang." Kata Louis


"Iya bercanda." Kekeh Ghina


"Kamu ini sudah punya anak masih aja suka mikir yang aneh-aneh." Kata Louis sambil mencubit pipinya


Ghina hanya tersenyum sambil menatap mata Louis yang selalu berhasil memberikan ketenangan untuknya.


"Kalau Alan sudah sedikit lebih besar aku mau..."


"Punya anak lagi?" Tebak Louis yang membuat Ghina berdecak kesal dan memukul lengannya


"Hey kenapa memukul aku?" Kata Louis


"Nyebelin sih." Kata Ghina kesal


"Baiklah lalu apa? Kalau Alan sudah besar istriku mau apa?" Tanya Louis


"Mau ikutin kamu ke mana-mana." Kata Ghina


Louis tersenyum dan mencium keningnya cukup lama sambil mengusap kedua pipinya dengan sayang.


"Ide yang bagus dan kalau Alan sudah sedikit lebih besar aku juga mau baby lagi"


Ghina langsung menatap Louis dengan sebal, tapi sesaat setelahnya dia tertawa dan memeluk suaminya lagi.


"Boleh"


°°°°


Hai aku minta maaf ya kalau jarang update😔


Kemungkinan juga cerita ini bakal tamat dalam waktu dekat, tapi belum pasti sampai part berapa kita menuju ending, tungguin yaa dan yang pasti bakal happy ending🥰

__ADS_1


__ADS_2