
Sudah satu bulan Louis dan Ghina menjalani kehidupan baru mereka sebagai orang tua dari Alan Fernandez, putra kesayangan mereka dan cucu yang paling disayang keluarga Fernandez karena Alan adalah cucu pertama. Setiap tengah malam Alan sering kali terbangun lalu menangis dan baru akan tidur satu atau dua jam setelahnya.
Sekarang Louis benar-benar mengurangi pekerjaannya di kantor dia jarang lembur dan kalaupun harus Louis akan mengerjakannya di rumah, dia tidak membiarkan istrinya merawat anak mereka sendirian. Tak hanya itu setiap kali Alan menangis dan bangun di tengah malam Louis akan ikut membuka matanya lalu menemani Ghina menjaga anak mereka hingga tertidur lelap.
Meskipun Ghina sering menolak, tapi Louis tidak mendengarkan dan tetap menamani Ghina lalu sekarang setiap akhir pekan dia selalu mengajak anak serta istrinya jalan-jalan.
"Mas aku titip Alan sebentar ya? Kamu jagaiin bentar dia masih tidur aku mau mandi dulu"
Perkataan itu membuat Louis menganggukkan kepalanya lalu menatap Ghina yang berjalan ke kamar mandi. Begitu istrinya itu masuk ke dalam kamar mandi Louis pergi ke ranjang bayi yang ada di dekat ranjang mereka lalu mengintip putra tampannya yang masih terlihat lelap.
"Hello Baby boy"
Tentu saja tidak ada jawaban dan Louis hanya bisa tersenyum sambil terus memperhatikan anaknya yang terlihat begitu tampan dan menggemaskan.
"Morning baby kamu masih mengantuk ya? Tentu saja masih kamu baru tidur pukul tiga sayang." Kata Louis lagi
Masih tak ada pergerakan bayi mungilnya itu terlihat begitu tenang dalam tidurnya dan ketika Louis menyentuh pelan pipinya barulah dia merengek.
"Eh sst sorry baby jangan menangis ya? Jangan menangis nanti Daddy kena marah sama Mommy." Kata Louis
Seolah faham bayi tampan itu diam membuat Louis tersenyum senang, dia suka sekali menatap anaknya yang tengah asik tertidur.
"Good boy kamu penurut sekali sama Daddy"
Saat tengah asik memandangi wajah anaknya pintu kamar tiba-tiba terbuka dan ketika Louis menoleh ternyata sudah ada adiknya disana.
"Kakk kata Mommy sarapan." Kata Lily
"Hm aku akan mandi dulu." Kata Louis
"Mana baby Alan? Apa dia sudah bangun?" Tanya Lily
"Masih tidur dia bangun tengah malam dan baru tidur pukul tiga." Kata Louis
"Ah padahal aku ingin main dengannya." Kata Lily
"Hey kamu kan harus kuliah." Kata Louis
"Nanti siang Kak." Kata Lily
Ketika keduanya tengah asik berbincang Ghina keluar dari dalam kamar mandi dengan sudah memakai pakaiannya dan dia langsung tersenyum ketika melihat adik iparnya.
__ADS_1
"Pagi Lily"
"Pagi Kakk kata Mommy suruh sarapan." Kata Lily
"Iya, Louis kamu mandi dulu." Kata Ghina
Louis mengangguk patuh lalu mencium pelan kening anaknya sebelum pergi ke kamar mandi.
Selagi suaminya itu pergi ke kamar mandi Ghina mendekat ke arah ranjang bayi dan melihat anaknya yang masih terlelap membuat senyum manisnya mengembang dengan sempurna.
"Dia mirip Kakak ketika masih kecil dulu." Kata Lily
"Dia memang sangat mirip dengan Louis rasanya baby Alan tidak ada miripnya denganku." Kekeh Ghina
Lily ikut tertawa lalu mengintip keponakannya yang terlihat begitu menggemaskan.
"Tadi malam dia susah sekali tidur." Kata Ghina sambil tersenyum
"Apa Kakak senang?" Tanya Lily
"Tentu saja, aku sangat takut ketika akan menjadi seorang Ibu, tapi sekarang aku merasa sangat senang apalagi setiap kali menatap mata indah baby Alan." Kata Ghina
Lily ikut tersenyum lalu mengajak Kakak iparnya untuk turun.
Ghina tersenyum dan menganggukkan kepalanya lalu bersama dengan Lily keluar dari kamar.
Sampai di ruang makan sudah ada mertuanya disana dan Ghina dengan senyuman menyapa keduanya lalu duduk bersama dengan Lily.
"Baby Alan masih tidur?" Tanya Alisha
Alisha senang sekali dengan kehadiran cucunya bahkan ketika Alan sudah bangun dari tidur dia akan menghabiskan waktunya untuk melihat cucunya yang tampan.
"Masih Mi"
"Lalu Louis?" Tanya Liam
"Louis sedang mandi." Kata Ghina membuat mertuanya itu mengangguk faham
"Yaudah kamu makan duluan nanti biar Louis menyusul." Kata Alisha
"Iya Mi"
__ADS_1
Ghina mengambil sarapannya dan mulai menyantap sarapan bersama dengan yang lainnya, tak lama Louis datang dengan sudah memakai pakaian kantornya. Mengambil tempat disamping istrinya Louis tersenyum membuat Ghina ikut tersenyum lalu mengambilkan sarapan untuknya.
Setelah itu mereka menyantap sarapan dalam diam hingga ketika Ghina baru memakan separuh sarapannya suara tangisan terdengar.
"Alan, aku ke kamar dulu." Kata Ghina
"Biar aku saja." Kata Louis
"Tidak perlu Louis kamu harus ke kantor sarapan saja dulu biar aku yang ke kamar." Kata Ghina
Tak bisa menolak Louis hanya menatap istrinya yang kini kembali ke kamar untuk melihat anak mereka yang sedang menangis.
"Baby Alan mirip sekali dengan kamu Louis dulu kamu juga sering bangun malam dan ketika pagi kamu bangun lagi biasanya kamu baru benar-benar lelap ketika siang." Kata Alisha
"Apa aku menyulitkan dulu?" Tanya Louis
"Hey apa maksud pertanyaan itu? Tentu saja tidak kami sangat senang ketika kamu lahir rasanya kehidupan pernikahan kami sangat sempurna apalagi ketika ada Lily juga." Kata Liam
"Dad aku kan hanya bertanya." Kata Louis
"Pertanyaan kamu itu aneh Louis." Kata Alisha
Louis hanya tersenyum lalu dia menoleh ketika mendengar suara langkah kaki dan disana ada Ghina yang datang bersama anak mereka.
"Hay baby Alan." Kata Louis senang
"Dia selalu diam ketika di gendong." Kata Ghina
Louis langsung beranjak dari tempat duduknya dan menghampiri Ghina yang berdiri tidak jauh darinya.
"Berikan padaku sayang." Kata Louis
"Louis makan dulu." Kata Ghina
"Tidak aku sudah kenyang, sekarang biarkan aku menggendong baby Alan sebelum berangkat ke kantor." Kata Louis
Tersenyum manis akhirnya Ghina memberikan Alan kepada suaminya dan sekarang dia dapat melihat Louis yang sudah mulai terbiasa menggendong anak mereka.
Bukan hanya Ghina, tapi yang lainnya juga ikut tersenyum apalagi ketika Louis mencium kening anaknya dan mengajak bayi tampan itu bicara.
Ah Louis memang pria yang sangat manis.
__ADS_1
°°°
Helloo Daddy Louissss😝