Dalam Dekapannya

Dalam Dekapannya
Baikan


__ADS_3

Cassandra


Hari ini Ghina kembali bertemu dengan wanita itu tepat ketika dia menemani sang suami untuk pergi ke pesta pertunangan salah satu rekan kerja Louis dan disanalah Ghina kembali bertemu dengan temannya atau mungkin sudah bukan temannya lagi. Keadaan cukup canggung tidak ada sedikitpun pembicaraan, tapi Ghina tidak merasa gelisah karena genggaman Louis membuatnya tenang dan senyuman pria itu benar-benar membuat hatinya menghangat.


Apa yang harus dia takutkan ketika Louis ada bersamanya?


Selama ini jika ada Louis di sampingnya dia akan aman tidak akan ada seorangpun yang bisa menyakitinya karena Louis selalu menjaga nya dari banyaknya bahaya. Dulu pertemanan dia dan Cassandra sangat dekat mereka sering pergi berdua bahkan menginap lalu bercerita tentang banyak hal, tapi sekarang semuanya berubah hanya karena seorang pria.


Padahal Ghina sudah merelakan Alden karena dia sudah bersama Louis, tapi Cassandra tidak pernah mau menerima kenyataan bahwa Alden masih mencintai temannya bahkan dengan tega dia berharap Ghina tidak akan pernah bahagia.


Dimana letak salah Ghina sebenarnya?


"Ghina"


Suara sangat suami membuat Ghina mendongak dan menatapnya dengan senyuman.


"Bicaralah dengannya aku akan mengawasi kamu." Kata Louis


"Kamu mau kemana?" Tanya Ghina


"Aku akan ambilkan minum, bicaralah dengannya mungkin ada hal lain yang ingin dia sampaikan hanya dengan kamu saja, jangan takut aku ada di dekat kamu." Kata Louis


Usapan di kepalanya membuat Ghina tenang dan mengangguk patuh lalu menatap Louis yang berjalan menjauh meninggalkan dia bersama dengan Cassandra. Di tempatnya Cassandra tersenyum tipis, dia memang meminta pada Louis agar diberikan kesempatan untuk bicara dengan Ghina.


"Ghina"


"Iya Ca"


Cassandra tersenyum dan terdiam sejenak sambil menatap Ghina yang terlihat mengalihkan pandangannya.


"Maaf"


Perkataan itu membuat Ghina kini menatapnya dengan raut wajah tidak percaya.


Apa Cassandra baru saja meminta maaf padanya?


"Na gue minta maaf untuk semuanya kali ini gue tulus." Kata Cassandra


Ghina menatapnya dan tersenyum seraya menganggukkan kepalanya.


"Untuk foto itu lalu semua perkataan buruk gue dan apapun yang pernah gue lakukan tolong maafin Gue." Kata Cassandra


"Iya Ca"


"Gue gak tau Na kenapa bisa sampai kayak gitu, tapi belakangan ini gue gak tenang dan benar-benar merasa bersalah sama lo apalagi setelah Alden kasih tau gue semuanya tentang taruhan itu dan disitu gue ngerasa jahat banget padahal dalam hal ini lo yang paling disakiti." Kata Cassandra


Ghina hanya diam lalu tangannya terangkat menepuk pelan bahu Cassandra.


"Enggak papa Ca yang penting lo udah minta maaf dan gue harap setelah ini lo juga akan bahagia." Kata Ghina


"Makasih Na"


"Kalau gue boleh tau gimana hubungan lo sama Alden?" Tanya Ghina


"Kita selesai Na gue sama dia batalin pertunangan dan sekarang dia pergi mungkin ke Australia atau Singapura." Kata Cassandra sambil mengangkat bahunya acuh


"Lo akan nemuin seseorang yang sangat mencintai Lo nanti Ca sama seperti gue dia akan datang di waktu yang tepat." Kata Ghina


"Thanks, sekarang gue boleh peluk lo?" Kata Cassandra


"Gak mungkin gue bilang gak Ca." Kata Ghina dengan senyuman

__ADS_1


Keduanya tertawa kecil lalu saling berpelukan, sudah lama sekali rasanya Ghina kehilangan sosok Cassandra sebagai temannya dan sekarang temannya itu sudah kembali.


"Kita masih teman kan Ca?" Kata Ghina


Cassandra menganggukkan kepalanya di dalam pelukan Ghina dan tanpa keduanya sadari Louis memperhatikan dengan senyuman yang menghiasi wajahnya.


Dia akui bahwa dia memang sempat kesal dan marah pada Cassandra, tapi melihat Ghina begitu bahagia setelah berbaikan dengan wanita itu membuat Louis merasa ikut senang.


Begitu melihat keduanya melepaskan pelukan Louis berjalan mendekat dengan membawa dua gelas minuman lalu memberikan kepada keduanya.


"Makasih Louis"


Louis hanya mengangguk singkat dan dia dapat melihat Cassandra yang tersenyum padanya.


"Makasih karena udah kasih gue waktu untuk bicara sama Ghina." Kata Cassandra


Sekali lagi Louis menganggukkan kepalanya.


"Na gue mau ke orang gue dulu ya? Lain kali kita harus ketemu lagi mungkin jalan bareng kayak biasanya." Kata Cassandra


Ghina tersenyum dan menganggukkan kepalanya lalu menatap Cassandra hingga wanita itu menghilang dari pandangannya.


"Sudah merasa lebih baik? Dia memintaku untuk membiarkan kamu bertemu dengannya untuk minta maaf." Kata Louis


"Aku merasa sangat senang Louis." Kata Ghina sambil menatapnya dengan senyuman


"Aku ikut senang mendengarnya." Kata Louis


"Hm Louis kita pulang aja yuk? Boleh gak pulang sekarang?" Tanya Ghina


"Kamu lelah atau mengantuk?" Tanya Louis


"Lelah aku mau pulang, tapi kalau memang gak boleh enggak papa." Kata Ghina


"Bener?"


"Iya gak papa kalau kamu memang mau pulang kita bisa pulang sekarang." Kata Louis dengan senyuman


"Hm yaudah pulang." Kata Ghina


"Aku mengerti kalau kamu mudah lelah sayang karena kamu sedang hamil dan baby kita pasti ingin kamu istirahat." Kata Louis


Ghina tersenyum lalu menatap tangannya yang kini saling bertautan dengan tangan sangat suami dan keduanya sama-sama pergi menemui rekan kerja Louis untuk berpamitan.


"Hans"


Pria yang Louis panggil itu menoleh dan menatapnya dengan senyuman lalu bersama tunangannya berjalan menghampiri mereka.


"Aku pulang dulu." Kata Louis


"Secepat ini?" Tanya Hans


"Iya Louis acaranya baru saja dimulai tidak makan dulu?" Tanya Dania wanita yang berdiri tepat di samping Hans


"Bukan begitu istriku sedang hamil, jadi dia mudah lelah sekarang." Kata Louis


"Ah aku mengerti baiklah hati-hati di jalan dan sehat selalu untuk anak kalian." Kata Hans


"Terima kasih dan semoga kalian akan segera menikah." Kata Ghina dengan senyuman


"Terima kasih banyak"

__ADS_1


Setelah berpamitan keduanya pergi keluar dari area hotel tempat pesta pertunangan dilangsungkan. Di luar Ghina terlihat manja sekali dia terus menempel pada Louis dan bersandar di bahunya sambil memeluk lengan suaminya.


Tentu saja Louis selalu mengutamakan kesehatan Ghina apalagi istrinya itu mudah sekali lelah.


"Kalau kamu mengantuk tidur saja nanti kalau sudah sampai rumah akan aku gendong ke kamar." Kata Louis begitu keduanya masuk ke dalam mobil


Tanpa diminta Louis memakaikan sabuk pengaman untuk suaminya lalu memberikan ciuman di keningnya.


Astaga suaminya itu manis sekali.


°°°


Waktu berjalan dengan begitu cepat hingga tak terasa kandungan Ghina kini sudah memasuki bulan ketujuh dan sekarang wanita hamil itu lebih suka menghabiskan waktu di rumah dari pada keluar. Setiap akhir pekan Ghina selalu menolak ajakan Louis untuk keluar rumah dan lebih memilih untuk berbaring di ranjang empuknya sambil menonton film.


Perut Ghina sudah membuncit dan membuat Louis gemas sendiri melihatnya setiap malam dia tidak pernah absen untuk tidak mencium perutnya dan berbicara dengannya. Rasanya benar-benar menyenangkan Ghina juga selalu suka dengan sikap manis Louis yang sangat perhatian dengannya.


Bukan sekali dia kali Louis menyuapi dia makan kalau Ghina sudah mengatakan dia malas makan pasti suaminya itu akan langsung menyuapi nya.


"Louissss"


Ada satu kebiasaan baru Ghina memanggil suaminya dan memeluk nya dari samping seraya mengusap manja di dada bidang suaminya.


"Kenapa?" Tanya Louis yang baru saja masuk ke kamar


Tadi dia sedang ada di ruang kerjanya.


"Sinii aku mau peluk." Kata Ghina


Mendengar hal itu Louis tersenyum dan berjalan mendekat lalu duduk disamping Ghina membuat istrinya itu langsung memeluknya.


"Louis"


"Iya sayang kenapa?" Tanya Louis sambil mengusap kepala Ghina dengan sayang


"Aku mau sesuatu, boleh?" Tanya Ghina


"Mau apa hm?" Tanya Louis


"Aku mau makan donat." Kata Ghina


"Donat?"


"Iya mau makan donat, belikan." Kata Ghina


"Baiklah, mau aku yang belikan atau kita pesan saja?" Tanya Louis


"Em beli aja sama aku juga." Kata Ghina


"Kamu mau ikut?" Tanya Louis


"Iya aku mau pilih sendiri." Kata Ghina dengan senyuman


"Baiklah aku ambilkan jaket dulu." Kata Louis


Ghina tersenyum senang dan menunggu suaminya mengambil jaket, tak butuh waktu lama pria itu kembali lalu membantu Ghina memakaikan jaket.


"Yuk"


Louis memang selalu perhatian dengannya dan menuruti semua keinginannya meskipun dia sedang bekerja.


°°°°

__ADS_1


Aku update dulu yaaa🥰


__ADS_2