
Louis terkejut dengan kedatangan tiba-tiba Ghina ke kantor bahkan istrinya itu masuk ke dalam ruangannya ketika dia sedang bertemu dengan beberapa client. Tersenyum canggung Louis mengatakan bahwa Ghina adalah istrinya dan tengah mengandung sekarang sehingga dua orang yang ada di dalam ruangan mengangguk faham.
Menghampiri istrinya yang terlihat cemberut Louis meminta Ghina menunggu di dalam ruangan lain yang ada di ruang kerjanya, tempat bersantai Louis. Masuk ke dalam sana Louis membawa Ghina untuk duduk di sofa panjang yang ada disana, tapi ketika ingin keluar Ghina menahannya.
Istrinya itu memasang wajah sedih yang menggemaskan di matanya.
"Mau kemanaa?" Rengek Ghina
"Sebentar sayang aku harus menyelesaikan pertemuan dengan beberapa client ku ya? Hanya sebentar." Kata Louis
"Louis sini ajaa." Kata Ghina
"Sebentar ya? Aku janji hanya sepuluh menit." Kata Louis
"Lima menitt ajaa." Kata Ghina
"Iya lima menit kamu tunggu sini biar aku menyelesaikan semuanya." Kata Louis pada istrinya
"Aku mau pinjam hp kamu." Kata Ghina sebelum Louis pergi keluar kamar
Tersenyum manis Louis menganggukkan kepalanya sebagai jawaban lalu memberikan ponsel yang ada disaku jas nya. Sebelum pergi Louis mencium kening Ghina dengan sayang dan mengusap pipinya.
Dia bingung sekali Ghina datang kesini naik apa?
Kembali pada Ghina yang sibuk dengan ponsel suaminya saat ini tidak tau kenapa Ghina sangat ingin memeluk Louis bahkan dia belum makan siang.
Ghina ingin makan dengan disuapi suaminya.
Tepat lima menit Louis kembali masuk ke dalam ruangan dan melihat Ghina yang masih sibuk dengan ponsel miliknya. Saat dipanggil Ghina mendongak lalu menghampirinya dan memeluknya dengan erat.
Tentu saja Louis dengan senang hati membalas pelukan itu bahkan dia terus mengusap sayang punggung istrinya.
"Kamu kesini naik apa Ghina?" Tanya Louis
Pelukan mereka telah terlepas dan sekarang Louis membawa Ghina untuk kembali duduk.
"Diantar Lily tadi sekalian dia pergi kuliah." Kata Ghina
Mengangguk faham Louis mengusap wajah Ghina dengan sayang sambil tersenyum.
"Aku belum makan siang." Kata Ghina
"Kenapa belum? Kamu kan tidak boleh telat makan sayang." Kata Louis
__ADS_1
"Mau makan sama kamu disuapin." Kata Ghina
Perkataan itu membuat Louis terdiam untuk beberapa saat lalu tersenyum penuh arti.
"Mau makan apa? Biar aku pesankan." Kata Louis
"Ikan bakar"
"Hanya itu?" Tanya Louis
"Heem terus habis makan ikan bakar kamu pesan burger ya?" Kata Ghina lagi
"Iya baiklah sayang." Kata Louis
Mengambil ponselnya yang ada pada sang istri Louis langsung memesankan makan untuk Ghina.
"Louis kamu habis ini masih sibuk?" Tanya Ghina
"Sedikit ada meeting yang harus aku hadiri satu setengah jam lagi." Kata Louis
"Tidak usah datang ya? Kamu pulang saja sama aku." Kata Ghina sambil menatap Louis dengan penuh harap
"Kenapa hm? Cuman sebentar kok paling setengah jam nanti habis itu aku baru pulang." Kata Louis
"Louiss tidak usah datang aku mau sama kamu." Kata Ghina
"Tapi, Ghina...."
"Louiss aku mohon pulang saja sama akuuu." Kata Ghina lagi sambil mendongak dan menatap suaminya
Raut wajah Ghina memelas membuat Louis tidak tega hingga akhirnya menganggukkan kepalanya.
"Aku coba telpon Daddy dulu ya? Minta Daddy gantikan." Kata Louis
"Sekali ini saja aku janji tidak akan mengganggu lagi kalau kamu kerja." Kata Ghina
"Iya Ghina"
Membiarkan Ghina memeluknya Louis mengeluarkan ponselnya dan menelpon Daddy nya.
"Halo Dad"
'Iya Louis ada apa?'
__ADS_1
"Meeting satu setengah jam lagi bisakah Daddy saja yang datang?" Tanya Louis
'Bisa, memang kamu kenapa?'
"Tidak ada masalah Dad hanya saja Ghina datang ke kantor dan meminta aku untuk pulang bersamanya." Kata Louis sambil mengusap kepala Ghina dengan sayang
'Ya baiklah Daddy akan datang kamu temani Ghina saja dia kan lagi hamil'
"Terima kasih Dad"
Setelah selesai Louis mematikan panggilannya dan kembali menatap Ghina dengan senyuman. Istrinya itu ikut tersenyum lalu mengeratkan pelukannya.
Kelihatannya kehamilan Ghina sudah mulai berpengaruh, dia jadi selalu ingin dimanja juga diperhatikan oleh suaminya.
Sekitar dua puluh lima menit akhirnya pesanan Louis sampai juga dan hal itu membuat Ghina tersenyum senang. Setelah makanan serta minumannya siap di meja Louis langsung menyuapi Ghina dengan penuh kebahagiaan.
"Kamu gak makan?" Tanya Ghina
"Udah tadi sama Jack makan di kantin." Kata Louis
Ghina mengangguk faham lalu menyantap makanan siangnya dengan lahap membuat Louis tersenyum senang melihatnya. Sesekali Louis mengusap sudut bibir Ghina yang kotor dan memberikan minum ketika Ghina merasa haus.
"Kamu suka?" Tanya Louis
"Heem rasanya enak sekali nanti kalau mau pulang beli lagi." Kata Ghina
"Iya nanti ketika pulang kita beli lagi." Kata Louis dengan penuh kelembutan
Ghina benar-benar makan dengan lahap hingga dia menghabiskan makan siangnya tanpa sisa. Tentu saja Louis merasa senang dia rela menyuapi Ghina terus agar istrinya bisa makan selahap ini setiap hari.
Memberikan minum pada istrinya Louis tersenyum menatap Ghina dan ketika Ghina balik menatapnya dia mengusap kepala Ghina dengan sayang.
"Louiss"
"Iya Ghina ada apa?" Tanya Louis
Ghina menggelengkan kepalanya pelan lalu mendekatkan dirinya dan mencium bibir Louis sebentar.
"Terima kasih"
Louis tersenyum lalu mencium kening Ghina dengan sayang dan memeluknya.
¤¤¤
__ADS_1
Aku updatee💞 Besok kita double up lagi yaaa😶