Dalam Dekapannya

Dalam Dekapannya
Baby


__ADS_3

"Aaa sayang"


Ghina menggelengkan kepalanya pelan dan menolak untuk menerima suapan yang diberikan suaminya karena sudah merasa sangat kenyang. Setelah memasang wajah penuh permohonan barulah Louis menaruh lagi sendoknya lalu memberikan segelas air untuk istrinya dan mengusap sayang kepalanya.


Menghabiskan separuh air yang ada di gelas Ghina menatap Louis yang memberikan vitamin untuknya karena tadi siang Ghina tidak minum. Sebenarnya dia malas, tapi Ghina tidak mau membuat Louis sedih jadi dia mengambil dan meminum vitamin yang suaminya berikan.


Senyuman Louis mengembang dengan sempurna dia mengusap lagi kepala Ghina.


"Sudah kenyang?" Tanya Louis


Ghina menganggukkan kepalanya dengan semangat.


"Kapan kita beli ice cream?" Tanya Ghina


"Mau beli sekarang? Katanya kamu kenyang." Kata Louis


"Perutnya masih bisa untuk menampung ice cream." Kata Ghina membuat Louis terkekeh mendengarnya


"Baby kita mau makan ice cream ya?" Kata Louis


"Heem baby kita mau ice cream rasa coklat dan vanilla." Kata Ghina dengan mata berbinar


"Baiklah kalau begitu kita harus ke super market sayang, mau ikut atau aku saja?" Tanya Louis


"Ikuttt"


Tersenyum manis Louis mencubit pelan pipi Ghina lalu meminta istrinya itu untuk menunggu di ruang tamu selagi dia ke atas mengambil kunci mobil dan jaket untuknya. Tentu saja Ghina mengangguk patuh lalu duduk di ruang tamu sambil menunggu suaminya kembali.


Tak butuh waktu lama Louis sudah turun lalu dia memakaikan jaket untuk Ghina padahal cuacanya tidak dingin, tapi tidak papa Ghina akan menurut. Selesai memakai jaket keduanya keluar rumah lalu masuk ke dalam mobil Louis yang terparkir di halaman depan.


"Louis aku bisa sendiri." Kata Ghina ketika suaminya itu memakaikan sabuk pengaman untuknya


"Tidak papa biar aku saja." Kata Louis


"Terima kasih." Kata Ghina


Louis hanya tersenyum dan mencubit pelan pipi Ghina lalu mulai melajukan mobilnya.


"Apa dari tadi kamu menangis?" Tanya Louis


"Iya aku kangen sama kamu." Kata Ghina pelan


"Kenapa tidak ke kantor? Aku sudah meminta Lily untuk mengantar kamu." Kata Louis

__ADS_1


"Aku takut mengganggu kamu nanti kalau sudah ketemu aku pasti bakal gak mau ditinggal." Kata Ghina


"Maaf ya? Aku terlalu lama pulangnya." Kata Louis


"Tidak papa Louis." Kata Ghina


"Aku cemas sekali apalagi kamu tidak mau membalas pesan yang aku kirim." Kata Louis


"Aku menangis kalau membaca pesan yang kamu kirim." Kata Ghina


"Kamu sangat sensitif ketika lagi hamil." Kata Louis jujur


"Sepertinya baby kita tidak mau jauh-jauh dari kamu." Kata Ghina membuat Louis tersenyum senang ketika mendengarnya


"Lalu Mommy nya?" Goda Louis


"Em Mommy nya juga." Kata Ghina


Tertawa kecil Louis kembali fokus pada jalanan dihadapannya dan membiarkan Ghina sibuk dengan ponselnya.


"Aku habis chat sama Kak Gibran." Kata Ghina


"Chat apa hm?" Tanya Louis


"Rumah Mama? Boleh besok kita kesana." Kata Louis


"Nanti aku akan bilang Mama sama Papa kalau besok mau kesana." Kata Ghina dengan penuh semangat


Melihat hal itu Louis tersenyum senang, dia akan melakukan apapun untuk kebahagiaan istri cantiknya.


Sekitar lima belas menit keduanya sampai juga di super market dan tanpa menunggu lagi Ghina langsung turun dari dalam mobil bersama dengan Louis. Menggenggam sayang tangan istrinya Louis mengajak Ghina untuk masuk ke dalam.


Ghina langsung pergi ke tempat dimana ice cream berada.


"Aku boleh ambil kan?" Tanya Ghina


"Iya sayang boleh." Kata Louis


Tersenyum senang Ghina mengambil cukup banyak ice cream dan menaruhnya di keranjang belanjaan lalu menatap suaminya.


"Enggak papa kan? Aku... aku gak akan makan semuanya kok hari ini dua aja yang lain untuk nanti terus bisa makan sama Lily juga." Kata Ghina


"Iya sayang gak masalah, kamu mau beli apa lagi?" Tanya Louis

__ADS_1


"Hm coklat." Kata Ghina


"Ada lagi?" Tanya Louis


Ghina menggelengkan kepalanya sebagai jawaban.


"Baiklah kalau gitu temani aku sebentar aku mau beli kopi." Kata Louis


Sekali lagi Ghina menganggukkan kepalanya dan mengikuti sang suami yang berjalan ke arah kulkas. Disana Louis mengambil beberapa memang setelah menikah Louis jarang meminta Ghina untuk membuatkan kopi dan memilih untuk membeli saja atau meminta Bibi untuk membuatkan.


Setelah selesai mereka pergi ke kasir dan di depan sana Ghina mengambil beberapa coklat yang dia inginkan. Begitu semua dihitung Louis mengeluarkan dompet miliknya dan membayar semuanya.


Saat Ghina ingin membawa belanjaan Louis menahannya dan mengambil alih kantung plastik itu membuat Ghina tersenyum senang lalu memeluk lengannya. Masuk ke dalam mobil Ghina langsung mengambil plastik belanjaan yang Louis bawa lalu mengambil ice cream miliknya.


"Tidak sabar sekali." Kekeh Louis sambil memakaikan sabuk pengaman untuk istrinya


"Aku sangat ingin makan ice cream Louis." Kata Ghina


Louis hanya tersenyum lalu mengusap pelan pipi Ghina sebelum melajukan mobilnya kembali ke rumah. Selama perjalanan Ghina tidak banyak bicara dia hanya fokus menikmati ice cream yang tengah dia makan.


Sampai mereka tiba di rumah dan Ghina sudah memakan dua ice cream yang tadi dia beli membuat Louis menggelengkan kepalanya pelan melihatnya. Keduanya turun dari dalam mobil lalu masuk ke dalam rumah dan Louis meminta Ghina untuk ke kemar lebih dulu selagi dia meletakkan semua ice cream yang Ghina beli ke dalam kulkas.


"Aku tungguin aja." Kata Ghina sambil tersenyum


Tidak bisa menolak Louis hanya membiarkan saja Ghina melakukan apa yang dia inginkan. Tak butuh waktu lama Louis telah selesai lalu memberikan beberapa coklat milik Ghina.


Ghina tersenyum senang lalu mengajak Louis untuk kembali ke kamar dengan membawa coklat yang tadi dia beli.


Setelah seharian ini Ghina sedih karena merasa kesepian sekarang dia sangat senang karena Louis menghiburnya.


Dia sayang sekali pada suaminya.


Masuk ke dalam kamar Ghina meletakkan coklat miliknya di meja lalu berjalan mendekat pada Louis yang baru ingin pergi ke kamar mandi. Tanpa mengatakan apapun Ghina memeluknya dengan sayang membuat Louis cukup terkejut, tapi setelahnya dia tersenyum dan memberikan usapan di kepala Ghina.


"Louis terima kasihhh aku senang sekali." Kata Ghina


"Apapun untuk kamu dan baby kita." Kata Louis dengan senyuman


Merenggangkan sedikit pelukannya Ghina berjinjit lalu memberikan ciuman singkat di bibir suaminya.


"Aku sayang kamu Louis"


¤¤¤

__ADS_1


Aku updateeee💞


__ADS_2