
Louis terpaksa menurut pada orang tuanya dan mengikuti Liam pergi ke kantor temannya yang terletak cukup jauh lalu meninggalkan Ghina bersama adik serta Mommy nya di rumah. Ada sedikit kekesalan ketika Liam mengatakan mereka akan pergi hingga sore padahal Louis sudah berencana untuk pulang ketika makan siang karena ini hari ulang tahunnya.
Awalnya Louis berniat mengajak Ghina jalan-jalan untuk merayakan ulang tahunnya dia tau kalau istrinya itu tidak tau kalau dia sedang ulang tahun karena Louis tidak pernah mengatakan. Sayangnya semua rencana Louis berantakan karena harus ikut dengan Liam untuk masalah pekerjaan.
Susah sekali mencari waktu.
Bagaimana jika Louis sudah benar-benar menggantikan posisi Liam di kantor?
Bisa-bisa Louis akan lembur terus hingga pulang malam, tapi semoga saja tidak.
"Dad besok aku akan dapat libur kan? Aku ingin mengajak Ghina jalan-jalan." Kata Louis sambil menoleh pada Liam
Mereka masih dalam perjalanan.
"Iya Louis kamu akan dapat libur." Kata Liam membuat Louis tersenyum mendengarnya
Baiklah bukan masalah dia akan mengundurnya satu hari dan jalan-jalan bersama dengan Ghina besok.
"Sebenarnya ada urusan apa Dad?" Tanya Liam
"Biasa masalah pekerjaan Louis." Kata Liam
Louis diam dan tidak memberikan tanggapan lagi dia memilih untuk kembali fokus pada jalanan dihadapannya.
"Kamu mau apa di ulang tahun hari ini?" Tanya Liam
"Aku? Tidak aku tidak ingin apapun Dad aku ini sudah dewasa tidak butuh hadiah lagi." Kekeh Louis
Mendengar hal itu Liam hanya bisa tersenyum, memang sejak SMP anaknya itu tidak pernah meminta hadiah, tapi biasanya dia bersama yang lainnya akan tetap memberikan hadiah.
"Bagaimana dengan Mommy?" Tanya Louis
"Bagaimana apanya Louis?" Tanya Liam bingung
"Hubungan Daddy dan Mommy." Kata Louis
"Tentu saja kami baik." Kata Liam sambil tersenyum
"Apa Dad pernah berfikir untuk kembali dengan Mom?" Tanya Louis
"Pernah"
"Sekarang masih ada?" Tanya Louis lagi
__ADS_1
"Ya mungkin saja." Kata Liam tidak yakin
Dia bukan tidak yakin sebenarnya, tapi Liam sendiri takut jika anak-anaknya tidak setuju dan lagi Alisha belum tentu mau.
"Kalau Dad memang ingin kembali tidak papa, Daddy juga berhak bahagia." Kata Louis
"Sekarang juga bahagia Louis." Kata Liam dengan senyuman
"Bukan itu maksudnya, tapi aku tau Daddy membutuhkan seseorang untuk menemani hari-hari Daddy, maksud Louis seorang istri." Kata Louis
"Kamu ini sudah tidak usah difikirkan." Kata Liam
"Dad bukan hanya orang tua yang ingin melihat anaknya bahagia, tapi aku dan Lily juga sama." Kata Louis
"Iya Louis"
"Kalau Daddy memang ingin kembali bersama dengan Mommy itu tidak masalah kami juga akan senang terutama Lily." Kata Louis
"Iya Louis sudah nanti kalau memang ada sesuatu Daddy akan bicara sama kalian berdua." Kata Liam
"Tentu saja Daddy harus bicara." Kata Louis
Liam hanya tersenyum mendengar apa yang anaknya itu ucapkan, dia masih belum berfikir sampai kesana.
°°°
"HAPPY BIRTHDAY LOUISS"
Raut wajah terkejut Louis terlihat dengan sempurna kala dia memasuki rumah dan melihat ketiga wanita yang sangat berarti untuknya tengah berdiri sambil menyerukan selamat ulang tahun untuknya. Tertawa kecil Louis menatap Ghina yang membawa kue lalu berjalan mendekat padanya dan dari sini Louis dapat melihat Ghina yang tengah tersenyum manis padanya.
Sepertinya ada kejutan untuknya bahkan ada dekorasi sederhana juga padahal itu tidak perlu karena Louis sudah dewasa, tapi dia tetap senang mendapatkannya. Saat Ghina meminta dia untuk meniup lilin Louis melakukannya lalu tanpa menjauhkan wajahnya Louis mendaratkan ciuman di kening istrinya.
Setelahnya Louis memeluk Lily serta Alisha dan mencium kedua pipi mereka secara bergantian.
"Terima kasih banyak." Kata Louis
"Sayangnya Mommy semoga kamu bahagia selalu dan mendapatkan anak yang lucu serta hidup bahagia bersama anak dan istri kamu." Kata Alisha sambil mengusap pipi anaknya dengan sayang
"Terima kasih Mom"
"Kakakk selamat ulang tahun makasih banyak udah jadi Kakak yang baik dan perhatian untukku, Lily sayang Kak Louis." Kata Lily
Louis tersenyum lalu mencubit gemas pipi adiknya.
__ADS_1
"Louis"
Louis menoleh lalu menatap Liam yang berjalan mendekat dan memberikan pelukan singkat untuknya.
"Daddy tau kamu tidak terlalu suka pesta ulang tahun, tapi mereka yang ingin melakukan nya." Kata Liam
"It's okay Dad"
Selesai dengan orang tua serta adiknya Louis menghampiri Ghina tidak lupa dia mengambil dulu kue yang Ghina bawa lalu meletakkannya di meja dan membawa istrinya itu ke dalam pelukan. Ciuman berkali-kali Louis berikan di puncak kepala istrinya membuat Ghina tersenyum dan mengeratkan pelukannya.
"Louis selamat ulang tahun Terima kasih banyak sudah mau menerimaku dan mau menjadi suamiku serta mencintai aku dengan sepenuh hati, aku sayang sekali sama kamu." Kata Ghina
Louis tersenyum lalu melepaskan pelukannya dan menatap Ghina yang sekarang berurai air mata.
Tertawa kecil Louis menangkup wajah cantik itu lalu mencium kedua mata Ghina dan mengusap air mata yang terjatuh.
"Don't cry"
Bukan hanya itu Louis mencium singkat bibirnya di depan keluarganya tanpa rasa canggung sedikit pun.
"Aku juga sayang kamu Ghina"
°°°
Ghina terlihat begitu antusias membawa kotak kado yang tadi dia simpan hadiah dari yang lain sudah Louis buka kalau punya Ghina belum karena kata Ghina kado miliknya spesial dan Ghina ingin dia membukanya di kamar. Sekarang kotak kado itu ada dipangkuan nya, kotak kado berwarna pink dengan pita di tengahnya.
Tersenyum manis Louis mengusap kepala Ghina dengan sayang lalu membuka kotak kado itu secara perlahan. Hal pertama yang dia lihat sebuah kemeja lengkap dengan jas dan dasi di dalamnya.
Di sudut kotak ada kotak lainnya yang lebih kecil dan langsung Louis ambil lalu buka untuk melihatnya. Keningnya berkerut melihat foto itu lalu dia menatap Ghina yang tersenyum manis.
"Aku tidak tau kalau kamu pernah datang ke pesta ulang tahunku ketika masih kecil dulu bahkan kita berfoto bersama." Kata Ghina
Louis tertawa kecil lalu mengusap foto itu dengan sayang bahkan Louis juga tidak ingat kalau mereka pernah foto ketika masih kecil.
"Louis"
Louis menoleh lalu menatap Ghina yang tersenyum dan mendekatkan wajahnya.
"I love you baby"
Senyuman manis Louis mengembang dengan sempurna kala Ghina mendaratkan ciuman singkat di bibirnya.
°°°
__ADS_1
Ini satu lagi😘