
Louis tidak main-main ketika dia mengatakan bahwa dia bisa membuat bisnis yang dijalankan keluarga Cassandra berantakan dalam waktu sekejap karena hanya dengan memutus kerja sama saja sudah membuat keluarga Cassandra kebingungan. Perusahaan milik keluarga Louis jelas bukan perusahaan biasa karena perusahaan milik mereka jauh lebih besar dari perusahaan keluarga Alden atau Cassandra.
Jelas saja pemutusan kerja sama yang Louis lakukan secara sepihak membuat mereka kebingungan serta berusaha mengajak Louis bicara untuk mempertimbangkan keputusannya. Sayangnya Louis sama sekali tidak berniat untuk melakukannya, dia tidak peduli salahkan anak mereka yang berani mengusik kehidupan istrinya.
Sudah Louis katakan bahwa dia tidak akan tinggal diam kalau ada orang yang menyakiti Ghina bahkan meskipun mereka adalah orang-orang terdekatnya. Terbukti dengan Louis yang sama sekali tidak mau bicara dengan Alisha meskipun wanita paruh baya itu berusaha mengajaknya bicara.
Sekarang Liam yang mengajaknya bertemu di ruang kerjanya karena ingin bicara sesuatu.
"Louis"
"Iya Dad? Ada apa?" Tanya Louis
"Bagaimana dengan kandungan Ghina? Kalian habis dari dokter kan?" Kata Liam
Louis mengangguk sebagai jawaban lalu tersenyum dan mengatakan tentang keadaan istrinya.
"Ghina terlalu banyak fikiran dan kandungannya cukup lemah, jadi Dokter minta supaya Ghina tidak terlalu banyak berfikir lalu tidak melakukan pekerjaan berat." Kata Louis
"Dia pasti terkejut sekali karena Mommy kamu." Kata Liam
Louis hanya tersenyum tipis karena tidak tau harus menanggapinya dengan cara apa.
"Louis untuk Mommy kamu maafkan dia." Kata Liam
Perkataan itu sontak membuat Louis mendongak dan menatap Liam dengan tidak suka.
"Apa maksud Daddy?" Tanya Louis
"Louis dia tidak bermaksud melakukan hal itu..."
"Dad! Berhenti minta maaf untuk Mommy dan aku juga tidak akan melupakan apa yang telah Mommy lakukan." Kata Louis
"Daddy bukan meminta maaf untuk Mommy kamu Louis, tapi dia sangat menyesal untuk semuanya cobalah bicara dengan dia." Kata Liam
"Dad entah Mommy sengaja atau tidak, tapi aku tidak bisa menerima apa yang Mommy lakukan pada Ghina!" Kata Louis dengan penuh penekanan
"Louis..."
"Aku akan pergi kalau Dad masih terus membahasnya." Kata Louis
Liam terdiam sejenak lalu berniat mengatakan sesuatu, tapi anaknya sudah lebih dulu bicara.
"Aku tidak pernah membenci Mommy, tapi aku juga tidak bisa diam saja melihat bagaimana Mommy memperlakukan istriku Dad"
Liam menghela nafasnya pelan lalu tersenyum dan menepuk pelan pundaknya, dia tau kalau anaknya adalah orang yang berpendirian, sulit membuat Louis mengubah fikirannya.
"Baiklah Daddy tidak akan membahasnya lagi, tapi kamu tetap akan tinggal disini kan? Jangan pergi Louis lagi pula Mommy kamu tidak selalu tinggal disini." Kata Liam
"Hm Louis akan tetap disini karena Ghina ingin, dia memikirkan Daddy dan Lily." Kata Louis pelan
"Baiklah hanya itu saja yang ingin Daddy bicarakan, kamu kembalilah ke kamar dan menemani Ghina." Kata Liam sambil menepuk pelan pundak anaknya
Louis tersenyum dan menganggukkan kepalanya sebagai jawaban lalu beranjak dari tempat duduknya. Keluar dari dalam ruang kerjanya Louis tidak langsung ke kamar, tapi lebih dulu pergi ke dapur untuk mengambil minuman dingin.
Ya hati dan fikirannya sudah cukup panas, dia benar-benar tidak mengerti dengan Daddy nya sendiri.
Selalu begitu, meminta maaf untuk kesalahan yang tidak dia lakukan.
¤¤¤
Ghina memejamkan matanya ketika merasa sakit dikepalanya, dia terus sakit kepala sejak pulang dari rumah sakit. Sekarang Ghina hanya diam di dalam kamar sambil berbaring di atas ranjang sendirian karena Louis sedang keluar.
__ADS_1
Perutnya juga sedikit sakit padahal dia baru saja makan beberapa saat yang lalu dan sekarang Ghina sedikit mencemaskan kandungannya. Mengusap perut ratanya dengan penuh kelembutan Ghina berharap anaknya akan baik-baik saja, dia cukup kefikiran ketika tau bahwa kandungannya lemah.
Mata Ghina terbuka perlahan ketika dia mendengar ponselnya berdering dan Ghina langsung mengambilnya. Nama Cassandra tertera disana tadinya Ghina enggan untuk mengangkat telponnya, tapi pada akhirnya dia tetap menggeser ikon berwarna hijau lalu meletakkan ponselnya di telinga.
"Halo Ca"
'Ghina... Ghina gue minta maaf Na'
Ghina terdiam mendengarnya apalagi Cassandra mengatakan hal itu dengan suara yang tak biasa, serak seperti habis menangis.
"Kenapa Ca?" Tanya Ghina pelan
'Ghina gue minta maaf Na untuk semuanya maaf karena udah kirim foto itu ke Tante Alisha..'
Perkataan itu membuat Ghina terdiam sambil menundukkan kepalanya dan tersenyum tipis.
"Kenapa lo jahat Ca?" Tanya Ghina pelan
'Na maafin gue... gue minta maaf gue bakal ngelakuin apapun, tapi minta Louis untuk tidak melakukan hal itu pada keluarga gue Na'
"Louis? Kenapa? Louis melakukan apa memangnya?" Tanya Ghina
'Louis memutuskan kerja sama secara sepihak dengan keluarga gue dan hal itu bikin orang tua gue benar-benar kebingungan sekarang... Na gue tau kalau gue salah, maaf Na'
"Louis melakukan itu?" Tanya Ghina
'Iya.. Ghina kita teman Na tolong maafin gue dan bantu gue Na'
Ghina terdiam sesaat lalu memikirkan tentang Cassandra yang pasti sangat kebingungan sekarang.
"Nanti gue coba bicara sama Louis." Kata Ghina
"Akhh"
Memegang dahinya cukup kuat Ghina mendengar suara pintu kamar yang terbuka lalu langkah kaki yang berjalan mendekat dan suara penuh kecemasan milik Louis.
"Ada apa Ghina? Kamu kenapa bangun sayang? Ayo tiduran lagi." Kata Louis panik
Ghina menahan tangan Louis sambil menggelengkan kepalanya pelan.
"Capek tiduran terus." Kata Ghina
"Tadi kenapa? Kepalanya sakit lagi?" Tanya Louis dengan penuh kelembutan
"Iya tiba-tiba sakit." Kata Ghina membuat Louis menghela nafasnya pelan
"Apa yang kamu fikirkan hmm?" Tanya Louis
"Louis"
"Ada apa? Katakan padaku." Kata Louis
"Kenapa kamu melakukan hal itu pada Caca?" Tanya Ghina pelan
Louis terdiam sebentar lalu menatap Ghina dengan pandangan yang sulit diartikan.
"Louis jangan melakukan hal itu..."
"Jangan membahasnya Ghina aku tidak akan merubah keputusan yang aku buat." Kata Louis sambil mengalihkan pandangannya
"Louis jangan lakukan hal itu pada Caca dia temanku..."
__ADS_1
"Berhenti Ghina jangan membahasnya." Kata Louis lagi
"Louis aku mohon." Kata Ghina
"Kamu memohon padaku untuk seseorang seperti dia?" Kata Louis tidak suka
"Louis dia temanku..."
"Aku suami kamu!" Kata Louis
"Louis..."
"Aku tidak akan pernah mengubah keputusanku! Perusahaannya tidak akan bangkrut Ghina mungkin mereka hanya akan mengalami sedikit kerugian." Kata Louis
"Louis jangan lakukan itu Caca juga sudah menyesali..."
"Dia menyesal karena aku mengancamnya." Kata Louis
"Louis..."
"Aku bilang berhenti Ghina! Hargai keputusanku." Kata Louis marah
Ghina terdiam ketikan mendengarnya dan dia menatap mata Louis yang kini menatapnya dengan marah.
"Kamu bilang aku tidak boleh banyak berfikir, tapi aku akan memikirkan tentang keadaan Caca dan..."
"Apa kamu tidak memikirkan aku?" Tanya Louis
Ghina kembali diam dia melihat Louis yang kini menghela nafasnya pelan sambil mengusap kasar wajahnya.
"Aku suami kamu Ghina! Orang tua kamu mempercayakan kamu padaku! Mereka percaya bahwa aku bisa menjaga dan menghargai kamu!" Kata Louis dengan suara yang lebih tinggi dari sebelumnya
Ghina langsung diam ketika mendengarnya.
"Bagaimana perasaan orang tua kamu kalau dia tau apa yang anaknya alami?! Bagaimana perasaan orang tua kamu kalau aku hanya diam saja ketika ada orang yang menjatuhkan harga diri kamu?!" Kata Louis
Mata Ghina berkaca-kaca ketika mendengarnya, dia jadi merasa bersalah.
"Aku harus mengatakan apa pada mereka? Mengatakan bahwa aku hanya diam dan memaafkan orang yang sudah melukai harga diri kamu hingga membuat kamu mendapat tamparan dan kata-kata kasar dari orang tuaku, begitu?" Kata Louis pelan
Ghina terisak sambil menggelengkan kepalanya pelan.
"Sekarang katakan apa yang kamu ingin aku lakukan? Kamu mau apa?" Tanya Louis
Ghina tidak menjawab dia hanya menggelengkan kepalanya saja.
"Tatap aku dan katakan kamu mau aku melakukan apa?" Kata Louis
Ghina malah semakin terisak lalu memeluk Louis dan menangis.
"Maaf..."
Louis menghela nafasnya pelan dan membiarkan Ghina memeluknya tanpa berniat membalas pelukan itu.
"Maaf Louis"
Tidak ada jawaban apapun Louis hanya diam membuat Ghina semakin mengeratkan pelukannya sambil menggumamkan kata maaf.
¤¤¤
Sabar ya Louis ada aku disini kok😶
__ADS_1